CRAFT AND SURVIVAL

CRAFT AND SURVIVAL
VOL 2 CHAPTER 33 SALURAN AIR?



Hari sudah mulai malam aku sampai di desa kemudian aku pun mendapat banyak laporan yang ingin di beritahukan ke padaku oleh 01 kemudian aku mendengarkan laporan yang dia terima, setelah beberapa saat aku mendengar semua laporan itu aku sedikit lega rasanya.


"Fuuiih~, jadi tim penebang pohon sudah mencapai luas yang di inginkan lalu pelatihan militer banyak sekali yang bergabung bahkan semua remaja di desa masuk kah..... itu kabar baik"ucap ku.


01 pun bertanya ke pada ku "tuan, apakah kita akan segera membuat tim explore dan berburu?" Kemudian aku yang mendengar itu pun tersenyum "persiapkan terlebih dahulu, masalah tempat untuk di explore serahkan ke pada ku" ucap ku dengan penuh percaya diri.


"Baik tuan!"


Setelah itu aku menemui angel dan tifa di tempat anak anak bermain, anak anak sangat bersemangat bermain dengan tifa dan angel bersama 8 ular itu yang sudah berukuran sebesar montor dalam waktu yang cukup cepat.


"Hallo~, kali ini kakak angel akan mengajari kalian bahasa inggris yaa di dengar kan baik baik yaa"ucap riang angel kemudian anak anak pun tersenyum dan mengangguk ngangguk, angel mengajari anak anak dengan penuh semangat dan ceria begitu pula tifa yang mengajari anak anak dari desa saim karena dia sedikit tau bahasa mereka.


Aku melihat dari jauh dan tersenyum memandangi mereka sangat antusias dalam belajar dan guru yang sangat senang mengajar,


"Kalai begitu masalah kecerdasan dan pendidikan sudah selesai tanpa ku perintah...... "gumam ku senang.


Kemudian aku dengan mod senang pergi dari sana dan segera ke arah tempat pelatihan militer, aku melewati desa dan sangat sepi bahkan orangtua yang sudah lanjut pun tidak terlihat "ini aneh.... kemana mereka semua pergi?"pikir ku seraya berjalan melihat sekeliling.


Populasi desa sekarang adalah 478 orang dengan 380 17-30th dan 20 anak anak lalu 10 lansia dengan begitu populasi penduduk sudah lumayan banyak akan tetapi di perjalan melewati desa sangat sepi dan sunyi.


Setelah aku berjalan semakin dekat dengan tempat pelatihan militer aku mendengar suara sorak sorakan dari jauh itu terdengar sangat keras "?!!" Aku bingung kemudian langsung berlari dan setelah sampai aku terkejut di karenakan semua warga desa yang tidak ikut militer ternyata menyemangati dan menonton pelatihan militer.


"Semangat!!"


"Demi tuan semangat!!"


"Hoora!!"


Sorakam sorakan suara remaja yang cacat dan tidak ikut militer suara suara dari para orang lansia dan beberapa anak anak yang sudah lulus sekolah angel mereka menyemangati semua orang yang sedang berlatih dengan keras.


"Wow~, toleransi antar suku yang luar biasa mereka bisa rukun dalam waktu yang cepat bagus...."pikir ku seraya menatapi mereka yang sangat bersemangat berlatih dan yang bersorak tanpa henti memberi semangat.


"Baiklah,militer bagus..... ayo ke tempat para petani"guman ku sembari tersenyum menatapi mereka semua lalu aku pun berbalik dan beranjak pergi dari sana, tempat pelatihan militer terdapat di dalam hutan bagian 2 tidak begitu dalam ke hutan.


Aku yang di perjalana kembali ke desa pun berfikir " explore kapan yah?, masalah desa banyak jadi jalan ninja ku terhalang sial...." dengan keluh kesah aku menghela nafas lalu tersenyum.


"Ayo kita selesaikan semua masalah dulu baru melakukan hobi ku" dengan percaya diri aku berguman dan menatap ke depan.


7 menit kemudian aku sampai di desa lalu aku pergi ke tempat petani dan setelah aku sampai di sana ternyata petani petani sedang bermasalah lalu aku teringat sesuatu.


Kembali ke saat ini, "sialan aku lupa anjir!!"pikir panik dan berkeringat dingin lalu aku pun berhenti terpaku di sana, "baklah, tenang, aku harus memikirkan cara untuk mengatasi ini....... buat saluran air?"pikir ku tenang.


