
...~Happy Reading~...
“Ethan, sebaiknya keberangkatan mu di percepat saja. Tidak perlu menunggu sampai lusa, malam ini juga kamu berangkat ke Indonesia!” perintah tuan Ammer tanpa bisa di ganggu gugat.
Sebenarnya, tuan Ammer sudah mengetahui dengan apa yang terjadi dengan rumah tangga putri nya selama beberapa pekan terakhir ini.
Tuan Ammer juga sudah mengetahui bahwa putri nya sudah kehilangan mahkota dengan Davis, dan sejak saat itu, sikap Davis mulai berubah kepada Callie.
Tuan Ammer mengetahui semuanya, namun sesuai dengan perjanjian nya dengan Callie bahwa ia tidak akan ikut campur. Ia memilih diam, dan bertindak seolah tidak mengetahui apa apa.
Namun, kendati seperti itu. Tuan Ammer sebagai orang tua tunggal Callie, pasti menginginkan yang terbaik untuk putri nya. Itulah sebab nya, laki laki paruh baya itu tetap bertindak walau tanpa sepengetahuan putri nya.
Semua yang terjadi, seolah hanyalah kebetulan semata. Tanpa Callie sadari bahwa semua yang di lakukan ayah nya, sudah masuk dalam rencana agar putri nya tidak terlalu lama menderita.
Seperti beberapa saat yang lalu, dimana tuan Ammer menghubungi Callie. Wanita itu pasti mengira bahwa itu hanyalah kebetulan semata.
Namun tidak bagi tuan Ammer yang memang sengaja menghubungi Callie setelah mendapatkan laporan dari pengawal nya, bahwa Callie sudah pulang ke apartemen dalam keadaan mata sembab dan menangis.
“Tapi Tuan, bagaimana dengan tuan Arnold?” tanya Ethan sedikit bingung.
Pasal nya, esok dirinya sudah di tugaskan oleh Arnold untuk membantu sesuatu yang sangat penting. Maka dari itu, ia akan pergi lusa. Tapi, jika kini keberangkatan nya di percepat, bagaimana ia bisa menjalankan misi yang di berikan oleh Arnold.
“Apa kau masih mementingkan bujang lapuk itu, di banding putri ku!” sentak tuan Ammer menatap marah pada mantan pengawal putri nya.
Bujang lapuk. Ethan menebak, bahwa jika saat ini Arnold ada di ruangan itu, sudah pasti akan ada perang duni ke sepuluh. Akan tetapi, bukan tanpa alasan tuan Ammer mengatai Arnold seperti itu.
Keponakan nya yang satu itu, memang hingga kini masih menyandang status jomblo akut.
Bahkan, laki laki itu terkesan takut dengan seorang perempuan. Dan misi rahasia yang akan di jalankan oleh Ethan besok, sudah pasti akan bersangkutan dengan yang namanya perempuan.
Dimana Arnold yang terus di jodohkan oleh orang tuanya, namun laki laki itu menolak dan akan menyuruh asisten nya yang maju.
Maka dari itu, tuan Ammer merasa bahwa itu bukanlah hal yang penting. Tentu saja, jauh lebih penting menyelamatkan putri nya.
“Lebih baik kau berkemas sekarang. Supirku akan segera mengantarkan mu ke Bandara, soal Arnold, biar saya yang menangani!” ucap tuan Ammer sekali lagi.
Tak ingin kembali berdebat dan mendapat amukan dari tuan Ammer. Ethan kini hanya bisa pasrah dan menurut. Laki laki itu segera pamit keluar ruangan dan segera pulang untuk berkemas.
Membujuk Callie, bukanlah hal yang mudah. Terlebih ini menyangkut soal Davis, si laki laki yang di cintai Callie sejak kecil. Maka dari itu, perkiraan Ethan akan tinggal di Indonesia tidak lah sebentar.
Ia harus bisa mengatur rencana dan strategi agar Callie tidka curiga. Maka dari itu, sepanjang perjalanan, dirinya terlihat begitu sibuk untuk mencari beberapa informasi agar dirinya bisa memiliki alasan ke Indonesia.
Tentu saja, alasan itu tak boleh jauh dari yang namanya pekerjaan. Agar Callie tidak curiga, bahwa dirinya masih menjadi pesuruh tuan Ammer untuk membututi dirinya dan membawa nya pulang ke rumah orang tuanya.
...~To be continue ......