
Setelah memberi tahu kepala Zhong, Ryujin langsung berteleport ke pintu menuju Undertown.
Di sana, dia segera masuk dan menuju tempat misi.
"Hai Kai, apa ada yang memberikanku misi ??"
"Legions, akhirnya kau datang. Banyak yang mencarimu, untuk misi. Ini daftarnya" menyerahkan sebuah buku catatan.
"Kenapa sangat banyak ??"
"Karena reputasimu sangat bagus, banyak yang ingin mempekerjakan mu"
"Kau sudah mengecek semuanya ?"
"Tentu saja, kan aku yang mengurus misinya. Aku tidak tahu kau mau pilih yang mana. Jadi, kau pilih saja sendiri misinya"
"Kalau begitu. . . berikan aku misi dengan bayaran tertinggi"
"Sebentar. . . " Kai mengecek beberapa misi di sebuah catatan.
"Nahh... ini dia. Tapi, bukan misi membunuh"
"Aku tak peduli... Yang penting bayarannya tinggi"
"Baiklah. . . Misi ini adalah, mengambil tanaman obat langka yang ada di gua gunung Ryoan-Ji. Nama tanaman itu adalah Bunga Lily Iblis.
Yahh... katanya, bunga ini hanya ada beberapa di dunia dan juga, bunga ini dijaga oleh semacam monster. Maka dari itu, bayarannya sangat tinggi"
"Monster ?"
"Ya, semua yang mencari bunga ini langsung membatalkannya setelah memasuki gua. Mereka masuk dengan banyak perlengkapan, saat keluar. . . mereka sudah banyak luka dan ketakutan"
"Ohh... Jadi begitu. Baiklah, aku akan mengambil misi ini"
"Tentu saja, kenapa tidak ?. Mereka hanya membutuhkan satu tangkai bunga. Kau beruntung jika mendapatkan banyak. Bunga ini bisa mengobati berbagai macam penyakit mematikan, kau bisa menjualnya dengan harga tinggi"
"Terima kasih informasinya. Sampai kapan misi ini berlaku ?"
"Sampai orang itu tidak memerlukannya lagi. Memangnya kenapa ?"
"Aku ada urusan beberapa hari ini. Jadi, aku tidak bisa melakukannya besok. Katakan padanya misi ini sudah kuambil. Tapi aku akan menyerahkannya, bulan depan"
"Baiklah. Akan ku sampaikan padanya"
"Kalau begitu, aku pergi"
"Ya"
Jin pergi dari tempat Kai dan berjalan-jalan di Undertown. Bukanya pemandangan indah yang disuguhkan, tetapi justru pemandangan mengerikan yang ada di sini.
"Rumah lelang, perbudakan, bar, perdagangan Narkotika, perdagangan manusia, perdagangan senjata gelap... Tempat ini sungguh mengerikan untuk orang biasa"
Saat sedang berjalan-jalan, tidak sengaja Jin menabrak seseorang.
"DUGGH"
"Ah, maaf"
"Memang kau pikir minta maaf saja cukup hah ?!. Kau harus memberikanku uang, baru aku akan melepaskan mu"
Orang itu ternyata adalah orang pembuat onar yang ditakuti orang-orang di Undertown.
"Wahh... dia sial sekali berhadapan dengan Vodka" bisik-bisik.
"Iya, benar. Kalau dia tidak memberi uang yang Vodka mau, dia pasti akan mati" bisik-bisik.
"Maaf teman, lagi pula kau tidak terluka kan.. Jadi kurasa, minta maaf saja sudah cukup"
"Beraninya kau membantahku. Kalau kau tidak memberi ku uang, akan ku remukan tulangmu"
"Sudahlah... aku tidak mau mengotori tanganku untuk seorang sampah sepertimu"
Jin berbalik lalu pergi dari situ. Vodka sangat marah kepada Jin. Dia mengejar Jin lalu memukulnya.
"Beraninya dia memprovokasi Vodka. Sebentar lagi, akan ada tontonan menarik nih.." ucap seseorang.
Vodka memukul Jin dengan sangat cepat. Namun, Jin berhasil menghindari serangannya.
"Beraninya kau memprovokasi ku. Akan ku bunuh kau"
"Heh, bunuh !?... Mimpi"
"Hah.... Hiaaaa !!!!"
Vodka mulai membabi buta memukul Jin. Namun, tidak ada satu serangan pun yang kena.
"Haaah... sudahlah, aku bosan... lebih baik ku akhiri sampai di sini saja"
Jin memukul beberapa titik akupuntur Vodka. Seketika, Vodka tidak bisa bergerak.
"********, apa yang kau lakukan kepada ku ?!"
"Tenang saja, kau akan dapat bergerak lagi setelah 30 menit"
Jin langsung pergi meninggalkan Vodka yang masih belum bisa bergerak.
Orang-orang terheran-heran melihat itu. Vodka yang selama ini tidak pernah kalah dengan siapapun, tiba-tiba dikalahkan oleh seorang yang baru saja berada di sana.
"Sialan... Hei kalian, panggilkan anak buahku"
"B-baik tuan Vodka"
Karena Vodka sangat ditakuti. Mereka memanggilkan anak buahnya.
Saat anak buahnya sampai...
"Bos... Apa yang terjadi ?"
"Tidak usah banyak omong, cepat bantu aku"
"Baik bos"
Anak buah Vodka membawa Vodka yang masih belum bisa bergerak ke Markas mereka.
Ternyata, salah satu orang yang berkuasa di Undertown melihat kejadian itu.
"Menarik... ada seseorang yang mampu mengalahkan Vodka tanpa terluka sedikit pun"
★★★ EPS HARI INI SAMPAI SINI DULU. JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK, DAN LIKE CERITA INI YA★★★