
pagi harinya saat bangun tidur keduanya terlihat sangat segar , seperti nya mereka tidur nyenyak tadi malam apalagi Andrian yang beberapa waktu belakangan ini tidak dapat beristirahat dengan benar entah karena pekerjaan atau hatinya yang sedang tidak damai.
kedamaian seperti nya tidak berlangsung lama , Angela kembali kesal oleh sikap Andrian yang ternyata selesai mandi alih-alih beristirahat ia justru mengenakan setelan kantor nya " kamu mau ke kantor!" ucap angela sedikit kesal " iya ada beberapa pekerjaan yang harus segera aku selesaikan terlebih kasus proyek kemaren hari ini adalah keputusan final apa kita harus melanjutkan proyek nya atau tidak "
" kamu masih sakit! apa tidak bisa menyerahkan nya kepada orang lain lagi pula bukan kah semua berkas untuk kasus tersebut sudah siap jadi hanya perlu menunggu keputusan nya keluar saja aku rasa tidak akan ada masalah jika kamu tidak hadir
dan.. mengenai pekerjaan yang lain serahkan saja pada para staf kamu kan bisa , kerjaan itu gak akan ada habisnya nya setiap hari juga banyak "ucap angela kembali dengan ketus
"sayang dengar ini pekerjaan penting! kamu kan tau aku orang nya tidak mudah percaya pada orang lain dan dalam pekerjaan ini aku lebih percaya pada kemampuan diri sendiri ok. please... tidak akan lama setelah selesai aku langsung kembali" ucap Andrian tersenyum penuh maksud
setelah mendengar penjela Andrian , Angela terpaksa mengizinkan nya dengan catatan ia tidak boleh kelelahan dan pulang larut malam.
Andrian tentu saja setuju , toh ia memang tidak ada niatan pulang malam.
setelah membantu Andrian bersiap lalu mereka sarapan bersama dan ini untuk pertama kalinya sejak Angela berada di rumah ini ia makan di meja makan .
seperti yang di ketahui sejak ia datang tidak sekalipun Angela keluar dari kamar Andrian apalagi untuk makan di meja makan
setelah sarapan Andrian mengumpulkan semua orang, mengumumkan kepada mereka semua bahwa Angela adalah istri nya jadi ia berharap semua bisa memperlakukan Angela dengan baik di rumah ini.memang terdengar kabar bahwa kembali nya Andrian ketanah air yang memakan waktu cukup lama karena ia menikah, tapi tidak ada orang di rumah ini yang mendapat info akurat mengenai itu. juga tidak ada pengumuman di media apapun yang menyiarkan nya serta menyebutkan siapa wanita beruntung itu .
saat Angela datang banyak spekulasi muncul , tapi tetap tidak ada konfirmasi apapun dari kedua nya mereka sendiri tentu nya juga tidak akan seberani itu bertanya. sejak kedatangan Angela selama berhari-hari , ia tidak keluar kamar hanya kepala pelayan dan juga beberapa pelayan yang sesekali bertemu dengan nya.
" dan satu lagi , nona Angela ini orang nya susah sekali makan jika sudah bekerja ia bisa lupa segalanya , termasuk istirahat untuk itu saya harus merepotkan kalian semua untuk membantu menjaga nya termasuk mengingat kan ia untuk makan jika sudah Waktunya dan perhatikan apa ia ada keluar kamar atau tidak selama saya tidak ada di rumah karena besar kemungkinan ia sedang sibuk bekerja di dalam "
"jika kalian menemukan hal seperti yang saya katakan laporkan kepada saya , mengerti" ucapnya tegas
yang di jawab serempak oleh semua nya , pertanda mereka faham maksud majikan nya dan pernyataan Andrian ini tentu juga menjawab semua pertanyaan yang ada di benak semua orang yang berkumpul di sana
setelah selesai sarapan Andrian kembali ke kamar mengambil beberapa barang yang akan di bawa nya. di susul oleh Angela masuk ke kamar mereka tapi terlihat Angela hanya melihat nya dengan tatapan kesal , paham istri nya sedang kesal " jangan manyun terus sayang "
" habis kamu , selalu begitu!"