Setelah aku mendapat ide aku langsung percaya diri lalu aku pun memasuki hutan dan mulai mencari danau terdekat setelah beberapa menit berjalan aku masih belum menemukan nya lalu aku duduk di bawah pohon dan bersantay sejenak.


"Kayak pernah ke sini deh...... tapi kapan yaa?, tunggu.... aku kayaknya ingat!, ada danau di dekat sini tapi......"pikir ku mencoba berpikir keras kamudian aku pun menjumpai jalan buntu dengan ingat bahwa daerah ini adalah daerah di mana aku pernah hampir mati dan ngeprank malaikat maut dulu.


"Ah...sialan keingat hal yang buruk...... andai tidak ada buaya di sunagi itu mungkin aku bisa membuat saluran air.... "gumam ku sembari memandangi langit yang sangat cera kemudian aku pun beranjak bangun dari duduk ku lalu merenggangkan tangan ku.


"Ini akan sangat berbilit bilit, mungkin aku akan mencoba untuk membuat saluran air dar-, tunggu!!..... 8 ular brengsek itu yang kerjanya cuma makan bukanya bisa di buat sebagai penjaga?"pikir ku seketika aku mendapat ide bagus lalu aku pun tersenyum dan kembali ke desa.


Setelah sampai di desa aku bergegas menghampiri angel lalu dengan nafss terengah engah dan keringat bercucuran aku sampai di tempat angel, angel yang melihat ku pun bergegas mendekati ku lalu menyuruh ku duduk.


"Sheva ada apa?, kenapa kau sangat terengah engah begitu?" Tanya angel kemudian aku pun meminum segelas air putih lalu aku tanpa menjawab bertanya " dimana 8 ulat itu?" Dengan nafas berat aku bertanya kemudian angel pun sedikit bingung lalu dia memanggil 8 ular itu untuk datang.


Jentikan jari....


Seketika 8 ular yang tadinya tiduran di bawah pohon seketika dengan gesit mereka mendatangi angel, ukuran tubuh ular itu setinggi montor dalam keadaan tiduran kalau panjangnya sudah sekitar 7-10 m dengan rahang yang bisa melebar 1,4m dan taringnya yang tajam dan sebesar 3,2cm dan panjang 10cm.


8 ular itu mengerumpul di belakang angel dengan menapakan kepala mereka lalu aku sedikit terkejut dengan perkembangan mereka lalu setelah ular itu datang mereka langsung mengendus bau ku.


Endusan.....


"??" Aku bingung lalu setelah itu 8 ular itu pun saling tatap kemudian langsung mengerumuni ku mereka sangat cepat dan langsung memeluk ku dengan lilitan mereka tampaknya mereka sangat merindukan ku karenan tak lama terlihat.


"Sheva tampaknya mereka kangen dengan ayah mereka fufufu" ucap tifa dengan nada mengejek matap aku yang di lilit 8 uoar besar itu kemudian angel pun kawatir.


"Kalian lepaskan sheva!" Tegas angel sembari mencoba melepaskan lilitan ular kemudian ular ular itu menuruti apa kata angel lalu lilitan ular terlepas, aku dengan tubuh membekas bekas lilitan ular pun sedikit kesal.


"Kalian!!"tegas ku dengan kerut di wajah ku dan tangan mengepal keras sampai terlihat urat urat nya dengan tatapan tajam ke arah 8 ukar itu seketika 8 ular itu menunduk meminta maaf.


"Sudah sudah jangan marah mereka masih anak anak" ucap angel mencoba menenagkanku lalu aku pun menghela nafas, "tujuan ku kemari ,aku ingin membuat mereka bekerja sebagai penjaga" ucap ku dengan sedikit tidak enak kemudian angel pun terdiam.


Aku merasa tidak enak dengan angel yang sudah merawat mereka dan tiba tiba aku mengambil mereka darinya, "kalau tida-"ucap ku dengan berkeringat dingin kemudian perkataan ku terpotong oleh ucapan angel.


"Boleh kok, dan juga!! Mereka akan bekerja jadi mereka sudaj dewasa aku sangat senang!!" Ucap angel sembari mengangkat wajah nya lalu dia pun sangat senang, aku yang mendengar itu terkejut lalu tersenyum "terimakasih" ucap ku.


BERSAMBUNG ………