Five In Group Story

Five In Group Story
mengungkap kan perasaan 2



"ngel , aku gak tau kapan rasa ini muncul , mungkin sejak pertama kita bertemu rasa itu sudah tumbuh hanya aku mungkin belum menyadarinya sampai beberapa bulan yang lalu aku mulai menyadarinya betapa kamu sangat penting untuk ku melebihi seorang sahabat


"ya ini bukan rasa terhadap seorang sahabat" menjeda sebentar


"ini lebih kepada rasa yang di miliki orang seorang pria terhadap seorang wanita"lanjutnya


"angela Wijaya apakah kamu mau menjadi kekasih ku yang pertama dan terakhir kalinya "ucap Andrian dengan penuh keseriusan sembari kedua tangannya mengarahkan buket bunga kepada angela


Angela sebenarnya terkejut akan sikap Andrian yang terkesan tiba tiba , dengan tetap berusaha menguasai hati nya ia mulai mencairkan suasana yang sudah mulai tegang


"pertama dan terakhir"ucapnya sambil menaikkan alis dan senyum mengejek pun lolos dari bibir seksi nya itu


seolah mengatakan mana mungkin aku yang pertama dan apa terakhir yang benar saja kita bahkan masih remaja perjalanan kita masih panjang mana mungkin kamu bisa bertahan dengan ku begitu lama , pasti akan banyak godaan di masa depan , kamu itu tampan Andrian , sosok pria yang sempurna


dengan menampilkan senyuman hambar setelah mendengar perkataan Angela yang seolah tidak percaya pada diri nya tapi memang begitu keadaannya Angela tidak percaya , dia mulai menarik nafas panjang kembali lalu memilih untuk bangkit dari berlutut memandang sosok mungil Angela dengan tatapan sulit di artikan


diam beberapa saat


lalu kembali lagi bicara kali ini dengan salah satu tangan nya kembali meraih tangan Angela dan yang satu nya masih memegang buket bunga yang belum sempat Angela terima , matanya terus saja memperhatikan angela begitu pun Angela ia seolah terhipnotis dengan tatapan Andrian sehingga sulit rasanya memalingkan matanya dari mata kecoklatan itu


mata keduanya saling bertemu dan tangan saling menggenggam , andrian mencoba kembali bicara


"ngel aku gak tau kamu percaya atau tidak tapi ini kenyataannya kamu lah wanita pertama yang aku sukai dan mungkin juga yang terakhir , mungkin ini terdengar konyol mengingat usia kita yang masih seumur sangat muda dan kamu pasti juga menganggap cinta aku ke kamu hanya cinta monyet saja "


spontan Angela menggelengkan kepalanya. pertanda ia tidak tau


kali ini memilih melepaskan genggaman nya dari Angela dengan pandangan tertunduk Andrian mulai lagi bicara "karena aku awal nya juga sama seperti kamu takut dan tidak yakin dengan perasaan yang aku miliki , aku takut jika rasa ini hanya sementara yang justru akan berdampak pada hubungan kita yang lainnya "


setelah mengangkat kembali kepala nya dan menatap Angela ia kembali meneruskan kalimatnya "tapi sekarang aku sadar bahwa ini bukan hanya sekedar cinta monyet saja , aku benar-benar menyayangi kamu ngel lebih dari apapun , dan aku mohon tolong izin kan aku untuk membuktikan semua ucapan ku hari ini ke kamu "


hening


1 menit


5 menit


10 menit


15menit


30 menit


setelah cukup lama saling diam dimana Angela belum juga memberi respons terhadap setiap kata yang di ucapkan oleh andrian akhirnya kembali Andrian memutuskan untuk bersuara dengan mencoba merangkul bahu Angela dan menampilkan senyuman yang sedikit di paksakan " ngel , ucapan aku tadi jangan di ambil hati ya anggap saja tadi aku lagi halu , hehehehe , yuk balik udah sore "