Davis, You Belong To Me

Davis, You Belong To Me
Pingsan



...~Happy Reading~...


Ting tong .... Ting tong ....


Cklek!


“Ada apa?” tanya Callie langsung menatap datar pada sosok laki laki di depan nya.


“Nona,”


“Callie. Namaku Callie, bukan Nona mu!” saut Callie dengan cepat memotong perkataan laki laki yang tak lain adalah Tora, “Katakan. Ada apa kau kemari.”


“Nona Chloe sedang berada di rumah sakit, sejak—“


“Apa urusan nya dengan ku? Bukankah sudah ada suami ku di sana? Sejak dulu, dia sudah di kelilingi banyak orang yang menyayangi nya, lantas mengapa kau harus membuat laporan pada ku? Memang nya siapa aku hah?” ucap Callie sekuat tenaga berusaha agar emosi nya tidak meledak.


Hatinya begitu sakit, setiap kali mengingat Chloe dan Davis yang selalu bersama sejak dulu. Keduanya bak seperti sebuah amplop dan perangko yang sangat sulit di pisahkan. Dimana ada Davis, pasti di sana akan ada Chloe.


Mungkin, hampir sama seperti dirinya dan Ethan. Hanya saja, setelah ia dewasa, ia memutuskan untuk sendiri dan fokus mengejar cinta nya. Sedangkan Ethan juga akan mengejar karir nya.


Sangat berbeda dengan davis dan Chloe yang masih saja saling bertautan. Bahkan, sekalipun Davis sudah menikah, Chloe masih terus membayangi hari hari nya Davis. Dimana hal itu membuat Callie tersadar, bahwa dirinya sudah salah.


Iya, Callie yang salah. Seharusnya sejak dulu dirinya sadar dan tidak harus masuk dalam kehidupan mereka. Awal nya, Callie mengira bahwa hubungan Davis dan Chloe murni seperti dirinya dan Ethan.


Sejak awal, ia sudah terluka. Dan berharap, luka itu akan sembuh dengan seiring nya waktu berjalan ketika ia sudah menjadi seorang istri Davis. Tapi, ternyata dirinya salah.


Salah besar, karena semakin lama. Semakin Callie masuk dalam kehidupan Davis, maka rasanya semakin pahit maka luka nya akan terasa semakin menyakitkan. Bahkan semakin bernanah dan berdarah.


Dan setelah hampir dua hari lamanya, ia merenung sendiri di dalam apartemen, ia mulai menyadari bahwa perasaan nya sudah menghancurkan nya. Bukan hanya dirinya, melainkan juga kedua orang yang ia sayangi, davis dan Chloe.


“Nona—“


Tangis nya semakin pecah saat menatap wajah Tora yang tengah melihat nya dengan raut wajah kasihan. Hati Callie semain hancur, ia tidak suka berada di bawah, ia tidak menyukai keadaan nya saat ini.


Hingga membuat nya malu dan kini ia duduk berjongkok sambil menutup wajah nya dengan kedua telapak tangan nya. Sejak kemarin, ia berusaha untuk menahan amarah dan air mata nya.


Namun, kini rasanya ia sudah tidak bisa membendung nya lagi. Hatinya benar benar sakit, dan hancur. Rasanya sangat sia sia dirinya mengurung diri sendiri, karena pada akhirnya ia tumbang dan memecahkan tangisan nya.


“Callie ... “ Wanita itu mendongakkan kepala saat mendengar suara yang sangat ia kenal.


“Ethan—“


“Kau apakan dia, hah!” sentak laki laki itu langsung mencengkram erat kerah baju yang di kenakan oleh Tora.


“Ethan tunggu dulu! Jangan begini, Ethan lepas!” pekik Callie segera berdiri dan melerai kedua nya.


“Berani kau menyentuh nya, sampai membuat nya menangis hah!” Tatapan mata Ethan terlihat begitu tajam menatap mata Tora, seolah seperti singa yang siap menerkam mangsa nya.


“Ethan berhenti! Ini bukan karena Tora! Lepasin! Aahhh—“


Brukkk!


“Cal!”


“Nona!!” pekik keduanya bersamaan.


Ethan segera melepaskan cengkraman kerah nya Tora saat melihat wanita itu terjatuh sambil memekik seperti kesakitan. Dengan sigap, kedua laki laki itu kompak langsung membantu Callie untuk bangun.


...~To be continue .......