Dark Legions

Dark Legions
Ucapan terima kasih



"Hei, tenanglah. Aku di sini untuk menyelamatkanmu. Kai, menunggumu di rumah"


"Kakakku ?" Sherin menoleh ke arah Jin.


"Ya, dia sangat khawatir padamu. Jika kau ikut aku, kau pasti selamat"


"Baiklah aku percaya padamu. Sekarang cepat selamatkan aku"


"Agar lebih cepat, lebih baik kau ku gendong saja"


"Apa !!!, tapi..."


"Sekarang bukan saatnya Malu-malu, kau ingin pergi dari sini tidak"


"Tentu saja aku ingin pergi dari sini"


"Makanya cepat naik" akhirnya Sherin mau untuk di gendong Ryujin.


"Pegangan yang erat, kalau tidak kau pasti terpental"


"Hmm" Sherin mempererat genggamannya.


Karena Ryujin masih menggunakan Totem Bear, dia masih bergerak dengan cepat. Dengan kecepatannya, hanya beberapa menit dia sudah sampai di apartemen Kai.


"Sudah sampai"


"Cepat sekali" Sherin turun dari gendongan Jin.


"Kalau begitu, kau pulanglah. Aku pergi dulu" "


"Tunggu kak" Menarik lengan Ryujin.


"Ada apa ?"


"Kakak sudah menyelamatkanku, kenapa kakak tidak masuk dulu ?, nanti kalau ditanya kak Kai bagaimana ?"


"Bilang saja. kak Jin masih ada urusan, jadi dia pergi dulu"


"Baiklah, terima kasih kak Jin"


"Sama-sama" Jin pergi meninggalkan Sherin dan Sherin masuk ke apartemennya.


Sherin sangat senang bisa bebas, begitu juga Kai.


"Siapa yang menyelamatkanmu ?"


"Kak Jin"


"Iya kak. Kak Jin itu... teman kakak ya ?"


"Ya Jin adalah teman kakak. Lalu dimana dia sekarang ?"


"Katanya kak Jin masih ada urusan, jadi dia sudah pergi"


"Ya sudah kalau begitu kamu masuk dan kakak buatkan makanan ya"


"Yeey, terima kasih kakak"


Sherin dan Kai masuk ke dalam, sedangkan Ryujin pergi ke bekas pabrik itu untuk membereskan mereka semua.


"Haah, mumpung Totem Bear masih berfungsi, lebih baik aku memberi pelajaran pada orang yang menculik Sherin"


Sekarang Ryujin langsung membabi buta seluruh penjaga. Karena Totem Bear, kecepatan dan kekuatannya bertambah 5 kali lipat. Dalam waktu 10 menit, orang-orang itu sudah tergeletak di tanah.


"Selesai, waktunya memanggil polisi"


Jin memanggil polisi untuk menangkap para penjahat itu. Setelah menelpon polisi, Jin langsung berteleportasi kembali ke depan rumah.


"Tuan muda, anda sudah pulang. Tn. Fox ingin bertemu denganmu"


"Baik, aku akan ke sana"


Jin menuju ruangan Fox. Sesampainya di sana, Jin menanyakan apa yang bisa dilakukannya.


"Aku sudah cukup lama disini, aku akan pergi. Kalau kau tidak keberatan, aku minta kau antarkan aku kembali"


"Tentu saja tidak Kak Fox, kalau begitu ayo saya antarkan".


Keadaan Fox sudah membaik, dan dia ingin kembali ke tempatnya. Jin menyetir mobil, sedangkan Fox menunjukan arah jalannya.


Rumah Fox ada di kota lain, yaitu kota Azure. Fox tinggal di pinggiran kota Azure. Setelah sampai di rumah Fox, Jin mengantarkannya masuk karena keadaannya belum 100 % membaik. Di dalam rumah Fox hampir semua pelayan adalah wanita. Fox membiarkan dia duduk di ruang tamu, sedangkan dia ke kamar untuk melakukan sesuatu. Saat Fox turun, dia membawa surat rumah.


"Jin, karena kamu sudah menyelamatkan nyawa ku, aku ingin memberimu rumah di kota Azure ini. Mungkin tidak seberapa dan tidak terlalu besar, tapi ini sebagai ucapan terima kasih ku karena kamu telah menolongku"


"Tidak perlu kak Fox, aku membantumu karena kau sedang kesulitan. Bukan meminta bayaran"


"Tidak apa-apa, meski aku jahat, aku juga tahu balas budi. Rumah ini untukmu kalau kau berkunjung ke kota ini. Dan... kelak jika kau butuh bantuan, aku akan membantu mu"


"Kalau begitu, terima kasih banyak kak Fox"


"Sama sama".