
setelah nasehat yang di sampai kan papa, sekarang mereka asik mengobrol bersama. setelah itu kakak mengajak angela untuk menyiapkan makanan, karena hari ini katanya kakak kedua dan kakak ketiga akan datang bersama keluarga mereka. setelah tadi kakak pertama menghubungi mereka.
sore hari menjelang maghrib semua keluarga sudah berkumpul semua termasuk andrian yang datang paling akhir karena pekerjaan yang katanya hanya sebentar tapi karena beberapa hal ia harus tertahan hingga menjelang malam.
di ruang keluar semua orang sedang asik bercengkrama, para lelaki terlihat sibuk berbincang sambil meminum kopi , anak-anak asik bermain bersama sedangkan para wanita asik di dapur membuat cemilan sambil berbincang santai.
obrolan mereka tidak lepas dari obrolan para wanita biasanya, seperti kegiatan sehari-hari , fashion, perawatan, hingga skincare yang mereka gunakan. lalu melebar ke pembahasan anak-anak mereka mulai dari pujian hingga keluhan yang dirasakan.
memiliki seorang anak tentu membuat banyak perubahan pada pasangan terlebih seorang ibu mereka lah orang yang memiliki peran paling penting di keluarga dalam merawat , mendidik, dan memastikan tumbuh kembang si kecil berjalan dengan baik. dan hal itu tidak lag mudah.
hampir semua orang di dunia ini mengakui hal itu. bahwa menjadi orang tua itu tidaklah mudah, walau begitu mereka masih sangat senang dan berharap mendapatkan keturunan yang nanti nya akan menjadi pewaris mereka kelak dan yang akan menemani mereka di hari tua.
setelah puas berbincang dan bermain, waktu makan malam tiba. maka aktivitas yang tadi di lakukan harus terhenti sejenak, karena meja makan dirasa tidak mampu menampung semua anggota keluarga , maka tempat untuk makan malam pun di bagi. para lelaki di persilahkan untuk duduk di meja makan terlebih dahulu untuk menikmati makan malam dengan angela dan kakak ketiga yang membantu mereka disana, sementara Anak-anak di bawa keruang keluarga oleh kakak pertama dan kedua mereka yang akan mengurus anak-anak disana.
selain kursi di meja makan yang memang tidak cukup, dirasa anak-anak memang lebih aman jika makan lesehan.
setelah di pastikan semua sudah kebagian makanan dan tinggal menyantap saja , kakak pertama dan kedua segera menyusul ke meja makan, untuk anak-anak ia percayakan pada kakak mereka yang sudah mulai duduk di bangku sekolah menengah atas untuk menjaga dan mengawasi nya.
di meja makan semua nya seperti nya sudah mengambil makanan mereka sekarang hanya menunggu kakak pertama dan kedua datang dan ikut makan bersama.
"kenapa belum mulai " tanya kakak pertama sambil duduk di samping kursi suaminya yang sudah ia bantu tarik saat melihat kemunculan istrinya itu. hal yang sama juga di lakukan oleh kakak kedua.
"kita kan nunggu kamu sayang " ucap suami kakak pertama.
"semua sudah berkumpul kita bisa mulai makan sekarang" Papa
setelah itu semua nya mulai membaca doa menurut kepercayaan mereka dan menikmati makanan yang sudah tersedia. di sela-sela makan juga di selingi dengan obrolan ringan.
"alhamdulillah ya sekarang keluarga kita bisa kumpul semua, dan ini juga makan malam andrian yang pertama bersama kita setelah ia dan angela menikah" ucap kakak kedua.
