Dark Legions

Dark Legions
Cerberus Berubah Wujud



"Baiklah, aku cuma mau memberitahukan itu. Kalau begitu, kututup telponnya"


"Ya"


Huang Long mengakhiri percakapan dan menutup telpon. Jin meletakan Ponselnya lalu meneruskan mengganti baju.


"Haah... aku bosan di rumah. Tidak ada apapun yang bisa di kerjakan"


Jin terpikirkan Ras Cerberus yang menjaga gunung itu. Kemudian, Jin masuk ke dalam ruang Spiritualnya.


"Woof... guk guk... hah... hah..."


"Hai Cerberus"


Jin mengelus-elus kepala Cerberus. Cerberus adalah binatang roh milik Ryujin yang kekuatannya setara dengan orang yang berada di tingkat Dewa Langit tahap akhir.


"Sudah lama kau tidak menaikan tingkatmu. Bagaimana kalau sekarang ??. Aku akan membuatkan pil agar kau bisa naik tingkat"


"Woof... guk guk... hah.. hah... woof"


Cerberus melompat kegirangan. Kemudian, Jin dan Cerberus bekerja sama mambuat pil untuk menaikkan tingkat Cerberus dari tingkat Dewa Langit tahap akhir ke tingkat Kaisar Dewa tahap awal.


.


.


.


Beberapa Jam kemudian.


.


.


.


"Haah... akhirnya selesai juga membuat pil ini. Tenaga ku terkuras banyak. Cerberus, kau makan pil ini kemudian lakukan meditasi untuk menaikkan tingkat. Aku akan memulihkan tenaga ku yang terkuras"


"Woof"


Cerberus memakan pil itu kemudian duduk di tempat dan bermeditasi. Jin juga bermeditasi untuk memulihkan energinya.


Jika binatang roh bisa mencapai tingkat Kaisar Dewa, ia akan mampu berbicara dan berubah wujud menjadi manusia semaunya.


.


.


2 jam kemudian.


.


.


Cerberus berhasil menembus tingkat Kaisar Dewa dan Ryujin berhasil memulihkan semua energinya.


"Kau berhasil Cerberus, apa kau mau mencoba berbicara ??"


"Ya tuan. Eh... Akhirnya aku bisa berbicara dan berinteraksi seperti manusia"


"Terima kasih tuan. Dulu aku adalah binatang roh terlemah, namun anda tetap merawatku dan mengajariku sampai aku berhasil menembus tingkat Kaisar Dewa"


"Sama-sama Cerberus. Kau sudah bisa berubah menjadi manusia kan ??"


"Ya, tuan"


"Kalau begitu, kenapa kau tidak mencobanya ??"


"Baiklah, saya akan mencoba"


Cerberus mencoba berubah menjadi wujud manusia. Perubahan wujud membutuhkan waktu 5 menit.


.


.


.


Cerberus berubah menjadi seorang pemuda tampan dan gagah seperti Jin. Rambut Cerberus berwarna coklat dan matanya berwarna emas. Dia sudah berpakaian karena mempunyai bulu.


Karena belum sempurna, telinga dan ekor Cerberus masih ada.


"Maaf tuan, saya masih belum bisa berubah wujud menjadi manusia dengan sempurna"


"Tidak apa-apa, ini sudah bagus. Meski binatang roh bisa berubah menjadi manusia saat mencapai tingkat Kaisar Dewa, tapi perkembangan mereka belum sesempurna kau"


"Terima kasih tuan Jin. Aku berhutang budi kepada anda. Seumur hidup, aku akan mengabdi kepada anda seorang"


Cerberus menunduk dan mengucapkan sumpah untuk melakukan perjanjian Darah.


"Aku, bintang roh Cerberus. Bersumpah demi langit dan bumi, kepada tuan ku Ryujin. Dengan ini selamanya aku akan mengabdi kepada-nya dan akan selalu setia. Aku akan mematuhi semua perintahnya dan melaksanakannya. Jika tuanku meninggal, aku akan ikut mati bersamanya"


Jin terkejut karena Cerberus mau melakukan perjanjian Darah dengannya. Padahal, dia bisa saja pergi karena sudah bisa berubah menjadi manusia.


Jin kemudian menerima perjanjian darah.


"Dengan ini, aku menerima sumpahmu dan menjadi tuanmu selamanya"


Setelah mereka melakukan perjanjian Darah, sekarang mereka akan selalu terhubung. Di dahi mereka berdua muncul sebuah tanda seperti api. Tanda itu hanya muncul sementara lalu menghilang.


"Haahh... melelahkan sekali. Kau di sini saja ya, Cerberus. Aku akan kembali ke dunia luar"


"Baik tuan"


"Kau berlatih saja, melakukan apa pun maumu. Baiklah, aku akan pergi"


Jin kembali ke dunia luar. Jin berjalan menuju ruang makan untuk makan. Dia membantu Cerberus selama 7 jam.


"Pelayan, tolong siapkan makanan"


"Ya, tuan muda"


"Uhh... melelahkan sekali membantu Cerberus naik tingkat. Selama 7 jam, aku terus-terusan duduk. Hah... tubuhku lelah.. Setelah makan sebaiknya aku tidur"


★★★CERITA NYA CUKUP SAMPAI SINI DULU. MAAF AUTHOR JARANG UP, LAGI MALES. TERIMA KASIH YANG UDAH SETIA BACA CERITA INI★★★