
di kamar
Andrian langsung menghempaskan tubuhnya di atas kasur , dengan posisi tengkurap "aku lelah ngel "ucap nya dengan suara yang nyaris tidak terdengar
"istirahat lah , jika kamu lelah "ucap Angela yang sudah duduk di samping pria itu. terlihat ia mulai memijat tubuh suaminya.
tidak berangsur lama , terdengar napas Andrian mulai teratur pertanda pria itu sudah mulai memasuki alam mimpi.
Angela menghentikan aktivitas memijit nya , ia mulai ikut berbaring di samping suami nya , dengan wajah menghadap Andrian.
"kamu pasti lelah"ucap nya sambil terus menatap suaminya " salah siapa bandel" lanjut nya lagi sambil mencubit hidung mancung suami nya itu , kemudian ia tersenyum.
ia terus memandangi wajah suaminya itu , hal yang sangat jarang di lakukan Angela selama ini.
tangan nya juga tidak tinggal diam , ia seolah sedang mencoba melukis wajah suaminya itu di dalam ingatan nya.
mulai dari mata , hidung , pipi , hingga bibir semua nya tidak luput dari belaian tangan Angela.
Andrian sendiri ia terlihat tenang-tenang saja seolah tidak terusik atas perlakuan istrinya.
setelah wajah sekarang tangannya terus bergerak kebawah , leher , dada hingga perut tak luput dari jangkauan tangan nya.
cukup lama tangan nya berhenti di bagian perut. mereka sudah menikah beberapa bulan lama nya tapi baru kali ini Angela memegang perut suami nya langsung dalam keadaan sadar. perut kotak-kotak itu terasa keras. mungkin karena Andrian rajin berolah raga dan sangat menjaga pola makan nya , sehingga tubuh pria itu memang tergolong atletis.
melihat Andrian telanjang dada di depan nya , sudah biasa bagi Angela , tapi setiap kali itu terjadi entah kenapa ia selalu berdebar. tubuh indah suami nya seolah selalu berhasil menggoda nya , apa lagi hari ini bukan hanya melihat , tetapi ia juga menyentuhnya.
"astaga apa yang aku pikirkan"gumamnya pada diri sendiri , malu sendiri dengan pikiran kotorannya. tapi mau bagaimana lagi ia juga manusia dan juga punya keinginan.
segera ia tarik tangan nya dari tubuh suaminya itu , dengan cepat membalikkan badannya membelakangi tubuh Andrian.
"ngel kamu sudah tidak waras ya "rutuk Angela dalam hati.
lama ia terus bertentangan dengan hati nya , sampai kemudian ia sedikit merasa tenang. kembali ia menghadap suami nya , berniat tidur sambil memeluk tubuh pria yang ia cintai.
"good night sayang " ucap nya sambil mencium sekilas bibir suaminya , tapi hal tak terduga terjadi Andrian dengan cepat menahan tengkuk istrinya , menikmati benda kenyal merah jambu itu sampai puas.
terlepas "kamu , kapan bangun" tanya Angela dengan napas yang masih ngos-ngosan. sementara yang di tanya hanya tersenyum dengan mata tertutup.
"hmmmmm"ucap Angela memeluk tubuh suaminya , berusaha tidur seperti rencana nya tadi , padahal jika di tanya sebenarnya ia juga menginginkan hal yang sama seperti yang di lakukan suaminya tadi bahkan jika lebih seperti nya ia juga tidak akan menolak , tapi untuk meminta nya tentu ia merasa malu. gengsi lebih tepatnya.
"kamu lelah kan , ayo tidur!" Angela.
"kata siapa?" ucap Andrian dengan mata sudah terbuka sempurna.
"tadi!"Angela.
"tadi mungkin ia , tapi setelah di pijit istri rasanya lumayan. apalagi ada plus-plus nya , rasa lelah aku menjadi hilang" ucap Andrian menggoda Angela.
