Dark Legions

Dark Legions
Melintasi waktu



Ryujin adalah seorang pemuda yang hampir menembus tingkat dewa di masa lalu. Namun karena ia tidak bisa mengatasi hukuman Surga, ia pun meninggal. Tak disangka, ternyata ia kembali hidup dan terdampar di masa depan. Kekuatan, wajah, perawakannya juga sama, tidak ada yang hilang.


"Di mana aku ini ?, bukan kah aku sudah meninggal karena hukuman Surga ?". Ryujin bangkit berdiri, dan mengibas jubahnya yang sedikit kotor karena tadi ia berbaring di tanah. Ryujin berjalan-jalan untuk mengamati kondisi sekitar. Ryujin terkejut karena melihat seseorang yang terluka parah, dan mendekatinya. "Hei, pak... pak... Anda kenapa ?", orang itu terbangun dan berkata " Uhuk.. Uhuk.. tolong saya, jika kamu bisa menolongku aku akan mengabdi kepadamu seumur hidupku" Lalu pingsan. "Hei pak tua, bangun, sialan aku juga tidak tahu apa apa tentang dunia ini lebih baik aku menolong dan bertanya kepada pak tua ini". Untungnya Ryujin sudah biasa di hutan, dan mengenal berbagai macam obat. "Disini tidak ada kain, ya sudahlah aku pakai jubahku saja", "SREEEK" Ryujin menyobek jubahnya, dan membungkus tangan orang yang terluka parah itu agar darahnya berhenti. Setelah itu, Ryujin mencari tanaman obat dan makanan di sekitar hutan. Setelah 3 hari pak tua itu sadar. "Aku masih hidup ?" kata pak tua itu heran. "Jadi kau berharap untuk mati" "Oh tuan yang waktu itu, bukan maksud saya seperti itu, dan terima kasih telah menolongku" "Bukan masalah, kenapa anda bisa sampai seperti itu ?, kondisi anda sangat parah, kalau saya tidak mengerti obat obatan anda pasti sudah mati" "Saya sedang diburu oleh pembunuh, karena tidak mau menjalankan perintah" "Perintah apa ?" "Mmm... itu... " "Tidak apa-apa kalau anda tidak mau menjelaskan" "Bukannya saya tidak mau tapi, saya bingung harus menjelaskannya bagaimana ?" " Ya sudahlah anda istirahat saja dulu, anda belum sembuh total" "Terima kasih sekali lagi, dan bolehkah saya tau nama penyelamat dan tuanku ?" "Oh jadi, saat kau bicara bahwa akan mengabdi padaku itu bukan omong kosong" "Tentu saja bukan" "Namaku Ryujin, anda boleh memanggilku Ryu / Jin, terserah anda ?" "Baik tuan Ryu".


"Tuan Ryu, anda mau kemana ?" "Hah, oh.. Saya mau berburu karena daging kemarin sudah habis, kau di sini saja menjaga gua" "Baik tuan Ryu". Ryu pergi meninggalkan gua dan mulai mencari hewan buruan, "Haaah, kalau begini terus bisa bisa saya tidak dapat apa pun, panggil Cerberus saja deh" "Membaca mantra". Tiba-tiba angin berhembus kencang, dan... Munculah Cerberus, hewan roh milik Ryujin. Cerberus merupakan anjing berkepala tiga dan dapat menyemburkan api neraka yang dapat membakar apa pun, dapat melacak sejauh apa pun, dapat terbang. "Grrrrrrhhhh.... Grrrrrrhhhh... " "Halo Cerberus lama tak jumpa" "Woof.... Woof.... Guk.. Guk..." Cerberus melompat dan mendarat di depan Ryujin dan menjilati muka Ryujin. "Sudah.. sudah.. , Cerberus aku butuh bantuanmu untuk membawakan ku hewan yang bisa di makan" "Woof... hhhh hhhh" "Pintar, aku tunggu kau di sini, oke" "Woof" Cerberus berlari meninggalkan Ryujin dan mulai berburu. Sedangkan Ryujin duduk santai dan mencoba memulihkan energi Qi yang diberikan kepada orang itu agar lukanya cepat sembuh. Hari sudah semakin sore dan Cerberus akhirnya kembali. "Wow, kau mendapatkan 2 rusa dan 1 harimau , sekarang kau sudah boleh kembali dan terima kasih" "Guk.. guk.. Woof" Cerberus pun menghilang dan kembali ke ruang spiritual Ryujin.