
Setelah itu Ryujin langsung pergi ke tempat parkir. "Jin, Lo nggak kenapa-kenapa kan" "Tenang aja" "Baguslah kalau begitu" "Katanya mau manggil kepala rumah kok nggak dateng dateng" "Sorry gue nggak tahu mana mobil Lo" "Ya udah nggak papa, lagian gue nggak kenapa napa" "Syukurlah" "Ya udah yuk ke mobil gue" "Mana mobil Lo" "itu" menunjuk ke mobil paling mahal. "Lo nggak salah, itu kan mobil paling mahal" "Kenapa nggak percaya, langsung ke sana aja yuk". Ryuji mendekati pintu mobil dan mengetuknya, kepala rumah Zhong langsung keluar dari mobil. "Silahkan tuan muda" "Kepala rumah Zhong, aku mau mengajak kedua temanku kerumah boleh nggak ?" "Tentu saja boleh tuan muda" "Ini Cloud dan Yara" "Mari masuk tuan muda Cloud dan Nona Yara" "Ya.. ya.." "Hei ayo masuk kenapa bengong" mereka berdua pun masuk ke mobil, dilanjut dengan Kepala rumah Zhong masuk. Supir pun menyetir mobil kembali ke rumah. "Nahh, selamat datang di rumahku teman-teman" "Woow" mereka berdua takjub dengan rumah Ryujin yang sangat besar dan indah. "Tuan muda, ini waktunya makan. Tuan muda Cloud dan Nona Yara juga ikut maka ayo". Mereka berempat kemudian pergi ke ruang makan, dan makan makanan yang telah dihidangkan.
Setelah selesai makan, Ryujin mengajak Cloud dan Yara berjalan jalan di taman belakang rumah. "Jin kau tidak pernah bilang bahwa kau seorang tuan muda" ucap Yara kesal. "Iya Jin, kenapa kau tidak bilang ?" "Aku tidak bilang karena aku memang bukan tuan muda" "Tapi kenapa kau punya semua ini" "Emmm, itu rahasia" "Terserah kau sajalah Jin" "Apa kalian senang ?" "Tentu saja, rumahmu begitu indah" "Lain kali akan ku ajak kau kesini lagi. Oh ya, bolehkah aku minta nomor telepon kalian ?" "Tentu saja, boleh" mereka pun saling berbagi nomor telepon. Setelah selesai bermain di rumah Jin, Cloud dan Yara diantar pulang oleh supir Jin.
"Tuan muda, aku mendapat pesan dari Kai, katanya ada yang ingin meminjam jasamu" "Baiklah aku akan kesana". Ryujin naik ke atas untuk memakai baju Dark Legions dan berteleportasi ke Undertown. Sesampainya di tempat Kai, "Kai apa ada yang memberikanku misi ?" "Oh Legions, kau akhirnya kembali. Ada seorang bos mafia ingin bertemu dengan mu" "Baik, antarkan aku ke sana" "Ikuti aku". Kai memimpin jalan untuk bertemu dengan bos mafia. "Tuan Bucks, ini adalah orang yang kau cari" "Ohh, ini orangnya. Kenapa badannya kecil begini" "Sebaiknya anda jangan menilai orang dari luarnya saja tuan Bucks" sahut Jin. "Woow, aku suka orang sepertimu, Kai kau pergi dulu. Ada yang mau ku bicarakan dengan Legions" "Baik tuan Bucks saya pergi dulu" Kai pun pergi meninggalkan Ryujin dan Bos mafia Bucks. "Jadi, apa yang harus kulakukan dan berapa bayarannya" "Aku memintamu membunuh Kepala Geng Rubah Merah dan bayarannya 25,000,000 Yuan bagaimana ?" "Baiklah, aku tidak suka tawar menawar. Jadi, sepakat. Aku akan membawakan kepala dari Kepala Geng Rubah Merah dan kau berikan uangnya padaku" "Hahaha, kau memang sangat menarik Legions. Oke kapan kau akan menyerahkan kepalanya" "Nanti malam" "Nanti malam, Hahahaha jangan membuatku tertawa. Aku sudah banyak menyuruh orang menghabisi Kepala Geng Rubah Merah, tapi tidak ada yang berhasil. Tapi, baiklah akan kutunggu kau ditempat Kai nanti malam" "Baiklah, karena kita sudah mencapai kesepakatan. Jadi, aku akan merencanakan pembunuhan ini dulu. Aku akan pergi" "Ya.. ya.. sana. Ingat nanti malam" "Ya, sampai jumpa" Ryujin pergi meninggalkan Bucks dengan para pengawalnya.