CRAFT AND SURVIVAL

CRAFT AND SURVIVAL
VOL 1 CHAPTER 8 INI SERU



hari mulai sore dan angel masih tertidur lalu aku membuat kopi dan duduk di sofa untuk menenangkan diri.


Aku dengan di temani secangkir kopi panas dan pemandangan pantai pada sore hari, aku merenungkan apa yang terjadi.


"Aku membunuh orang kah...." pikir ku sembari merenung menatap kopi ku kemudian aku meminum kopi.


"Haah~, yang aku permasalahin adalah akurasi tembakan ku tadi sangat tepat sasaran..... aneh...." ucap pelan ku dengan menghela nafas dan memandangi laut.


"Aku merasa seperti biasa membunuh orang padahal ini kali pertama ku membunuh manusia......" pikir ku sembari menatap telapak tangan ku.


Kemudian aku terdiam sambil melihat ke telapak tangan ku lalu angel secar tiba tiba berada di depan ku.


"Sheva.." ucap nya dia menatap ku lalu aku terkejut dan menoleh, aku melihat angel menatap ku dengan tatapan kasihan.


Lalu dia mekelukku dengan erat, aku bingung dan seketika angel berkata "ini bukan salah mu...." seketika aku terkejut.


"Ini buka salah sheva , sheva hanya ingin melindungi angel..." ucap angel dengan penuh perasaan memeluk erat aku.


Aku terkejut lalu aku tersenyum, "dia mengkawatirkan diri ku kah..." pikir ku denga leganya kemudian aku pun memeluk angel.


"Apakah kamu sudah baikkan?" Tanya ku ke angel kemudian angel pun melepas pelukan dia menatap ku.


Tatapan matanya seolah olah masih ternging ngiang di pikiran nya kejadian tadi siang kemudian aku pun berdiri dan memegang pundak nya.


Aku menatap mata nya angel dan angel pun menatap mata ku, mata kami saling bertatapan satu sama lain akan tetapi angel menatap ku dengan sedikit takut karena teringat itu.


"Aku tau sangat suli melupakan kejadian yang mengerikan dalam waktu dekat..." ucap ku dengan menatap mata angel.


Kemudian angel mendengarkan apa yang aku katakan, "akan tetapi aku percaya angel pasti bisa melupakan kejadian ini.." ucap ku.


Kemudian aku pun terdiam lalu tersenyum ke arah angel dengan senyum hangat dan berkata " lalu kembalilah menjadi angel yang ceria lagi dan penuh semangat ya..oke".


Angin laut berhembus ke arah angel, rambutnya melayang karena angin dan di sore hari itu sunset pas di belakang angel .


Dia tersenyum ke arah ku dengan pipi merah dan malu malu dia berkata "baiklah " dengan sunset di belakangnya dan angin laut yang berhembus.


Dia (angel) terlihat sangat cantik dan indah, "hmm!" Aku tersenyum ke arah nya sembari mengacungkan jempol ke arahnya.


Suara perut lapar......


Suara perut ku yang keroncongan kemudian angel terkejut.


"Pfftt, ayo makan malam aku yang buat" ucap ceria dia dengan penuh semangat.


Kemudian aku tersenyum dan berkata " ayoo aku tak sabar" dengan ceria kami masuk ke dapur.


Keesokan harinya aku memutuskan untuk pergi mencari markas orang orang itu akan tetapi angel takut di tinggal sendiri.


"Aku ingin mencari markas orang orang itu" ucap ku menatap angel yang berada di depan ku di atas kapal.


Kemudia angel pun bertanya ke pada ku " apakah bisa aku ikut?" Aku memegang ke dua pundak nya dan berkata.


"Di sana bahaya kamu di sini saja tunggu aku" angel pun terkejut lalu dia menutup mulut dan geram.


"Aku tidak ingin kamu terluka dan juga aku....aku tidak ingin sheva meninggalkan ku" tegas angel muka nya memerah tatapan matanya berkata dia tidak berbohong.


Kemudian aku pun cemas dan berkata ke angel " kamu di sini saja tunggu aku pulang , aku juga tidak ingin kamu terluka"


Angel yang mendengar itu terkejut dan dia sadar akan sesuatu lalu dia pun menghela mafas "baiklah" ucap angel dengan terpaksa.


Aku tersenyum dan berkata " terimak--" sebelum aku menyelesaikam kata kata ku angel menyelanya.


"Tetapi!, kau...kau harus kembali pulang loh" dengan tersipu malu dia mengatakan itu, aku terkejut dan terdiam lalu tersenyum.


"Baiklah aku akan pulang dan makan makanan yang tidak gosong lagi mungkin" ucap ku dengan ketawa , angel yang mendengar itu mukanya memerah.


"Iih!!, sana pergi!!......" teriak nya dengan muka memerah kemudian aku pun berjalan "baiklah baiklah" ucap ku sembari berjalan.


"Yaudah aku pergi dulu" aku berada di bawah dan melambaikan tangan ku ke arah angel, angel menatap ku dengan senyum.


"Semoga cepat kembali" pikir angel dia mencemaskan ku sembari memandangi ku yang berjalan menjauh.


Kenapa aku berjalan di pesisir pantai? Yah karena kemungkinan mereka menemukan lokasi angel adalah mereka cuma berjalan di pantai.


"Yah.... aku juga tak menduga angel kawatir pada ku " pikir ku sembari berjalan entah mengapa itu membuat ku senang.


