
2 hari berlalu sejak aku bangun dari koma, semua orang senang dengan kebangunanku lalu mereka pun berpesta selama semalaman kemudian aku masih harus mengurus 2 desa dan lain lain pada akhirnya aku membuat keputusan untuk menggabungkan 2 desa menjadi 1.
Aku duduk di ruangan kepala desa dan meminum teh di meja ku lalu aku pun melihat ke belakang (jendela) aku melihat desa yang sudah berkermbang dan banyak warganya.
"Haaah~, ini melelahkan.... masalah penambangan albert lalu masalah pembangunan rumah dan lain lain"ucap ku menghela nafas kemudian aku pun melirik ke pergelangan tanganku yang terdapat bekas luka bakar.
"Luka ini..... semakin hari semakin hilang bekas luka nya......"pikir ku menatap bekas luka ku kemudian aku pun berdiri lalu merenggangkan tangan setelah itu aku pun kepikiran sesuatu.
"Aku akan mengembangkan desa ini!!"pikir ku menatap tajam ke depan lalu aku pun keluar ruangan, di luar ruangan ada pelayan yang datang dia adalah wanita yang di berikan pak radia sebagai persembahan.
"Tuan, biarkan saya menemani anda..."ucap nya dengan menunduk lalu aku pun melirik ke arahnya dan tersenyum "kau sudah lumayan berubah yaa.... azizah"ucap ku menyanjungnya kemudian azizah pun menatap ku.
"Apakah begitu tuan?"ucap nya dengan bingung lalu aku menghela nafas "haah~, kau sudah lumayan berubah dari yang hanya pendiam dan datar kamu sudah sedikit berbeda"ucap ku kemudian azizah pun terkejut.
"....."aku memeperhatikan nya yang sedang menatapi tubuhnya sendiri kemudian aku pun tersenyum "apa karena kau mendapat banyak teman?"tanya ku kemudian dia pun tersenyum dan mengangguk.
Lalu aku mengelus kepala nya dan dia menikmati elusan nya itu kemudian aku pun berkata " itu baik memiliki banyak teman , berteman lah dengan semuanya azizah" azizah pun menatap kagum aku lalu dia menggangguk ngangguk dengan perasaan senang.
Setelah itu aku pergi keluar rumah dengan azizah dan pergi menghampiri 01 yang sedang berbincang bincang dengan warga yang mengirim keluhan ke dia.
"01 ada apa?"tanya ku kemudian 01 pun menoleh lalu dia pun berjalan setelah berada di depan ku dia terlihat berkeringat lalu aku pun mendengar dia menjelaskan situasi setelah itu aku pun duduk dan mendengar keluah warga.
"Lalu omongkan keluhan kalian ke pada ku"ucap ku duduk memandangi 5 warga yang mengeluh kemudian mereka saling bertatapan lalu berkeringat dan mereka pun memberanikan diri untuk berbicara.
"Saya mengeluhkan persediaan makana yang menipis dan saya memiliki saran bagaimana kalau anda membuat tim pengumpul makana dan berburu?" Ucap warga 1 kemudian aku pun tersenyum.
"Aku akan memberi izin dan juga membuat tim pemburu dan kita juga harus bertani"ucap ku dengan penuh percaya diri kemudian warga 1 itu pun terkejut lalu dia pun senang.
"Jika begitu masalah persediaan tanaman juga akan selesai, baiklah kalau begitu saya akan mempersiapkan orang orang yang berpengalaman dalam membudidayakan tanaman dan bertani" ucap senang nya kemudian dia pun berdiri lalu membungkuk dan pergi.
"Dan bagaimana selanjutnya?"ucap ku tersenyum ke arah warga lainya dan kemudian mereka pun berebut mengeluhkan pendapat mereka lalu aku menyelesaikan nya dengan baik baik.
1jam kemudian......
"Fyuhh~, membangun desa tidak semudah yang aku kira..." ucaap ku bersandari di kursi kemudian 01 pun mengipasi ku dengan kipas daun lalu dia pun tersenyum "anda telah berkerja keras"ucap nya menghiburku kemudian azizah pun membawakan aku air minum.
