
MAAFIN AUTHOR KARENA BARU UPDATE SOALNYA TUGAS AUTHOR MENUMPUK, HARUS SEGERA DI ISI. MAAF BANGET YA.. INI AUTHOR UDAH UPDATE.
"Kau harus membuat Auman Macan Putih lebih kuat lagi. Yah... minimal sampai pohon ini hampir tumbang"
"Tapi... apakah mungkin ?. Aku kan tidak sekuat kau"
"Bodoh, saat aku baru belajar saja bukan pohonnya yang berlubang, tapi tanganku yang hampir patah"
"Benarkah ?"
"Tentu saja, jadi kau termasuk lebih unggul dariku"
"Baiklah, aku akan melatih jurus ini sampai menjadi lebih kuat"
"Tapi, aku tidak bisa menemanimu latihan"
"Tidak apa-apa. Kau kan juga masih mempunyai kesibukan sendiri"
"Tapi saat kau sudah bisa menumbangkan pohon, aku akan melihatnya. Lalu, aku akan mengajari jurus kedua"
"Ya, baiklah"
"Kalau begitu, kau latihan saja dulu. Aku menunggumu di pohon itu"
"Ya, aku akan menguasai jurus ini satu hari"
"Coba saja"
Jin pergi ke pohon rindang yang tidak jauh dari tempatnya melatih Cloud. Tanpa sadar, karena suasananya tenang, Jin tertidur.
Setelah 2 jam, Cloud membangunkan Jin.
"Hei.. Jin, bangun. Aku sudah menguasainya"
"Mhm.. oh, apa aku ketiduran"
"Ya, kau sudah tidur selama 2 jam"
"Ya sudah, cepat tunjukan. Katanya sudah menguasainya"
"Hehe.. lihat baik-baik"
Cloud menuju pohon besar dan...
"BUAAKHH" "KRAAK BRUUUUGGH". Pohon itu tumbang karena pukulan Cloud.
"Wahh, hebat. Kau sudah menguasai jurus ini"
"Tentu saja. Jadi, kapan aku akan berlatih langkah ke dua"
"Wow wow wow, kau jangan terburu-buru. Kita juga harus istirahat, ini awal yang baik. Jadi, secepat mungkin aku akan mengajarimu langkah ke dua"
"Yahh... ya sudah lah. Mau bagaimana lagi"
"Ini juga sudah sore, lebih baik kita kembali"
Mereka berdua menuruni bukit ke rumah Cloud. Saat sudah sampai, Cloud menawari Jin masuk. Tapi, karena sudah sore Jin menolak tawarannya. Cloud masuk sedangkan Jin kembali ke rumahnya.
Sesampainya di rumah.
"Haah, hari ini sangat melelahkan"
"Memangnya tuan muda melakukan apa ?"
"Aku mengajari Cloud bela diri seharian"
"Kalau begitu, sebaiknya tuan muda mandi dulu lalu makan, saya sudah menyiapkan makanan"
"Baiklah, aku akan mandi dan makan"
Jin naik ke kamarnya untuk mandi. Setelah itu, Jin kembali ke bawah untuk makan. Jin makan makanan itu dengan lahap karena sudah seharian mengajari Cloud.
"Nyam.. nyam.. enak sekali"
Jin memakan makanan sampai habis dan kembali ke kamarnya. Jin mengambil batu Kristal dari ruang spiritualnya.
"Ini sudah waktunya menyerap lagi, kalau tidak segel kutukan akan mengendalikan ku lagi"
Jin menyerap batu kristal itu hingga menjadi debu.
"Haah, akhirnya selesai. Hampir sa..."
"DEGH"
"Uhh... Aghhh... Sialan, ku... kira a..ku tid....ak terlam....bat"
"DEGH"
"Aakhh... " Jin berteriak kesakitan.
Karena teriakan Jin, Kepala rumah Zhong pergi ke kamarnya.
"Ada apa tuan mud... "
Karena segel kutukan, Jin hampir berubah menjadi demon. Namun, Kepala rumah Zhong tidak takut. Tapi.. hanya terkejut. Ia mendekati Jin.
"Tuan muda... anda tidak apa-apa"
"Aku... tid...ak apa-apa, t... tapi... kau harus pergi dari sini.... dan men...gunci pintunya. Ja....ngan ada yang ma...suk. Aakhh... cepat pergi"
"Tapi tuan muda"
"Tidak apa... apa... aku tidak akan mati"
Jin mendorong Kepala rumah Zhong keluar kamar dan menguncinya.
083149370854 Buat ngepasin 500