"iya itu benar, inikan makan malam kita pertama bersama andrian setelah pernikahan kalian ngel, dan alhamdulillah formasi nya lengkap sekarang. menantu Papa sudah lengkap" lanjut kakak ketiga
"ohya andrian terimakasih ya, karena kata angela oleh-oleh yang kemaren itu kamu yang kirim, kami semua suka" kakak pertama
cukup larut semua orang meninggalkan kediaman orang tua nya, karena alasan pekerjaan dan sekolah membuat mereka semua tidak bisa menginap disana padahal tadi kelihatannya papa sangat mengharapkan itu semua berkumpul bersama anak menantu dan cucunya tapi karena kondisi tidak memungkinkan akhirnya beliau memaklumi nya, karena hal itu memang tidak mungkin. apalagi bukan weekend atau hari libur nasional.
saat ini angela sedang dalam perjalanan menuju rumah mereka dengan andrian yang menyetir mobil seorang diri.
tidak ada percakapan yang di lakukan kedua nya saling diam hanya gerakan tubuh mereka saja yang mewakili perasaan nya saat ini andrian terlihat terus menggenggam tangan istri dan sesekali menciuminya, sementara angela bersandar pada bahu pria itu dengan memeluk erat lengan nya.
"honey apa kamu mau sesuatu dulu atau kita langsung pulang saja" andrian
angela menggeleng cepat "kita langsung pulang saja aku capek " angela.
"ok" andrian, setelah itu ia langsung melajukan mobil dengan kecepatan sedang menuju kediaman mereka.
setelah sampai rumah, kamar.
angela langsung memeluk andrian dari belakang, andrian cukup terkejut dengan tindakan istri nya tidak biasanya istrinya itu mau memulai duluan pikir nya lagi tapi andrian sangat senang jika itu terjadi.
setelah beberapa saat andrian melepaskan pelukan angela lalu berbalik menghadap istrinya "kenapa " tanya nya sambil menaik turun kan alisnya menggoda sang istri, ingin melihat reaksi selanjutnya wanita itu.
angela menggeleng "sorry " ucap nya
"Hai honey kamu kenapa, ia tidak sesuai dengan ekspetasi yang aku bayangkan " ucap andrian , lalu membawa angela duduk di ranjang.
"sorry, karena aku pulang telat kemarin" angela.
"oh " sekarang ia mengerti kenapa sikap istrinya seperti itu, padahal tadi ia berpikir wanita itu berniat menggoda nya dan meminta nya lebih dulu tapi ternyata dugaan nya salah.
mendengar ucapan angela, andrian jadi inget masalah kemaren, jujur saja kemaren ia memang merasa kesal dengan istrinya. bagaimana tidak hanya untuk melepas rindu pada wanita itu ia harus siap lembur selala tiga hari berturut-turut dan belum lagi setelah ia kembali nanti pasti akan banyak pekerjaan yang menanti. tapi hal itu bukan masalah bagi nya setidaknya ini setimpal dengan kebahagiaan yang ia rasakan nanti. tapi sayang kejutan yang ia siapkan berantakan karena sang istri asik bermain bersama sahabat nya di luar. sebenarnya andrian tidak mempermasalahkan itu semua karena tidak mungkin ia mengekang istrinya tapi hingga larut malam wanita itu baru kembali padahal yang ia tahu sejak dulu angela tidak pernah melakukan hal itu. bahkan saat mereka berpacaran pun dulu ketika andrian mengunjungi nya dan mengajak keluar itu tidak pernah sampai selarut itu.
"aku tau aku salah, maaf karena aku bikin kamu nunggu lama, dan pasti kamu juga merasa aku sedikit keterlaluan" angela.
andrian menarik napasnya dalam untuk menetralisir emosi nya saat ini, karena pria itu tidak ingin ingin tindakan dan ucapan nya nanti menyakiti hati istri nya, mereka saja jarang bertemu lalu masa setelah bertemu harus bertengkar rasanya sangat tidak pantas "hmmmmmm... " di genggam tangan nya oleh andrian, lalu pria itu mengecup dahi angela cukup lama baru setelah itu ia langsung bicara "besok jangan di ulangi lagi" ucap nya singkat dan padat.