Dark Legions

Dark Legions
Bertemu Zero



Karyawan yang pingsan itu di bawa ke ruang kesehatan. Mendengar kabar itu Ryujin segera pergi ke sana. "Kawan, kamu tidak apa-apa" "Tuan muda Ryu, maaf sebelumnya saya tidak mengenali anda" "Jadi kau sudah tahu, ya aku juga minta maaf tidak memberi tahumu, tapi aku merasa percakapan kita akan sedikit kaku kalau kau tahu aku adalah Presdir perusahaan ini" "Tidak apa-apa bos" "Ya sudah, kau istirahat terlebih dahulu, kalau sudah baikan kau mulai bekerja lagi ya" "Baik bos" "Kalau begitu aku akan kembali keruanganku dulu ya" "Silahkan tuan muda Ryu".


Setelah beberapa lama akhirnya jam kantor menunjukan waktunya pulang. "Kami pulang dulu bos" "Ya silahkan, hati-hati di jalan". Setelah para karyawan pulang Ryujin baru pulang. "Pak ayo kembali ke rumah" "Ya tuan muda" saat di jalan, Ryujin merasakan ada seorang jenius sedang terluka. "Pak berhenti dulu" supir pun memberhentikan mobilnya "Ada apa tuan muda" "Aku merasakan seseorang yang sedang terluka disini, tunggu sebentar aku akan mengeceknya" "Tapi kalau terjadi sesuatu pada tuan muda bagaimana ?" "Maka dari itu, aku menyuruhmu menunggu di sini, kalau aku tidak kembali kau bilang kepada kepala rumah Zhong" "Baiklah kalau begitu". Ryujin turun dari mobil dan mengecek keadaan sekitar. "Ternyata memang benar ada orang, dia tidak sadar. Lebih baik aku membawa dan mengobatinya di rumah". Ryujin menggendong orang itu ke mobil. "Siapa itu tuan muda ?" "Aku tidak tahu, tapi cepatlah dia sedang terluka parah, harus segera diobati" "Baik tuan muda" supir itu menyetir mobil dengan cepat dan akhirnya sampai di rumah. "Kepala rumah, tolong aku obati orang ini" mendengar suara Ryujin, Kepala rumah Zhong segera ke tempatnya. "Siapa ini tuan muda ?" dengan panik "Jangan banyak tanya, cepat bantu aku obati dia" membawa orang itu ke kamar untuk diobati. "Kepala rumah cepat panggilkan dokter" "Ya tuan muda". Kepala rumah Zhong memanggil dokter kepercayaannya untuk datang. Setelah dokter itu datang, Ryujin segera memintanya mengobati orang itu. Setelah mengobati, dokter itu berkata bahwa dia akan sadar 1 atau 2 hari lagi. Setelah itu, Ryujin mengantarkan Dokter itu keluar karena dia masih ada urusan. "Jadi, sekarang tuan muda sudah bisa ceritakan siapa dia ?" "Dia adalah seorang jenius dan baik" "Bagaimana tuan muda tahu ?" "Aku merasakan aura positif yang terluka saat sedang naik mobil, setelah aku cek ternyata memang ada orang yang terluka. Jadi, aku menolongnya" "Baiklah tuan muda, anda tidur saja. Anda pasti sudah lelah karena bekerja seharian" "Baik, tolong jaga dia untuk saya" "Saya akan menjaganya". Ryujin naik ke kamar untuk tidur, sedangkan Kepala rumah Zhong menjaga orang itu. "Sebenarnya tuan muda itu orang jahat atau baik ?, dia membantu seseorang yang sedang kesusahan tapi, dia ingin menjadi pembunuh. Ah sudahlah, aku harus merawat orang ini untuk tuan muda". Sepanjang malam Kepala rumah Zhong menjaga orang itu agar nyaman.


Pagi harinya, setelah sarapan Ryujin langsung ke tempat orang yang sakit itu. Saat Ryujin masuk, sebenarnya orang itu sudah sadar namun pura-pura masih tidur. Saat kepala rumah Zhong pergi... "Sudah.. sudah.. kau tak perlu pura-pura tidur lagi" "Jadi kau sudah tahu aku pura-pura tidur" "Tentu saja, dari awal aku sudah tahu. Oh ya, siapa namamu" "Nama saya Zero sedangkan penyelamat, siapa nama anda" "Namaku Ryujin, kau bisa memanggilku Jin"