
Benda yang ditinggalkan Kirin hanya kalung yang mempunyai liontin bunga Teratai. Jin selalu membawa kalung itu kemana pun dia pergi. Dan sekarang, dia masih menyimpannya.
.
.
Kehidupan Sekarang
.
.
Jin masih berbaring di kasurnya dengan sedih. Lalu Jin bangkit dan menuju taman belakang. Ia duduk di kursi taman dan menelpon Zero.
"Zero, apa kau bisa memodifikasi sesuatu ?"
"Ya. selain meretas, aku juga bisa memodifikasi barang. Memangnya kau mau memodifikasi apa ?"
"Nanti saja. Kalau kau sudah selesai di perusahaan, kau kesini. Kalau bisa"
"Ya, nanti jadwalku kosong. Aku bisa ke rumahmu"
"Ya sudah, kalau begitu sampai jumpa"
"Ya"
Jin mematikan telepon. Jin kembali duduk-duduk santai di taman. Setelah beberapa lama, Jin masuk ke dalam dan berbicara dengan kepala rumah Zhong.
"Apa kau punya rumah selain di sini ?"
"Ya tuan muda. Villa di tepi pantai. Memangnya ada apa ?"
"Nanti saat liburan sekolah, aku mau berlibur ke sana dengan teman-temanku kalau boleh"
"Tentu saja boleh tuan muda. Saat liburan, nanti saya akan memberitahukan dimana Villa itu"
"Baiklah kalau begitu. Aku akan ke kamar dulu. Nanti kalau Zero datang, panggilkan aku"
"Ya tuan muda. Nanti saya panggil tuan muda bila tuan muda Zero sudah datang"
Ryujin naik ke kamarnya dan beristirahat. Setelah beberapa jam, Zero akhirnya datang. Kepala rumah Zhong membangunkan Jin dan memberitahukan bahwa Zero datang.
Jin keluar kamar dan bertemu Zero.
"Oh Zero, ayo kita bicarakan di ruangan khusus"
"Baiklah, pimpin jalannya"
Ryujin pergi ke ruang rahasia bersama Zero. Disana, mereka membicarakan tentang memodifikasi sesuatu.
"Jadi, kau bisa kan memodifikasi jam tangan untukku ?"
"Tentu saja mudah, aku akan menambahkan beberapa sistem di jam tanganmu"
"Bagus. Dan tolong kalau kau bisa, modifikasi juga Handphoneku. Jam tangannya di tambahkan jarum bius, dan alat untuk menyetrum. Sedangkan Handphoneku, diubah agar bisa berubah menjadi pistol"
"Itu masih termasuk hal yang mudah. Mumpung hari ini tidak ada kerjaan, aku akan memodifikasi hari ini"
"Apa boleh aku menyaksikanmu memodifikasi ?. Kalau tidak ya tidak apa-apa"
"Tentu saja boleh. Aku akan mengambil peralatan dulu"
"Ya, kita kerjakan itu ditempat ini saja"
"Ya, kalau begitu aku akan mengambil peralatan dulu"
Beberapa menit kemudian, Zero kembali kerumah Jin dan langsung ke ruangan rahasia.
"Alatnya sudah disini, aku akan memulai modifikasi"
"Ya, silahkan. Aku hanya menonton bukan mengganggu"
Zero mulai membongkar benda pertama yaitu Jam tangan Jin. Ia membongkar dan memasang alat penyambung seperti tipis yang bisa menyetrum. Lalu Zero menambahkan ruang untuk jarum bius kecil. Memodifikasinya Jam tangan butuh waktu 2 jam oleh Zero.
Setelah itu, giliran ponsel Jin yang di modif. Zero membongkar semua bagian ponsel dan menambahkan alat-alat ke dalamnya. Modifikasi Ponsel Jin butuh waktu 5 jam karena cukup rumit.
"Fiuuh... akhirnya jadi"
"Benarkah, kenapa tampak biasa saja ?" Jin bertanya karena tidak memperhatikan Zero. Ia malah ketiduran sejak awal.
"Ya. Di dalam jam tanganmu, sekarang ada 5 jarum bius kecil dan kabel listrik untuk menyetrum. Jarum bius bisa diisi saat habis dan aku sudah menambahkan 2 tombol untuk mengaktifkan keduanya"
"Keren, kalau ponselku ?"
"Ponselmu juga sudah kuubah" Mengambil ponsel Jin.
Zero mengambil ponsel Jin dan membukanya. Zero memencet aplikasi berbentuk Pistol Magnum yang ditambahkannya.
"KREK KRAK SPLITS"
Seketika ponsel Jin berubah menjadi pistol yang mempunyai daya ledak yang lumayan besar.
"Isinya ada 10 peluru. Dan jika kau ingin mengubahnya, kau hanya perlu memencet aplikasi yang kutambahkan".
"Woow... keren. Terima kasih Zero"
"Sama-sama. kalau begitu, aku pergi dulu. Karena masih ada yang harus ku kerjakan. Ada peretas yang mau meretas perusahaanmu, aku akan membereskannya"
"Ya"
Zero pergi untuk kembali ke perusahaan dan melakukan hal yang dilakukan peretas. Jin keluar rumah dan menuju hutan kota untuk mencoba Ponsel pistol dan Jam bius.
Sesampainya di sana, kebetulan ia melihat **** hutan. Jin mencoba menggunakan jarum bius. Jin mengarahkan tempat keluarnya jarum bius itu ke arah **** hutan. Lalu Jin memencet tombol pertama.
Jarum bius keluar dari lubang kecil itu dan mengenai **** hutan. Seketika, **** hutan itu ambruk dan tidak bergerak.
"Meski jarum bius kecil, tapi efeknya sangat kuat. Sekarang aku akan mencoba Ponsel pistol ku"
Jin mendekati **** hutan yang terkena jarum bius itu dan mengambil ponselnya.
Ia memencet aplikasi Pistol dan kini ponselnya berubah. Jin mengarahkan pistol itu ke **** hutan. Dia lalu menembaknya dengan Ponsel pistolnya.
"DOORRR"
Peluru dari ponsel Jin tembus sampai ke tanah.
"Daya ledak ponsel ini juga besar, mungkin lebih besar dari ponsel pada umumnya. Kerja bagus Zero"
Karena Jin sudah menguji kekuatan Jam tangan dan Ponselnya ia kembali ke rumah dan beristirahat karena sudah malam.
.
.
.
.
MAAFIN AUTHOR KARENA TELAT UPDATE. INI AUTHOR TAMBAHIN, DARI 500 KATA JADI 700 KATA. MOHON MAAF YA.