Dark Legions

Dark Legions
Gading Gajah



"Ya, aku tahu. Tadi aku baru saja bertemu dengannya. Oh ya, masih ada satu yang mau kutanyakan"


"Apa ?. Informasi milik siapa ?"


"Informasi tentang Geng Black Panther"


"Black Panther. Sebentar aku cari dulu"


Zero mencari data-data yang berhubungan dengan Geng Black Panther.


Setelah 30 detik mencari, akhirnya Zero selesai.


"Yahh... aku tidak tahu kau mencari informasi tentang banyak orang buat apa. Tapi, ini memang sudah tugasku untuk membantumu.


Black Panther adalah geng kecil yang ada di kota ini. Mungkin, anggotanya hanya 30 orang.


Namun geng-geng lain, tidak ada yang berani mengganggu geng Black Panther. Itu karena setiap anggota Black Panther, mempunyai kekuatan supranatural.


Orang yang akan bergabung dengan Black Panther, mempunyai ritual aneh. Yaitu, harus meminum darah dari ketua geng Black Panther. Setelah meminum darah itu, dia akan diterima menjadi anggota baru"


"Kenapa pelantikan anggota baru aneh sekali ?"


"Aku juga tidak tahu. Terlebih lagi jika orang itu di akui oleh ketua geng, maka ia akan mendapatkan kekuatan.


Di geng Black Panther, yang diakui oleh Black Panther adalah 6 orang.


6 orang itu mempunyai kekuatan yang berbeda, yaitu Membelah diri, membuat ilusi, sekuat gajah, secepat Cheetah, mengendalikan pikiran, dan menghilang.


Sedangkan Black Panther mempunyai semua kemampuan itu.


Markas mereka ada di bekas pabrik senjata yang ada di pinggiran kota bagian selatan dan sekarang semua orang sedang berkumpul di sana"


"Terima kasih informasinya. Kalau begitu, akan ku tutup telfonnya"


"Ya"


Jin mematikan telepon. Ia kemudian berteleportasi ke dekat bekas pabrik senjata itu. Pabrik itu mempunyai 7 ruangan, masing-masing ruangan ada 6 orang. Sedangkan Jin harus membunuh seluruh anggota Black Panther. Jadi dia menuju keruangan pertama.


Susunan ruangan itu seperti memang sudah di urutkan dari yang termudah ke yang tersulit seperti pada permainan dungeon.


.


.


.


"Kami sudah menunggumu, Legions" Ucap orang yang memimpin 5 orang lainnya.


"Kenapa mereka tahu kalau aku akan datang kemari ?. Sudahlah, lagi pula mereka memang memiliki aura hitam. Jadi, tidak perlu ku pikirkan"


"Semuanya serang !!!"


5 orang itu mulai menyerang Jin. Orang-orang itu kuat, seperti gajah. Namun, kekuatannya masih belum cukup untuk mengalahkan Jin. Jin berhasil membunuh 5 orang itu.


"Selamat... kau berhasil membunuh anak buahku. Sekarang, hadapilah pemimpin mereka"


"Sudahlah... cepat sini maju. Sang Gading Gajah"


"Ohh... Kau tahu julukan ku. Sudah tidak penting lagi karena sebentar lagi, kau akan mati. Hyaa !!!"


Ryujin dan Gading Gajah mulai bertarung. Karena Gading Gajah kewalahan, ia menggunakan jurus pamungkas.


"Kau adalah satu-satunya orang yang kulawan menggunakan jurus ini, Rasakanlah.


TINJU GAJAH PUTIH !!!"


"Aku juga punya jurus yang cocok untuk ini.


AUMAN MACAN PUTIH !!!"


"BUAAAKH"


Gading gajah terpental menabrak dinding. Dinding itu sampai retak karenanya.


"Kenapa bisa... bukankah... tinju Gajah... Putih sangat kuat... Kenapa kau bisa mengalahkannya ?"


"Tinju Gajah Putih memang kuat. Tapi, jika dibandingkan dengan Serangan Auman Macan Putih milikku, Itu bukan apa-apa.


Sekarang, waktunya hidupmu berakhir"


"SRIING"


Ryujin menebas kepala Gading Gajah dengan sangat cepat. Kemudian, Jin menuju ruangan kedua. Di dalam ruangan kedua, terdapat 6 orang yang memiliki kecepatan tidak biasa.