Dark Legions

Dark Legions
Flash back



"Tidak bisa bela diri ?"


"Iya, kakak Kai tidak bisa bertarung. Namun sangat pintar mengenai strategi, komputer, dan Mmmpph.... mpph...". Kai menutup mulut Sherin.


"Sudah sudah. Kita biarkan Jin masuk dulu". Kai melepaskan tangannya dari mulut Sherin.


"Tidak usah... aku hanya ingin menjenguk Sherin. Tadinya kupikir, dia frustasi karena kejadian kemarin. Ternyata, dia baik-baik saja. Baguslah kalau begitu"


"Memang, adikku ini aneh. Mungkin, tidak seperti anak pada umumnya"


"Bagaimanapun juga dia adikmu"


"Iya. Hahahahhah"


"Kalau begitu, aku pulang dulu. Aku masih ada sesuatu yang harus di urus"


"Baiklah kalau begitu"


"Dan Sherin, berlatihlah dengan giat. Tapi, jangan berlebihan ya"


"Oke, kak Jin"


Jin pergi meninggalkan Sherin dan Kai. Jin pulang kerumahnya dan langsung menuju kamar. Jin berbaring di ranjang.


"Kirin.... aku berharap ada kau di sini"


Kirin adalah kekasih Ryujin di kehidupan sebelumnya. Dulu sebelum Jin memutuskan untuk berlatih, Jin selalu di tindas. Karena dari keluarga miskin, tidak ada yang mau menolongnya. Namun, siapapun yang menindas Ryujin pasti Kirin akan membelanya. Tidak peduli dari keluarga mana, Kirin selalu membelanya.


"Kehidupan sebelumnya"


"BUAKH"


Seorang anak dari keluarga kaya menendang Jin.


"Uhuk... uhuk.... Apa salahku padamu ?"


"Salahmu... biar pikir-pikir. Tidak ada"


"Lalu kenapa kau selalu menindas ku"


"Karena aku senang. Semua orang juga tidak membelamu. Kau itu lemah, miskin, anak kutukan" Lanjut memukuli Jin.


Tiba-tiba, seorang anak perempuan datang.


"Berhenti !!. Shoji kau memukuli anak lagi"


"Siapa... aku pusing... sangat pusing"


Saat anak itu sedang memarahi Shoji, Jin pingsan.


"Hei, bangun lah. Kau kenapa ?"


"Pingsan, lebih baik aku pergi"


"Shoji, kembali. Kau memukuli orang tapi langsung pergi"


Shoji pergi meninggalkan Kirin dan Ryujin yang pingsan. Kirin membawa Ryujin ke bawah pohon rindang.


Setelah beberapa lama, Jin akhirnya bangun.


"Kalau begitu kau harus menjadi lebih kuat"


"Hwaaaa.... "


Ryujin kaget tiba-tiba Kirin berada di belakangnya.


"Siapa kau ?. tunggu... aku ingat ada yang menyelamatkanku tadi. Jadi, itu kau. Kenapa menyelamatkanku ?"


"Tentu karena kau ditindas, Shoji itu selalu menindas orang yang lebih lemah darinya. Jadi, jika kau ingin mengalahkan Shoji kau harus jadi kuat"


"Haah.... terima kasih sudah menolongku. Maaf aku tidak bisa balas budi, lebih baik kau tidak usah dekat-dekat dengan ku" Bangkit berdiri.


"Ha... Kenapa ?"


Jin tidak menjawab pertanyaan Kirin dan langsung pergi.


"HEI, PALING TIDAK BERI TAHU AKU NAMAMU" Teriak Kirin.


"hadeeh... NAMAKU RYUJIN" Sahut Jin.


Jin kembali kerumahnya dengan keadaan babak belur. Jin tinggal sendirian di rumahnya. Ayah ibu meninggal karena dibunuh oleh seseorang.


"Sialan... aku ingin menjadi lebih kuat"memukul tembok.


Tiba-tiba, "KREEEAAK" . Dinding tembok terbuka.


"Pantas saja tidak sakit, ternyata sebuah tombol"


Jin penasaran dengan ruangan itu. Lalu Jin masuk ke dalam ruangan itu untuk melihat lihat.


"Woow... bagaimana bisa ada ruangan ini"


Di dalam ruangan itu, terdapat berbagai buku bela diri, senjata, dan batu kristal. Jin pergi mencari buku bela diri yang bisa ia pelajari.


"Kurasa, aku masih tingkat pemula" sambil terus mencari buku.


"Nah... ketemu. Lima langkah macan" Jin membuka buku itu.


Jin mempelajari isi yang ada di buku itu, lalu pergi ke gunung untuk mencobanya.


Sesampainya di sana, Jin menuju salah satu pohon dan...


"Auman Macan Putih"


"BUAAKHH"


"Aduh aduh.... tangan ku mau patah. Sakit sekali..."


***MAAF YA, AUTHOR CERITAIN DULU KIRIN DAN MASA LALUNYA JIN. SOALNYA NANTI KALAU KETEMU ORANGNYA JADI UDAH NGERTI, SIAPA KIRIN. SOALNYA INI JUGA BERHUBUNGAN. BAGAIMANA JIN BISA MENCAPAI TINGKAT KAISAR DEWA TAHAP AKHIR SAAT UMURNYA MASIH 17 TAHUN.


BTW, KEMARIN DI EPS PENGUMUMAN. AUTHOR LUPA NANYA.


MAUNYA GOOD ENDING ATAU BAD ENDING ?


MOHON DI JAWAB***.