"Yah padahal aku merenung keanehan akurasi senjata ini" ucap pelan ku mengeluarkan pistol ku dengan sedikit tertawa.


Setelah beberapa jam aku berjalan aku mendengar suara suara gemrisik di depan sana lalu aku bersembunyi di sebuah batu.


"Haah~, mereka ber5 kemana lama amat " ujar seorang laki laki (kacamata) dia menghela nafas kemudian teman nya pun menepuk pundaknya.


"5 kroco itu palingan kabur hahaha"ujar tawa temanya , mereka ber dua di pinggir pantai ini kesempatan.


Suara lngkah kaki......X9


"Ooii!, kalian rakyat biasa dimana budak budak itu" tegas suara seorang perempuan dengan nada menghina.


Aku terkejut, "rakyat? Biasa?...." pikir ku kemudian mereka berdua tampak takut dengan wanita itu.


"Ah... mohon maaf kan saya nyonya 5 budak itu tak kembali"ucap orang kacamata itu dia berkeringat dan berlutut.


Teman nya juga ikut berlutut ke arah wanita itu, sang wanita itu tampak kesal dan kemudian dia marah.


"Dasar kalian warga biasa gak guna , bunuh mereka!" tegas wanita itu


.


Dua orang itu terkejut dan mereka ketakutan , setelah perempuan itu mengatakan bunuh mereka.


2 orang dengan pakaian hitam dan berbadan besar seperti bodyguard muncul dan mereka menggunakan parang.


"To..tolong jangan bunuh aku" ucap gemetar teman di kacamata dia memohon ampun dengan penuh air mata dan ketakutan.


"Aku lebih berguna jadikan aku budak saja yaa..." ucap takut si kacamata itu seketika teman di kacamata pun marah.


"Apa apaan kau ini kacamatan bang*at!!" Teriak marah temanya dengan penuh amarah si kacamata memukul temanya.


Suara pukulan...


"Keuakk!!, sialan kaau kacamata " teman nya terjatuh dan mulutnya berdarah dan pertemanan mereka berakhir.


Si perempuan itu tampak senang dengan pemandangan ini lalu dia pun tersenyum dan berkarta "bagaimana jika kalian bermain game?"


Ke dua orang itu yang sedang saling tatap dan ingin membunuh satu sama lain terkejut dan menoleh ke arah wanita itu.


"Game?" Pikir ku dengan terkejut lalu aku paham apa yang di maksud perempuan itu dan aku tersenyum.


"Kalian akan membunuh satu sama lain yang menang akan jadi budak yang kalah mati, seru bukan? Hehehe" ujar sang wanita itu dengan tersenyum seolah olah dia mikmati situasi ini.


Kemudian salah satu bodyguard melempar sebuah parang ke tengah tengah mereka seketika ke dua orang itu saling tatap.


"Fufufu~, ini sangat seru hehehe" ucap pelan wanita itu dengan muka memerah , aku yang mengintip merasa ingin muntah.


"Uek, anjir fetish nya serem anj*ng " pikir ku sembari mengintip kemudian pertarungan di mulai.


Si kaca mata langsung berlari dan temanya terkejut lalu dia pun ikut berlari mereka saling rebutan parang itu.


"Baj*ngan kau kacamata matilah demi diri ku !!" Tegas nya dia mencoba merebut parang yang sudah berada di tangan si kacamata.


"Ogah amit amit , pergi sana!!" Tegas si kacamata itu dia menendang orang itu dengan keras dan terlempar .


Si kacamata tersenyum dengan tatapan pembunuh dia mendekati orang yang tergeletak itu dan bersiap membunuhnya.


"Tu...tunggu .... ki...kita teman kan...hehe yakan.." ucap patah patah nya dengan ketakutan dia mencoba menyakinkan si kacamata.


"Mati sana !!" Tegas si kaca mata kemudian orang itu terdiam dan seketika dia tertawa "gahahahahah!".


"??" Wanita dan si kacamata bingung kenapa dia tertawa mungkin sudah gila palingan yaah?.


"Hahaha, bunuh aku! Lagian wanita mu si ****** itu sudah ku perkosa dan ku bunuh lalu ku buang di hutan hahahaha kasihann hajaja" tawa orang itu.


Si kacamata terkejut dengan ucapan orang itu dan tangan nya yang memegang parang semakin erat , ketawa orang itu semakin menjadi jadi.


"Jadi begitu!, dia menghilang 3 hari yang lalu itu karena mu bang*at!!" Pikir si kacamata dengan penuh emosi dia pun membunuh orang itu.


Suara tebasan......


Darah muncrat...


"Gahaha ha..." orang itu berhenti tertawa saat kepalanya terbelah dengan parang yang menancap di kepalanya.


Dara mulai bercucuran sesaat parang di cabut dari kepalanya orang berkacamata menatap jasad itu dengan tatapan benci.


"Brafo~...brafo~, selamat sekarang kau jadi budak " ucap sedang wanita itu dia bertepuk tangan dan tersenyum.


Seketika orang berkacamata itu menoleh dan menunduk ke arah wanita itu " saya akan setia kepada anda ratu ku" ucap nya.


Dan mereka pun pergi meninggalkan pantai lalu kembali ke markas mereka , aku pun keluar dari tempat sebunyi ku dan menghampiri mayat orang itu.


"Cuih!, sampaah NTR temen sendiri" ucap ku sembari meludahi mayat orang itu kemudian aku pun mengikuti wanita tadi dan gerombolanya.


BERSAMBUNG …