Davis, You Belong To Me

Davis, You Belong To Me
Menemui Chloe



...~Happy Reading~...


Dengan di antarkan oleh Ethan, kini Callie memutuskan untuk mengunjungi Chloe lebih dulu. Ia sudah di beritahu oleh Ethan bahwa Chloe sedang di rawat di rumah sakit yang sama. Bahkan, Callie juga sudah tahu, tentang musibah yang menimpa Chloe.


Awal nya, Callie begitu terkejut, karena ia baru mengetahui fakta yang cukup mengejutkan. Ia baru mengetahui bahwa sahabat nya sedang hamil, padahal belum memiliki seorang suami.


Dan itulah yang menjadi salah satu penyebab, Davis selalu menjaga Chloe, dan selalu mengutamakan Chloe. Mengingat, bahwa mereka seperti amplop dan perangko yang sangat sulit untuk di pisahkan.


Menarik napas panjang, Callie mengetuk pintu ruang perawatan Chloe dengan begitu pelan. Namun, Ethan yang merasa tidak sabar, akhirnya ia langsung membuka pintu itu begitu saja.


“Callie!” pekik seorang wanita paruh baya yang hendak membuka pintu, namun terhenti saat pintu itu sudah lebih dulu terbuka, “Kamu kenapa Sayang? Kenapa kamu di kursi roda? Kenapa kamu—“


Callie tersenyum tipis, melihat wanita itu masih perhatian padanya, “Callie gapapa Tante, hanya sedikit kecelakaan kecil.” Jawab Callie dengan sopan.


“Tante, Callie mau bertemu Chloe, bisa?” tanya Callie yang langsung di balas anggukan kepala oleh ibunda Chloe yang tak lain adalah Shiena.


“Masuk lah Nak, Chloe juga sudah sadar. Mungkin dia butuh kamu,” ujar tante Shiena sambil tersenyum.


“Ethan, kau disini saja.” Callie mendongak menyuruh agar Ethan menunggu di ruang tamu.


Ya, ruang perawatan Chloe terdapat dua ruangan. Ruang pertama terdapat sebuah sofa dan meja, yang mana biasanya di gunakan untuk orang yang menjenguk. Di sebelah barulah ada sebuah ruangan dimana tempat Chloe untuk istirahat.


Jadi, ketika ada yang menjenguk, pasien tidak terlalu merasa terganggu, karena ada sekat untuk memisahkan ruangan tersebut.


Setelah mengantarkan Callie mendekati brankar Chloe. Tante Shiena memutuskan untuk pergi, tidak jauh hanya saja wanita itu duduk di ruangan yang sama dengan Ethan.


“C—Callie ... “ gumam Chloe terbata saat menatap kedatangan Callie.


Mengapa, sebagai sahabat, Chloe tega membohongi nya. Atau mungkin, bisa di katakan untuk menusuk dirinya dari belakang. Bukankah seharusnya Chloe jujur padanya, jujur akan apa yang menimpa nya.


“Callie, maafin aku. A—aku ... “


“Chloe ... Bukankah kita sahabat?” tanya Callie langsung memotong perkataan dari Chloe, “Atau hanya aku yang menganggap kamu sebagai sahabat?” imbuh nya dan kini dengan di sertai sebuah tawa getir di wajah nya.


“Callie, aku bisa jelasin semuanya, aku—“


“Bahkan, untuk masalah sebesar ini kamu tidak mau cerita pada ku Chlo!” ucap Callie terlihat begitu kecewa pada Chloe, “Kamu meminta bantuan pada suami ku. Su a mi ku! Davis itu suami ku Chloe. Kamu meminta bantuan padanya, kau selalu lari padanya. Tapi kamu tidak pernah menganggap ku. Kamu tidak melihat ku, apalagi menceritakan masalah mu padaku!!” seru Callie begitu menggebu dengan di sertai air mata yang begitu deras membasahi pipi nya.


“Kenapa Chlo? Kenapa?” imbuh Callie begitu lirih, “Apa kamu mencintai Davis?”


Deg!


Seketika itu juga, Chloe mematung. Wanita itu semakin menatap lekat pada sahabat nya. Keduanya terdiam dengan mata yang saling memandang satu sama lain. Tak ada yang tidak menangis, tidak ada yang tidak terluka.


Kedua wanita itu terluka, bahkan kecewa. Akan tetapi, kekecewaan yang di rasakan oleh Callie jauh lebih besar dari apapun. Dirinya yang di bohongi oleh sahabat dan juga orang yang di cintai nya.


“Cal, aku—“


“Kamu mencintai nya, Chlo,” saut Callie dengan tersenyum getir.


...~To be continue.......