Five In Group Story

Five In Group Story
melepas rindu



"sayang aku tau kamu belum tidur, dan pasti bisa mendengar " ucap angela dengan suara normal nya, bahkan lebih seperti sedikit keras.


mungkin memang tidak berbakat menggoda, angela yang sudah kesal karena suami nya itu tidak memberikan respon apapun memilih untuk bicara seperti biasa bahkan lebih mendominasi mungkin. ia bahkan Bangun dari tidur nya dan duduk di sisi suami nya.


tidak ada lagi rayuan, atau godaan apapun yang di lakukan nya bahkan tangan nya yang tadi ikut aktif menggoda suami nya sekarang sudah menjauh dari tubuh pria itu.


"ya sudah jika memang tidak mau bicara " ucap nya ketus "tapi... " belum selesai angela melanjutkan ucapan nya andrian lebih dulu memotong ucapan istri nya itu "jadi hanya segitu saja kemampuan menggoda kamu" ucap nya dengan senyum mengejek tapi tentu saja angela tidak bisa melihat nya karena andrian masih memunggungi nya dan mata punasih tertutup.


"padahal tadi aku sudah mempertimbangkan untuk memaafkan jika kamu berhasil membuat aku senang malam ini, tapi seperti nya itu akan sia-sia " ucap andrian kembali dengan senyum mengejek nya, tapi saat ini angela bisa melihat nya dengan jelas karena pria itu sudah menghadap wanita itu dan matanya pun sudah terbuka sempurna.


"jadi bagaimana nyonya andrian, apa anda bisa melakukan nya" andrian


"ih... ogah " ucap angela dengan wajah yang sudah memerah, sungguh ia merasa malu dengan ucapan suami nya "ih.... ogah anda pikir saya wanita apaan yang bisa menyenangkan anda tuan andrian" ucap nya kesal karena andrian terkesan menyamakan nya sebagai cabe-cabean


"hahahahah.... tentu saja anda adalah wanita saya, yang memiliki tiket VIP untuk menggoda saya" ucap andrian sambil menaik turun kan alis, menggoda angela.


"huh.... " Lagi-lagi angela harus memalingkan wajahnya karena malu.


"auh... sakit drian" angela merajuk sambil mengusap pipi yang sudah digigit andrian.


"kamu ya..... " ucap angela yang merasa harga diri nya sedang di tantang oleh suami nya itu langsung menggelitiki andrian, hingga pria itu berguling-guling di atas kasur mencoba menghindar dari tangan jahil istri nya. tidak puas angela menaiki tubuh suami nya tangan nya masih terus bekerja keras mengurus suami nya yang usil itu hingga ia menyerah dan meminta maaf.


"cup" kecupan singkat ia hadiahi di bibir suami nya, belum selesai otak andrian merespon angela kembali menyerang pria itu, kali ini ia ingin membuktikan bahwa dia bukan lah seperti yang di katakan suami nya. ia juga bisa mendominasi baik dalam pekerjaan atau di atas kasur.


dengan tubuh nya yang berada diatas suami nya, angela mencoba melakukan hal yang sama seperti yang di lakukan suami nya selama ini mendominasi dan mengambil alih permainan.


ia menggerayangi tubuh suami nya dari segala sisi. andrian mengegang tidak tahan dengan kenikmatan yang di berikan istri nya, hingga ia rasa cukup Adrian membalikkan tubuh istri nya. kali ini angela kembali berada di bawah nya.


"cukup sayang, kamu luar biasa tapi dalam hal ini biarkan aku yang mengendalikan permainan nya " bisik andrian lalu mengambil alih permainan yang sedari tadi di kuasai oleh angela.


malam ini setelah, sekian lama mereka berpisah akhirnya rasa rindu sekaligus hasrat yang membuncah akhirnya nya dapat terpuaskan