Dark Legions

Dark Legions
Efek Samping



"Kak Fox, bolehkah aku pinjam telpon dirumah mu ?"


"Tentu saja boleh, kenapa kau ingin pinjam telepon ?"


"Karena ini sudah malam, lebih baik aku pergi ke rumah kak Fox saja. Jadi, aku akan menelpon kepala rumah Zhong"


"Jangan bicara begitu, sekarang itu rumahmu. Oh ya, telpon ada di sebelah sana"


"Terima kasih kak Fox".


Ryujin pergi mendekati telepon rumah Fox. Setelah Ryujin menelepon Kepala rumah Zhong, ia pamit untuk ke rumah yang diberikan kepadanya.


.


.


.


.


Sesampainya di sana, Jin terkejut karena rumahnya begitu besar.


"Woow, Katanya rumah kecil, tapi ini sangat besar. Meski nggak sebesar rumah kepala Zhong.. tapi ini cukup besar"


Jin masuk kedalam rumah, dia melihat-lihat bagian rumah terlebih dahulu.


Ke dapur, ke kamar, kamar mandi hampir semua bagian rumah itu sudah di kunjungi.


"Sudah banyak peralatan rumah, tempat tidur juga sudah ada, didalam kulkas juga banyak makanan. Kurasa, Fox berencana tinggal disini juga. Ini sudah malam lebih baik aku tidur".


Jin pun tidur karena ia sudah lelah seharian menolong orang.


Paginya, Jin memasak makanan. Karena di perpustakaan milik kepala rumah Zhong maupun di kota banyak sekali buku masakan, jadinya Jin sekarang seperti koki Internasional, bisa memasak apa saja. Selesai Makan, Ryujin ketempat taman belakang rumah untuk menikmati suasana.


"Indah juga ya seperti ini, tidak ada para pelayan jadi merasa bebas. Lebih baik aku tinggal di sini saja"


.


.


.


.


."TUNGGU DULU, AKU KAN MASIH HARUS SEKOLAH. DASAR INGATAN PENDEKKK. BAGAIMANA MUNGKIN AKU LUPAA. TIDAK.... AKU HARUS CEPAT KEMBALI".


Jin buru-buru naik mobil dan kembali ke kota Ghreli. Ia menyetir mobil ke kecepatan yang disarankan.


"Tuan muda, anda mau kemana ?, dan kenapa pakai seragam ?"


"Tentu saja aku akan pergi ke sekolah. Ini sudah hampir terlambat. Kalau begitu aku pergi dulu"


"Tapi tuan muda, ini hari minggu sekolah libur"


.


.


.


"Oh iya, aku lupa. Kalau begitu aku ke kamar dulu ya" Jin kembali ke kamarnya dengan secepat kilat.


Para pelayan yang mendengarnya tertawa tapi tidak terlalu keras.


"Tuan muda.. tuan muda.. " kepala rumah Zhong menggelengkan kepalanya.


.


Di kamar Ryujin


.


"Aku menggunakannya terlalu lama kemarin, jadinya efek sampingnya membuat aku lupa kalau ini hari minggu dan aku kan bisa berteleportasi kenapa repot repot pakai mobil. Kan tinggal teleport".


Totem Bear adalah senjata pusaka tingkat khusus jadi setelah memakainya, akan ada efek samping yaitu melupakan sesuatu, tergantung berapa lama orang itu memakainya.


"Jalan-jalan sama Cloud dan Yara saja deh".


Ryujin berteleportasi ke tempat yang lumayan dekat dengan rumah Cloud. Saat ia akan mengajak Cloud untuk jalan-jalan, di depan rumahnya ada orang-orang yang sepertinya ingin membuat keributan. Orang-orang itu menggedor-gedor pintu rumah Cloud.


"DRAK.. DRAK... DRAK.." Suara pintu digedor.


"Woi, buka pintunya. Kau mencari masalah dengan bos kami, kau harus membayarnya".


Melihat orang-orang itu ingin menyakiti temannya, Jin tidak tinggal diam. Ryujin langsung menghajar orang-orang itu sampai babak belur.


"Jika kalian mengganggu temanku lagi, akan ku pastikan kau tidak dapat berdiri untuk selamanya" Ryujin mengatakan itu dengan tatapan maut.


Orang-orang itu berlari ketakutan meninggalkan Jin.


"Hei Cloud, orang-orang itu sudah ku usir. Cepat keluar. Ini aku Jin"


mendengar bahwa itu adalah suara Jin, Cloud pun keluar.