Dark Legions

Dark Legions
Penggabungan Kekuatan



Mereka mulai menyerang bayangan Jin. Karena sudah lama tidak menggunakan jurus membelah diri, Jin jadi agak kesulitan mengontrol mereka berlima.


"Ck ck, sudah lama aku tidak membelah diri. Aku jadi kesulitan menghadapi mengontrol mereka. Tapi, sekarang aku sudah terbiasa lagi. Jadi, bersiaplah kalian berlima"


Jin sudah mulai lincah mengendalikan bayangannya. Sepuluh lawan lima. Namun, yang menang tetap bayangan Jin.


Setelah pertarungan yang cukup sengit, bayangan Jin tinggal 3 dan sisa 2 orang yang harus dilawan.


"Sialan, dia kuat sekali. Kita harus menggunakan itu"


"Baiklah. Hei kau !!!. sebentar lagi kau akan kalah"


Mereka berdua menyatukan kekuatan. Kekuatan itu semakin lama semakin membesar. Saat sudah mencapai batas, mereka kemudian memberikan kekuatan itu kepada pemimpin mereka.


"Ketua, kami hanya bisa bantu sampai sini. Maaf telah mengecewakanmu"


"Tidak apa-apa, kalian sudah sangat membantu"


Pemimpin membelah diri mengambil kekuatan itu dari mereka. Lalu, ia memasukkan kekuatan itu kedalam tubuhnya.


Pemimpin membelah diri berteriak karena saat kekuatan dari orang lain itu masuk kedalam tubuhnya, badan terasa seperti di sayat-sayat oleh pisau.


Kedua anak buah itu pingsan karena kekuatannya habis.


.


.


.


Setelah beberapa saat, orang itu berubah menjadi besar dan mengeluarkan taring, ekor, cakar, dan Sayap. Matanya kini menjadi merah, seperti darah.


"HAAH... HAHH... SUDAH LAMA SEJAK AKU MENGGUNAKAN KEKUATAN ORANG LAIN DAN BERUBAH MENJADI WUJUD INI. INI SANGAT MENYENANGKAN. SEKARANG, AKAN KUBUNUH KAU. HAHAHAHA"


"Kau kira aku tidak bisa berubah. Heh, lihat baik-baik"


Jin melepaskan segel kutukannya dan berubah menjadi Demon. Mukanya, kini berubah seperti Serigala, matanya berubah menjadi emas, mengeluarkan ekor naga, juga mengeluarkan sayap Kelelawar.


"WAHH... TERNYATA KAU BISA BERUBAH MENJADI SEPERTIKU DENGAN KEKUATAN SENDIRI. TAPI, ITU TIDAK BERGUNA. SEKARANG, TERIMALAH SERANGAN KU"


Orang itu menyerang Jin dengan api yang keluar dari mulutnya. Jin menghadang api itu dengan kekuatannya mengontrol tanah dari bawahnya.


"KURASA, AKU TERLALU MEREMEHKAN MU. KALI INI, LEBIH BAIK AKU SERIUS"


Orang itu membelah dirinya menjadi 3. Sedangkan Jin dia mengeluarkan pedang yang ada di ruang sepiritualnya.


Tiba-tiba, muncul pedang dari tangannya. Orang itu meremehkan kemampuan Jin dan bayangannya langsung menyerang Jin.


"SRIINGG"


Dengan sangat cepat, Jin menebas kedua bayangan orang itu. Pemimpin membelah diri terkejut dengan kemampuan Jin. Karena hal itu, dia tidak menggunakan rencana. Tapi, langsung membabi buta menyerang Jin.


.


.


.


Setelah 10 menit, Jin sudah bosan bermain dengannya. Jin langsung menebasnya menjadi dua bagian lalu memfoto ruangan itu. Lalu, Jin menelepon Zero.


"Hei Zero. Aku mau minta bantuan"


"Apa ?"


"Apa kau punya nomor Huang Long ?"


"Ya, ada. Memangnya kenapa ?"


"Aku ingin memintanya. Tolong kirimkan padaku"


"Hah ?. Buat apa ?"


"Ya, untuk menghubunginya. Memangnya apa lagi ?"


"Huuuh... ini nomornya"


Zero mengirim pesan kepada Jin tentang nomor telepon Huang Long. Jin berterima kasih pada Zero lalu memasang nomornya.


"Siapa ?"


"Hallo tuan Huang. Ini aku Legions. Mungkin aku tidak bisa membereskannya dalam satu jam, tapi akan ku bereskan secepat mungkin"


"Ya... ya... besok juga bisa. Asalkan kau membereskan mereka"


"Baiklah"


Huang Long menutup telepon. Jin menuju ruangan ke 5. Sama seperti ruangan sebelumnya, mereka semua sudah bersiap menyerang. Didalam ruangan ini cuma ada 3 orang. 1 pemimpinnya, dan 2 yang menjaganya.


***MAAF KARENA AUTHOR UPDATENYA NGGAK KONSISTEN. JADI, BIKIN BINGUNG. AUTHOR UPDATE KALAU ADA WAKTU LUANG KALAU NGGAK YA NGGAK UPDATE***