Davis, You Belong To Me

Davis, You Belong To Me
Flashback



...~Happy Reading~...


Flashback...


“Menikahlah dengan putri ku, maka aku akan membantu mu!”


Davis mendongakkan kepala nya saat mendengar perkataan dari laki laki paruh baya yang baru saja tiba memasuki ruangan dimana tempat dirinya berada bersama dengan beberapa orang.


“Maaf tuan Ammer, saya—“


“Sampai sekarang, putri ku masih saja bodoh mencintai laki laki seperti mu!” tanpa di suruh untuk duduk, laki laki paruh baya yang tak lain dan tak bukan adalah tuan Ameer itu langsung mendudukkan diri tepat di depan Davis.


“Maaf, tapi saya tidak mencintai Callie. Jadi, saya tidak bisa untuk menikahi nya,” ucap Davis masih menolak keras penawaran dari tuan Ammer.


“Hahahaha!” Tawa tuan Ammer pecah, ketika mendengar penolakan dari Davis.


Saat ini, perusahaan milik Davis sedang berada di ujung tanduk. Akibat keteledoran nya, perusahaan nya nyaris bangkrut. Dan dirinya, tidak berani untuk meminta bantuan kepada Clayton atau Edward. Jadilah, Davis ingin mencari jalan sendiri.


Selama ini, Davis sudah sering merepotkan dua keluarga itu. Dan kini, dirinya tidak ingin lagi merepotkan tentang perusahaan nya.


Dan entah darimana tuan Ammer mengetahui permasalahan nya, hingga laki laki itu kini sudah berada di dalam ruang meeting bersama dengan beberapa klien nya yang sejak tadi menuntut kepada Davis.


“Cinta itu bisa tumbuh kapan pun,”


“Tapi saya memang tidak bisa menikahi Callie. Karena saya sudah—“


“Menikah dengan Chloe!” saut tuan Ammer dengan cepat, seketika membuat mata Davis langsung membulat dengan sempurna.


Bagaimana bisa, laki laki paruh baya itu mengetahui semua tentang dirinya. Bahkan, tentang kehamilan Chloe saja, tuan Ammer juga tahu. Padahal, hal itu masih menjadi rahasia besar di keluarga Arthajaya.


Bahkan, keluarga om Edward saja masih belum di beritahu, namun mengapa tuan Ammer justru malah sudah mengetahui nya? Batin Davis sedikit bingung. Tak hanya itu, bahkan tuan Ammer juga mengetahui tentang keberadaan nya, padahal dirinya sudah sangat lama tidak berjumpa dengan nya.


“Kau hanya perlu menikahi putri ku, membuat nya hamil lalu ceraikan dia. Aku yang akan membawa nya pergi menjauh dari kalian semua, setidaknya sampai rasa penasaran nya hilang.”


“Aku yakin, setelah Callie menikah dengan mu, maka dia akan sadar dengan sendiri nya, bahwa kamu memang tidak pernah mencintai nya. Dan ku rasa itu lebih baik, daripada aku harus berjauhan dengan putri ku. Melihat nya sengsara hidup sendirian hanya untuk mengejar laki laki seperti mu.” Jelas tuan Ammer panjang lebar.


“Apakah anda berniat menjual putri anda sendiri?” Davis tak habis pikir dengan jalan pemikiran dari tuan Ammer.


Kini, Davis tau dan mengerti darimana Callie mendapatkan sikap seperti itu. Karena ayah kandung Callie sendiri pun juga sama ajaib nya seperti Callie. Suka melakukan hal yang di luar nalar.


Bagaimana tidak, tuan Ammer datang menawarkan bantuan yang tidak lah sedikit. Dan sebagai imbalan, laki laki paruh baya itu malah memberikan putri nya agar di nikahi oleh Davis.


Meskipun pernikahan akan terbilang kontrak, karena setelah Callie di nyatakan hamil, Davis bisa langsung menceraikan nya. Tapi tetap saja, Davis laki laki normal, buaya mana yang tidak mau di berikan umpan, apalagi jaminan imbalan yang cukup fantastik.


Tapi, Davis bukanlah laki laki seperti itu. Ia bukan seorang buaya, makanya ia berusaha menolak keras penawaran dari tuan Ammer. Karena ia tidak ingin terlalu menyakiti Callie semakin dalam.


“Kelak, kamu akan mengerti dengan langkah yang ku ambil.” Ucap tuan Ammer tiba tiba dengan raut wajah ekspresi datar nya.


Tuan Ammer beranjak dari tempat duduk nya. Merapikan jas yang ia kenakan, sambil menatap ke arah Davis, “Aku akan menunggu jawaban kamu, satu kali dua pulih empat jam.”


Setelah mengatakan itu, tuan Ammer pun segera pergi meninggalkan perusahaan Davis yang memang sudah cukup kacau.


...~To be continue ......