
"Kalau begitu, aku pulang dulu ya"
"Ya. Maaf aku tidak bisa mengantarmu"
"Tidak apa-apa"
Ryujin pergi dari Perusahaan dan pulang kerumahnya. Karena ia lelah, ia langsung pergi ke kamarnya dan tidur.
Story of Zero
Zero nama aslinya adalah Hikaru. Ia adalah seorang hacker ( peretas ) terhebat di dunia. Ia bekerja dengan menjadi hacker bagi siapa yang membayar tinggi dirinya. Namun, siapa sangka. Saat ia kecil, ia diperlakukan lumayan buruk.
10 tahun yang lalu, saat umur Zero masih 10 tahun.
"Plaakk"
"KAU INI, ANAK HARAM TAK TAHU MALU. BERANINYA KAU MEMUKUL SAI. KALAU BUKAN KARENA SUAMIKU, KAU SUDAH KU USIR DARI SINI"
"Tapi... ibu, aku tidak... memukul siapapun"
"DIAM. JANGAN PANGGIL AKU IBU. KARENA KAU SUDAH MEMUKUL ADIKMU, KAU KUHUKUM TIDUR DI GUDANG"
"Jangan... hu.. huhu, aku tidak mau tidur di gudang... aku takut"
Zero adalah putra hasil hubungan gelap antara ibu kandung Zero ( Sora ) dengan ayahnya ( Kudou ). Saat ia lahir, ibunya meninggal. Ia pun diasuh oleh Kudou dan menyuruhnya memanggil Samai ( istri sah Kudou ) ibu.
Saat Kudou membawa Zero ke rumahnya, Samai sangat marah dengan Kudou. Mereka kemudian bertengkar hebat. Samai sedang mengandung dan kemudian menyudahi pertengkaran mereka.
Samai kemudian menerima Zero dengan sangat kesal.
1 tahun kemudian, Samai melahirkan anak yang dikandungnya. Anak itu diberi nama Liu Sai. Seiring berjalannya waktu, Hikaru diperlakukan dengan tidak adil. Ia di aniaya, di cemooh, dan dihina. Kudou sering tidak di rumah karena pekerjaannya.
Saat Kudou dirumah, Hikaru di perlakukan sama dengan Liu. Namun saat Kudou tidak dirumah, Hikaru di perlakukan seperti anjing.
5 tahun kemudian, ia sekarang sudah tumbuh besar dan menjadi anak yang gagah, kuat, dan tampan. Suatu hari, dikabarkan bahwa Kudou meninggal. Keluarganya sangat sedih. Samai semakin memperlakukan Hikaru dengan sangat tidak adil.
Suatu hari, saat Hikaru sedang membersihkan ruang kerja ayahnya. Ia menemukan buku tentang mesin dan meretas. Ia membaca buku itu dan mulai mempelajarinya diam-diam. Suatu hari, Liu memata-matai Hikaru karena penasaran dengan tingkah lakunya beberapa hari ini. Liu mencari dan mengobrak-abrik kamar Hikaru.
Liu pun menemukan buku milik ayahnya, dan mulai membaca dan mempelajarinya. Ia kemudian membawa buku itu pergi.
Hikaru kembali ke kamarnya dan terkejut dengan keadaan didalam kamarnya. Ia kemudian mencari buku itu.
"Buku itu hilang. Sesuai dugaan, untung aku sudah menyalin semuanya beberapa hari ini"
Hikaru mengeluarkan buku yang sudah disalin nya. Ia kemudian kembali mempelajarinya. Hikaru menjalani hari-harinya seperti biasa. Saat sore, ia mempelajari buku itu di kamarnya.
Di tempat lain, Liu juga sedang mempelajari buku itu. Namun, perkembangan Liu lebih lambat dibanding Hikaru. Hikaru juga mulai mencoba meretas menggunakan komputer yang ia sewa menggunakan uang Samai yang sudah ia tabung beberapa waktu lalu.
Hikaru berhasil, bahkan ia lebih handal dibanding hacker lain.
3 tahun kemudian, Hikaru sekarang menggunakan nama samaran untuk menjadi peretas yang di sewakan. Nahh, nama itu adalah Zero. Nama Zero mencerminkan kekosongan dalam hatinya, kekosongan yang selalu membuat dia menjadi frustasi saat memikirkannya.
*** YO PEMBACA, AUTHOR BUAT CERITA BARU NIH. CERITA BUAT ORANG YANG SUKA CERITA 🌚. HEHEHEHE, NIH AUTHOR KASIH PROFILNYA. MUNGKIN BESOK BARU UPDATE KALI YA ***