"Desa masih banyak kekuarangan, 01 bagaimana kabar dari albety?"ucap ku kemudian aku pun bertanya ke 01 lalu 01 pun menjawab.
" albert berhasil membuat aluminium kasar dan dia juga mendapat bijih besi beberapa akhir akhir ini tuan"
"Itu bagus, dan bagaimana persediaan senjata kita?"tanya ku kemudian 01 pun menjawab dengan berat, "persediaan senjata api kita mungkin tidak akan bertahan lama lago tuan...." aku pun menghela nafas.
"Yaa yaa, aku puya perintah" ucap ku kemudian 01 pun dari yang senang menjadi serius dia menatap ku menunggu perintah lalu aku pun berkata "kumpulkan semua tentara dan anak muda laki laki yang di atas umur 15 th untuk di latih ketat"
"Baik tuan" jawab tegas 01 kemudian aku pun berkata lagi
" dan juga simpan senjata api, gunakan dalam keadaan genting saja lalu pastikan orang orang yang di latih bisa menggunakan senjata kuno".
"Baik tuan saya akan segera mengumpulkan semuanya, saya pamit dulu tuan" tegas 01 kemudian dia pun pergi mengumpulkan remaja dan pasukan pasukan.
"Haah~, baiklah ayo memberitahu cara membuat garam "ucap ku sembari berdiri lalu aku pun pergi ke desa lalu aku pun menyuruh 02 mengumpulkan orang yang mau bekerja menjadi petani garam.
Setelah beberapa saat 02 membawa 8 orang yang bersedia menjadi petani garam mereka adalah 4 orang (45th) dan 2 orang (23th) lalu 2 orang (56th) aku pun memberitahu mereka cara membuat garam dan 2 orang yang tua itu mereka adalah petani garam dulu itu kata mereka jadi aku serahkan ke mereka berdua untuk mengajari yang lainya.
Aku membuat kan sebuah pondok di dekat pantai dan beberapa tapak tanah yang di persiapkan untuk menjadi ladang garam di dekat pantai "apakah begini sudah cukup" tanya ku ke orang tua itu kemudian mereka pun tersenyum "ini lebih dari cukup tuan"ucap nya.
Setelah itu pembuatan garam aku serahkan ke mereka lalu aku kembali ke desa dan segera membuat sebuah tempat untuk bertani,
"02 ayo kumpulkan beberapa orang desa saim yang kuat kuat untuk menebang beberapa pohon"ucap ku senang, kemudian 02 pun mencari orang orang kuat lalu kami pun berkumpul di luar desa.
"Tuan saya telah mengumpulkan mereka, mereka berjumlah 15 orang"ucap 02 sembari membawa 15 orang kuat kuat yang memiliki otot dan tenaga yang kuat mereka 10 laki laki dan 5 wanita.
"Baiklah!, dengan kapak yang di buat dari besi oleh albert di sana kita akan menebang beberapa pohon"tegas ku dengan mengangkat kapak ku lalu orang orang itu bersorak.
Albert membuat kapak sekitar 1 bulan yang lalu saat aku pingsan lalu warga desa saim mulai belajar bahasa inggris sedikit demi sedikit sejak aku koma.
Banyak yang berubah sejak aku jatuh koma, aku yang berjalan menuju hutan pun sampai lalu kami pun memulai penebangan pohon di siang hari itu.
****
{Hai aku author ingin menjelaskan }
{ sejak awal sheva pakai bhs indo tapi pas ketemu angel yang pakai bhs inggri sheva yang agak ngerti bhs inggris pakai bhs inggris}
*****
Penebangan pohon berlangsung sampai sore hari dan kami sudah menebang 35 pohon dengan luas 20m dan panjang 30X30m, kami juga membersihkan rumput rumput dan juga mecabut akar pohonnya walau membutuhkan waktu lama sih akhirnya kami pun kembali ke rumah karena waktu yang sudah hampir malam itu.
BERSAMBUNG