" aku melakukan ini juga demi kebaikan kamu , ingat sudah beberapa hari kamu di sini tapi aku dapat laporan bahwa kamu tidak pernah sekalipun makan dengan teratur dan juga tidak pernah keluar kamar kan. itu semua pasti karena kamu terlalu sibuk bekerja "rupanya Angela kesal pasal Andrian yang terkesan mengatur pola makannya
"itu kebiasaan kamu sejak lama yang paling aku tidak suka , tidak pernah memperhatikan diri sendiri. Duku karena aku jauh hingga tidak bisa mengontrol kamu dengan baik tapi sekarang tidak lagi.lihat tubuh kamu kurus begini " ucap lagi sambil memegang pipi Angela"
" baiklah sekarang aku kekantor Dulu dan kamu ingat pesan yang aku sampaikan , makan jangan lupa " ucap nya lagi di akhiri dengan kecupan singkat di dahi Angela
hendak berlalu pergi meninggalkan kamar tapi langsung ditahan oleh Angela di jinjit kaki nya kerena beda tinggi mereka jauh " cup" ternyata Angela mencium pipi Andrian
Andrian yang kaget oleh sikap spontan Angela hanya terdiam , saat sadar ternyata Angela sudah berlari masuk keruang kerjanya " selamat berkerja , jangan pulang terlalu malam " ucap dengan tersenyum malu lalu menutup pintunya
" hei... astaga " ucap nya tersenyum sambil memegang pipi yang di cium istri nya
*******
karena masih trauma oleh penolakan Angela terakhir kali Andrian sama sekali belum berani bersikap lebih jauh selain hanya tindakan kecil seperti berpelukan saja tapi ternyata Angela berinisiatif duluan apa ini pertanda ia sedang memberikan kode atau ia yang terlalu berpikir berlebihan pikiran Andrian sedang berperang sendiri dengan spekulasi nya
apakah tepat ia mempersiapkan semua ini untuk mereka berdua!
ternyata Andrian memiliki tujuan tersendiri untuk datang kekantor hari ini bukan untuk urusan pekerjaan tapi sesuatu yang lebih penting lagi menurut nya yaitu sebuah kejutan bagi wanita yang di kasihi nya
sekarang ia tengah duduk sendirian di ruang kerjanya sibuk dengan dirinya sendiri alih-alih mengurus pekerjaan , ia bahkan sudah mengalihkan semua pekerjaan nya kepada para staf sekretaris dan asisten nya juga menunda beberapa pertemuan yang memerlukan kehadiran nya. bukan satu hari tapi sepertinya untuk beberapa hari ke depan
*****
disisi lain wanita cantik ini seperti nya juga tidak bisa fokus dengan pekerjaan , saat ini ia sedang meeting zoom dengan para staf nya mengenai laporan keuangan perusahaan , alih-alih mendengar kan dengan baik ia justru terlihat melamun sedari tadi terbukti beberapa kali Bram yang ikut serta memberikan laporan bicara sedari tadi tapi sama sekali tidak ada tanggapan apapun dari Angela .
" nona angel anda baik-baik saja" ucap nya bicara dalam bahasa Inggris tapi sama sekali tidak ada jawaban dari Angela hingga panggilan yang ketiga ia baru tersadar
" maaf , sampai dimana tadi?" ucap nya
" anda baik-baik saja nona!" tanya nya kembali dengan nada cemas
" maaf saya sedang sakit kepala , nanti saja Kita lanjut kan meeting nya kembali " ucap Angel lalu mengakhiri sambungan video nya
di lihat jam sudah menunjukkan pukul 1 siang Angela kemudian berjalan keluar dari kamar nya menuju dapur , di sana ia di sambut oleh beberapa pelayan.
" selamat siang nona , ada yang bisa kami bantu " ucap salah seorang pelayan
Angela hanya menggeleng kan kepala nya di lihat di meja makan sudah tersedia beberapa jenis makanan " apa ini"
"maksud nya untuk siapa makanan sebanyak ini" ucapnya meralat pertanyaan nya
" sebenarnya saya baru ingin menemui nona untuk menyampaikan bahwa makan siang sudah siap. ini semua adalah makanan yang kami persiapkan untuk anda sesuai instruksi dari tuan Andrian , dan jika masih yang lain anda inginkan sampai kan saja akan kami siap kan sekarang"
Angela hanya tampak sok melihat banyak nya makanan yang tersedia di atas meja dan itu semua untuk dirinya sendiri , bukan kah ini terlalu berlebih-lebihan pikiran nya
tapi sudah lah tak ingin ambil pusing Angela akhirnya duduk di salah satu kursi di sana juga meminta semua pelayan untuk datang dan duduk makan bersama dengan nya , Awal mereka ragu tapi paksaan dari Angela membuat mereka menurut " makan saja lagi pula saja sendiri juga tidak akan bisa menghabiskan makanan sebanyak ini " begitu kira-kira ucapan nya
setelah makan , ia meminta agar kedepannya tidak lagi memasak sebanyak itu untuk dirinya sendiri dan mulai sekarang ia yang akan tentukan menu untuk makanan nya , waspada agar hak seperti ini tidak terjadi lagi
meninggalkan ruangan makan alih-alih memilih kembali ke kamar Angela justru berjalan berlawanan arah , ternyata ia berniat berkeliling rumah ini dulu guna meregang kan perut nya yang terisi penuh
mungkin ini pertama kalinya ia di lihat oleh semua orang mengelilingi rumah ini padahal jauh sebelum ia datang kerumah ini ia bahkan sudah mengetahui setiap jengkal dan sisi setiap ruangan yang terdapat di rumah ini untuk itu lah ia sama sekali tidak berniat berkeliling saat sampai kesini , tapi semua orang mana faham akan hal itu selain suami nya Andrian .