Davis, You Belong To Me

Davis, You Belong To Me
Berubah



...~Happy Reading~...


Callie berfikir, setelah pergulatan panas nya dengan Davis. Maka hubungan nya akan semakin baik. Namun, ternyata pikiran nya salah. Justru, kini ia merasa bahwa Davis semakin jauh dari nya.


Laki alki itu menjadi sangat jarang pulang, bahkan dalam satu minggu Davis bisa di hitung berapa kali pulang ke apartemen. Setelah selesai bekerja, jam pulang kantor Davis akan pergi tanpa Callie. Sedangkan Callie sendiri akan langsung di antarkan ke apartemen oleh Tora.


Bingung, dan heran namun juga sakit dalam hati Callie. Mengapa sikap Davis bisa kembali dingin pada nya. Padahal, dirinya sudah memberikan yang seharusnya ia berikan kepada Davis.


Callie berfikir, apakah Davis tidak puas dengan pelayanan nya, sehingga membuat laki laki itu kecewa dan menjauh dari nya.


“Tora, sebenarnya bos kamu itu mau kemana? Kenapa dia selalu pergi tanpa tujuan begini?” tanya Callie memanyunkan bibir nya dengan kesal.


“Maaf Nona, saya tidak tahu,” jawab Tora mencari aman, lalu ia kembali fokus dengan jalanan di depan nya.


Setelah hampir dua puluh menit. Kini mobil yang di tumpangi Callie sudah tiba di apartemen. Ia segera turun begitu saja tanpa berpamitan dengan Tora. Bahkan, Callie menutup pintu mobil itu dengan sedikit kasar untuk melampiaskan rasa kesal nya.


“Astaga, kenapa jadi seperti ini!” gumam Tora langsung mengusap wajah nya frustasi.


Bukan hanya Callie yang bingung, Tora pun juga bingung karena harus menutupi kemana bos nya pergi.


Bukan hanya Callie yang selalu bertanya padanya, namun Chloe pun juga sering menghubungi Tora hanya untuk menanyakan keberadaan Davis.


‘Makanya Bos, jangan punya cewek banyak banyak. Satu aja udah ribet, ini lagi dua.’ Umpat Tora berdecak, lalu ia segera pergi meninggalkan apartemen menuju tempat dimana Davis berada.


...🕊🕊🕊...


Tanpa sepengetahuan Tora. Diam diam, Callie tidak langsung masuk ke apartemen nya. Wanita itu mencari taksi untuk membututi kemana Tora pergi. Karena Callie yakin, bahwa laki laki itu mengetahui kemana Davis selalu pergi.


Alibi Tora mengatakan tidak tahu keberadaan Davis. Padahal laki laki itu pasti tahu jelas dimana keberadaan bos nya.


Callie mengerutkan dahi nya, saat melihat mobil yang di tumpangi Tora menuju salah satu apartemen yang ternyata adalah milik Tora. Apakah Callie salah, apakah Callie berlebihan.


Callie mengira bahwa Tora akan menghampiri davis. Namun ternyata tidak, laki laki itu langsung pulang ke rumah nya. Apakah Callie sudah keterlaluan, batin nya merasa bersalah.


“Kita balik lagi aja Pak, kayaknya saya—“ Awal nya, Callie hendak langsung pulang ke apartemen nya saja mengingat bahwa tuduhan nya salah.


Namun, tiba tiba ia menghentikan ucapan nya saat dirinya melihat sebuah mobil yang sangat ia kenal memasuki kawasan apartemen. Ituadalah mobil milik Chloe.


“Chloe? Kenapa dia disini?” gumam Callie terus menatap ke arah dua mobil yang kini berada tak jauh dari nya.


Callie bisa melihat dengan jelas, bagaimana Chloe yang langsung turun dari mobil nya. Lalu membuka pintu samping, yang menampakkan sosok laki laki yang tengah mabuk.


“Davis mabuk?” gumam Callie semakin tak percaya, “Pak berhenti disini saja. Saya turun disini.”


Callie segera membayar ongkos taksi, lalu ia bergegas untuk turun mengejar tiga orang yang masuk ke dalam apartemen bersamaan. Berbagai pikiran negatif muncu dalam benak nya.


Mencoba untuk tetap berfikir positif, namun hatinya menolak keras. Ia sudah tidak bisa berfikir positif lagi.


Hatinya sakit melihat bagaimana Chloe yang memapah davis masuk ke dalam tanpa membiarkan Tora membantu nya.


Bahkan, tak jarang sesekali Callie melihat Davis tersenyum dan mengecup pipi Chloe, membuat dada Calie semakin terasa sesak.


"Jadi, selama ini Davis pergi dengan Chloe?"


...~To be continue ......