Dark Legions

Dark Legions
Teman Baru



Ryujin duduk di bangku yang kosong. "Bro, kau berani mengganggu berandalan sekolah ini. Tang si iblis" ucap teman sebangkunya "Kalau dia cari masalah akan ku ladenin" "Apa kau tidak takut ?" "Kenapa harus takut" "Oh ya, kita belum kenalan. Namaku Cloud Chen, kau bisa memanggilku Cloud" "Namaku Ryujin, kau bisa memanggilku Jin. Mengobrolnya nanti saja, sekarang kita harus fokus belajar" "Ya, nanti istirahat kita mengobrol lagi". Setelah beberapa jam "KRIIINNNNNGGG" Bel istirahat berbunyi. "Jin, ayo kutunjukan kantinya" "Ayo" mereka berjalan menyusuri koridor untuk pergi ke kantin sekolah. Setelah sampai Jin dan Cloud mengambil makanan dan duduk di bangku kosong. "HEI, YARAAAA. DUDUK DI SINI SAJA" Cloud memanggil temannya. Temanya pun mendekat ke meja kami. "Yara, ku perkenalkan ini Jin. murid baru yang pindah ke sekolah kita" "Hai, namaku Yara" "Jin" sambil menjabat tangan. Mereka menghabiskan makanan dan mengajak Jin berkeliling sekolah. "Apa di sekolah kalian ada perpustakaan ?" "Tentu saja, di setiap sekolah pasti ada perpustakaan" "Maukah kalian mengantarku kesana ?" "Ayo, ku antar kamu ke perpustakaan" mereka berjalan menuju ke perpustakaan. "Ini perpustakaan sekolah kita" ucap Yara. "Oke, sekarang aku tahu dimana perpustakaannya. Kalau begitu ayo kita kembali ke kelas, waktu istirahat sudah hampir habis" "Ayo". Setelah selesai dari perpustakaan, Ryujin dan teman-temannya kembali ke kelas. Pelajaran kedua adalah bahasa Inggris. Ryujin menjadi murid yang mempunyai nilai paling bagus. "Jin, kau sangat hebat. Nilai bahasa Inggris dapat nilai sempurna" "Biasa saja" "Bagaimana kalau kau ajak kami ke rumah mu, itu pun kalau boleh ?" "Tentu saja boleh, nanti sepulang sekolah kau langsung saja ke rumahku. Nanti, kalau kau mau pulang akan ku antar" "Yara boleh ikut tidak ?" "Tentu saja ikut" "Baiklah sepakat aku dan Yara akan pergi ke rumahmu" "Ya, tunggu bel pulang sekolah". Setelah jam ke 3 akhirnya bel pulang berbunyi. "Ayo, aku tidak sabar pergi ke rumahmu". Belum sampai di tempat parkir, Ryujin dihadang oleh Tang dan teman temannya untuk memberinya pelajaran. "Gawat Jin, itu Tang dan teman-temannya" "Cloud dan Yara cepat pergi dari sini ke tempat parkir, pengurus rumahku ada di sana" "Tapi kau bagaimana Jin" "Tak usah khawatirkan aku, cepat pergi dari sini" "Akan ku panggilkan pengurus rumahmu, tapi kau harus bertahan oke ?" "Cepat pergi" Cloud dan Yara pergi ke tempat parkir meninggalkan Ryujin. "Wahh, kau merelakan di pukul kami" "Sudahlah apa mau kalian ?" "Kau sudah menginjak kakiku, dan sekarang akan ku buat kakimu patah. SEMUANYA AYO SERANG !!!!?!". Mereka mengepung Jin, dan memukulnya. Tapi, semua pukulannya tidak ada yang kena. "Langkah kilat" Jin mengucapkan itu dan semua sekarang bergerak lambat. "Bagaimana aku memberi pelajaran padamu ya ?". Jin mulai memukuli Tang dan teman-temannya. "Langkah kilat berhenti". Semua kembali normal. dan saat mereka sadar mereka sudah babak belur dan kesakitan. "AGHHH.. KAKIKU" "TANGAN KU...." . "Agghh,.. apa yang sudah kau lakukan ?" "Katanya mau mematahkan kakiku, tapi sekarang justru kau kesakitan. Bagaimana sih?" Jin tersenyum. "Dia ini monster.. ya Orang ini adalah Monster...." Mereka kemudian pergi ketakutan meninggalkan Tang sendirian. "Hei, kalian jangan tinggalkan aku" "Sekarang kau sendirian, aku harus apa ya ?" "Tuan Jin... maafkan aku.. aku salah aku tidak akan mengulanginya lagi..." "Heeeh, ya sudahlah. Pergi sana, kalau kau masih menggangguku akan ku patahkan seluruh tulang mu satu per satu" "Ya ya ya" Tang pun lari ketakutan.