"jangan malu sayang , tubuh aku sepenuh nya adalah milik kamu. kamu bisa melakukan apapun yang inginkan, hmmm...."ucap Andrian "termasuk menyentuh dan....." lanjut nya yang langsung di hentikan oleh Angela dengan menutup mulut suaminya itu dengan tangannya sendiri.
Andrian tersenyum senang karena telah berhasil menggoda istrinya itu. tentu ini adalah kesempatan karena jika dalam hal lainnya sudah di pastikan ia tidak akan bisa melihat wajah merah malu istrinya. wanita itu selalu percaya diri dalam semua hal terkecuali dalam hal seperti ini.
bukan nya berhenti menggoda istrinya , Andrian terlihat justru semakin menjadi-jadi.
tangan Angela yang berada tepat di mulut nya. di cium dengan lembut oleh pria itu bukan hanya sekali tapi berkali-kali.
setelah itu ia ulurkan lidah nya seperti me ngemut permen , tangan Angela menjadi korban nya.
di tarik tangan nya dengan cepat "jorok " ucap Angela ketus , tidak lupa tangan nya ia lap ke baju pria itu sebagai bentuk balas dendam.
"hahahaha " Andrian hanya tertawa terbahak-bahak melihat istrinya. "aku kira tadi itu permen , habisnya terasa manis. kalau tangan nya saja terasa manis bagaimana dengan yang lainnya ya" Andrian yang langsung mendapat plototan dari Angela.
wanita itu segera berdiri , berjalan kearah kamar mandi hendak mencuci tangan nya. akibat kejahilan suaminya itu.
keluar kamar mandi , Andrian terlihat sudah bersandar di sandaran tempat tidur.
"honey sudah" tanya nya pada Angela tapi wanita itu diam saja karena ia masih merasa kesal dengan ulah suaminya.
Angela berjalan kearah tempat tidur mendudukkan tubuhnya disana , di ambil ponsel nya yang sudah berbunyi sedari tadi.
ternyata banyak masuk chat group dari kampus nya yang meminta semua mahasiswa hadir di kampus karena akan ada asesor yang akan menilai kampus untuk akreditasi.
"wah cepat juga ya "ucap Andrian yat ternyata sudah berada di belakang istrinya , ikut melihat isi pesan yang diterima Angela.
"hmmmm , iya beberapa waktu lalu aku ke kampus , semua nya memang tampak berbeda. dan tadi aku juga sudah dapat laporan tentang kondisi nya yang sudah 180° berbeda. untuk management nya sudah di perbaiki dan di adakan pelatihan untuk pekerja nya. tapi untuk akreditasi belum ada kabarnya , ternyata ini baru di tetapkan"Angela
Andrian tampak , mengangguk tanda mengerti dengan ucapan istrinya.
"baiklah , tapi sekarang bukan saatnya nya untuk membahas hal lain nya honey karena ada hal yang jauh lebih penting sekarang" bisik Adrian di telinga Angela , lalu pria itu mulai membalikkan tubuh istrinya. Angela yang sudah paham maksud dan keinginan suaminya , hanya bisa pasrah menerima semuanya.
setelah pekerjaan penting menurut Andrian selesai , ia tidak langsung menjauh dari istrinya. ditatap wajah cantik wanita itu , entah kenapa sampai hari ini ia masih tidak percaya. penantian nya bertahun-tahun akhirnya terpenuhi wanita ini milik nya sekarang ,hati dan juga tubuhnya.
"terimakasih sayang" ucap Andrian Sambil mengecup sekilas dahi dan bibir istrinya. setelah itu ia ikut merebahkan dirinya di sisi Angela , menyusul wanita itu yang sudah lebih dulu pergi kealam mimpi
*****
terimakasih kepada semua pembaca yang sudah bersedia membaca karya receh author yang jauh dari kata sempurna. maaf karena author masih belajar dan terus mencoba belajar.
maaf juga tidak bisa update setiap hari karena kesibukan di dunia nyata yang tidak bisa di tinggalkan.
terimakasih bagi yang sudah mengsupport karya author 🙏🙏🙏
bagi yang belum minta bantuan nya like , coment , vote 🙏🙏