Five In Group Story

Five In Group Story
status



masih dalam topik yang sama , yaitu pernikahan Angela padahal pernah bicara mungkin akan menikah di usia 27 tahun , tapi menurut pihak keluarga pernikahan seorang wanita sebaiknya di usia 25 tahun itu sudah pantas , tidak bisa menyalahkan pemikiran mereka kerena hal seperti itu sudah biasa di lingkungan sekitar dengan alasan kesuburan ,dan lain-lain , tapi Angela bukan lah wanita penurut ia wanita keras kepala yang tidak bisa di atur siapa pun dan tetap tegas dengan pendirian nya


banyak yang sudah mempertanyakan hati nya baik itu keluarga atau pun sahabat nya tidak ada satupun yang tahu tentang isi hati wanita cantik ini , pernahkah sekali saja ia jatuh cinta , atau sekedar suka pada lawan jenis karena tidak pernah sekalipun ia bercerita tentang perasaan kepada siapapun selama ini bahkan sekedar pujian tampan , karismatik atau sebagainya terhadap lawan jenis tidak ada , bahkan sabahatnya pernah mengatakan ia punya kelainan tentu itu juga di bantah oleh angela


********


suatu malam Angela baru saja kembali dari ruko miliknya , sesampainya di rumah Angela sedikit di kejutkan karena sudah sedikit tidak sopan dengan langsung masuk rumah seperti biasa ternyata di ruang tamu ia melihat sang ayah sedang berbincang dengan tamu yang tidak di kenalnya , tapi karena terlanjur mau bagaimana lagi ia putuskan untuk tetap masuk dan berjalan cepat menuju kamarnya


15 menit berlalu terdengar suara seseorang memanggil dirinya untuk keluar , walau sedikit aneh karena tidak biasa ia diminta untuk bertemu dengan tamu sang ayah tapi Angela menyanggupinya


"sebentar kak , aku baru selesai mandi sisiran dulu ya"


di ruang tamu , melihat Angela datang seorang bapak-bapak paruh baya terlihat mengalihkan perhatian nya kepada Angela " mas ini Angela ,wah sudah besar ya kamu sekarang makin cantik"


Angela hanya bisa tersenyum menanggapi ucapannya


"Duk nak jangan malu-malu , anggap rumah sendiri ya" ucap pria itu dengan tertawa jenaka seolah dialah tuan rumah nya


setelah bersalaman angela duduk di sebelah sang papa dan ikut mendengarkan obrolan mereka (hanya papa Angela dan om Tio yang asik berbincang dan juga bernostalgia kenangan masa muda mereka)


angela dan pria satu lagi hanya sebagai pendengar yang di yakini Angela bernama ardan , karena nama itu ikut di sebut beberapa kali oleh mereka sambil melirik sang pemilik nama sementara orangnya hanya membalas dengan senyuman


dua jam berlalu setelah pembicaraan para orang tua yang sudah kemana-mana akhirnya mereka pulang dan angela memilih untuk beristirahat di kamarnya sementara sang papa sibuk dengan benda berbentuk persegi besar di ruang keluarga menyaksikan acara debat antar orang berpengaruh di negeri ini .


*******


akhir pekan memang identik dengan bersantai atau berlibur tapi tak sedikit juga orang memanfaatkan akhir pekan untuk merayakan salah satu hari bersejarah dalam hidup mereka yaitu pernikahan , dan hari ini Angela sialnya menerima cukup banyak undangan pernikahan itu pun hampir semuanya adalah teman dekatnya semasa sekolah dulu , setelah berpikir dari tujuh undangan Angela hanya akan menghadiri sekitar tiga satu itu pun rasanya sudah banyak menurut Angela , tebak kira-kira siapa orang yang akan menjadi patner nya , jika orang akan datang dengan suami atau kekasih maka hal itu tidak akan berlaku bagi angel , semenjak ia menghadiri pesta bukan dari keluarga maka yang akan mendapatkan kesialan untuk selalu di repotkan adalah sahabat karib nya Fanny.


Fanny satu-satunya orang yang selama ini selalu dibawa Angela sebagai partner untuk menghadiri acara apapun.


*********