
"Itu mudah bagi ku" "Baguslah kalau begitu, kutunggu kau mengambilkan Giok Macan itu, setelah kau dapat aku akan secara resmi menjadikanmu pembunuh" "Tenang saja, malam ini jam 12 aku akan memberikan Giok Macan untuk mu" "Ya sudah, kau bisa pulang dulu untuk Istirahat" "Terima kasih tuan Kai" "Lain kali panggil aku Kai saja" "Ya baiklah, kalau begitu aku akan pulang dulu" Ryujin pergi meninggalkan Kai yang masih sibuk dengan para Pembunuh lain. Ryujin menggunakan jurus Teleport untuk kembali ke kamarnya. Setelah mengganti baju, Ryujin turun dan berjalan-jalan di Taman. "Meski ini 3000 tahun lebih, tapi masih lumayan segar udaranya". Saat berjalan-jalan, Ryujin melihat museum The Best tidak jauh dari tempatnya berjalan-jalan. "Sebaiknya aku juga mengamati keadaan sekitar musium itu". Ryujin memutuskan untuk mengunjungi museum itu. Jin membeli tiket di loket dan segera masuk ke dalam. Setelah berjalan-jalan cukup lama didalam museum, Akhirnya Jin melihat Giok Macan. "Ohh, Jadi ini Giok Macan itu,sekarang aku sudah tahu letak Giok Macan, nanti malam tinggal Teleport ke mari dan mengambil Giok ini" batin Ryujin. Jin kembali ke rumah dan beristirahat karena lelah berjalan-jalan.
MALAM HARINYA
Jin sudah bersiap-siap untuk mengambil Giok Macan. "Ini sih mudah, tinggal ambil, Jika ketahuan aku akan kabur menggunakan Totem Bear, oke aku siap waktunya teleport"
Ryujin teleport kedalam ruang tempat Giok Macan berada. Jin mengambil Giok Macan itu semudah mengambil permen dari bayi. "Aku sudah dapat, waktunya kembali". Jin berteleport kembali ke dalam kamarnya. "Sebentar lagi jam 12, aku harus segera menemui Kai". Kali ini Jin tidak Teleport melainkan meminta kepal rumah Zhong mengantarkannya. Sesampainya di Undertown, Ryujin menuju ke tempat Kai. "Kai aku sudah mendapatkan Giok Macan" "Lumayan cepat, kau akan menjadi pembunuh level A" "Terserah yang penting aku menjadi pembunuh" "Karena kau baru saja selesai Ujian, jadi kau belum dapat tugas membunuh, mungkin besok kau bisa cek kembali" "Ya tentu, besok aku akan kembali lagi, aku pergi dulu Kai" "Ya" Jin pergi meninggalkan Kai. "Orang pasti akan terkecoh olehnya, orangnya periang tapi menjadi pembunuh. Hadeeh.. hadeeh..". Ryujin belum pulang, melainkan berjalan-jalan dulu di Undertown. "Tempat ini memang mengerikan" ucap Ryujin. Setelah puas berjalan-jalan, Ryujin kembali berteleportasi kembali ke rumahnya. Ryujin melihat kepala rumah Zhong sedang menunggunya di ruang tamu. "Tuan muda anda sudah pulang. Bagaimana Ujiannya ?" "Lancar, sekarang aku pembunuh bayaran level A" "Anda masuk langsung menjadi pembunuh bayaran level A" "Ya, apa yang mengejutkan dari itu" "Tuan muda, pembunuh bayaran dibagi menjadi 5 level. C, B, A, S, SSR.
PAGI HARINYA
Ryujin turun untuk sarapan. "Selamat pagi tuan muda" serentak seluruh pelayan dan kepala rumah Zhong "Pagi semuanya" Ryujin mendekat ke meja makan. "Mmm, kelihatan enak" Mereka pun makan makanan yang sudah di siapkan oleh koki. Setelah selesai makan, Ryujin kembali ke kamar untuk bersiap-siap kembali ke Undertown. "Lebih baik aku Berteleportasi saja"