Five In Group Story

Five In Group Story
pekerjaan tak ada habisnya



tepat seminggu sudah mereka menempati rumah baru nya , juga menjalani pernikahan. tapi selama ini jangan di tanya apa saja yang sudah dilakukan oleh pengantin baru ini.


jika biasanya pasangan yang baru menikah mungkin sedang hangat-hangatnya dan saling lengket bak perangko yang tidak terpisahkan atau selalu bercumbu setiap ada kesempatan bahkan , mungkin saat ini mereka sedang pergi bulan madu menikmati indah nya waktu berdua.


tapi sepertinya hal tersebut tidaklah berlaku bagi pasangan yang satu ini , Angela dan Andrian lagi-lagi harus mengesampingkan keinginan pribadi mereka , sebab sejak Andrian menerima telepon malam itu ia benar-benar sibuk. ada masalah dengan proyek besar yang tengah di tangani nya.


terlebih ia saat ini jauh dari lokasi sehingga hanya bisa memanfaatkan Teknologi yang ada untuk meninjau perkembangan proyek di sana.


baru mendapat sedikit solusi untuk satu proyek datang lagi masalah lainnya hingga waktu dan pikiran Andrian benar-benar terkuras di buat nya


jika ditanya Angela ia juga sama , ia benar-benar mendengar kan apa yang di katakan oleh andrian istirahat hanya malam itu saja lalu keesokan hari nya ia sudah kembali bekerja seperti sebelumnya.


sebenarnya bukan keinginan nya begitu , tapi apa boleh buat tanggung jawab dan kewajiban menuntut begitu.


sama seperti Andrian , Angela juga tak kalah sibuk nya selain juga ikut menandatangani masalah yang terjadi di bawah pimpinan Andrian , juga terdapat beberapa masalah yang perlu ia urus di bawah pimpinan teman-temannya yang lainnya


seperti Kenzo yang saat ini tengah fokus di bidang kesehatan sehingga mengabaikan bidang industri di wilayah Asia banyak proyek yang kacau dan terbengkalai bahkan ada sebagian yang sudah berhenti di tengah jalan , ketika di telusuri banyak faktor yang melatarbelakangi nya sehingga Angela sendiri yang harus turun tangan mengurus nya.


walau selama ini ia sama sekali tidak pernah secara langsung menangani nya tapi Angela lah otak dari semuanya selebihnya mengenai tindakan yang akan di mobil akan di lakukan oleh para staf sekretaris nya sebagai perpanjangan tangan langsung dari Angela.


semenjak memperkenalkan Andrian kepada seluruh keluarga , ia dengan terang-terangan memperlihatkan tentang pekerjaan nya kepada semua. maka dari itu sebelum menikah Angela sudah menyerahkan usaha Frozen food yang selama ini digeluti sebagai tameng untuk menutupi pekerjaannya yang sebenarnya kepada salah satu saudarinya .


hari ini rasanya sungguh panjang baik bagi andrian dan seperti nya juga bagi Angela , pasalnya pekerjaan mereka seperti tak ada habisnya jangan kan untuk beristirahat bahkan untuk bernafas pun mereka seperti nya sulit.


pintu kamar terbuka Angela yang saat ini sedang ada di depan meja rias tiba-tiba mendapat pelukan dari seseorang siapa lagi jika bukan Andrian , bukan hanya pelukan biasa tapi sepertinya Andrian tengah mencoba bermain-main dengan pundak dan juga telinga sang istri.


pertama di benamkan nya wajahnya di pundak Angela memberi ciuman lembut di sana lalu , mendekat ke telinga memainkan nya dengan tangan nya lalu ikut menciumi nya juga beberapa kali , setelah nya kembali membenamkan wajahnya di pundak sang istri menciumi nya cukup lama hingga Angela menjerit "ah"


ternyata Andrian mencoba memberi tanda kepemilikan nya di sana


mendengar Angela menjerit ia pun mengangkat wajahnya menghadap kaca , dimana di sana terlihat dengan jelas wajah istri nya yang memerah entah karena malu atau karena marah sebab Andrian sudah membuat ia sakit tapi dimana Andrian istrinya itu terlihat sangat menggemaskan


"cantik "ucapnya "I love you honey"mendengar semua itu wajah Angela tambah memerah


setelah nya entah bagaimana tanpa di sadari oleh Angela ternyata Andrian sudah mengangkat nya lalu mendudukkan nya di atas kasur , setelah itu ia ikut duduk si samping sang istri.


pertama di raih tangan istrinya lalu mencium nya dengan lembut , setelah nya tangan yang satu nya mencoba untuk memeluk pinggang sang istri , dengan wajah yang terus mendekat hingga entah siapa yang memulai kini bibir mereka sudah menyatu semakin lama semakin dalam.


perlahan namun menuntut.ya Andrian berharap Angela bisa membalas nya tapi sayang nya tidak mungkin karena ini pertama kali bagi dirinya ia sama sekali tidak mampu terlebih pikiran nya seolah melayang oleh perlakuan Andrian sehingga tidak tahu apa yang harus di lakukan di situasi seperti ini selain hanya bisa pasrah menerima perlakuan suami nya


padahal hal ini juga pertama kali nya bagi andrian tapi entah kenapa ia terlihat seperti sudah lihai dalam memainkan bibir sang istri