CRAFT AND SURVIVAL

CRAFT AND SURVIVAL
VOL 1 CHAPTER 2 MAKAN BOR



Pagi hari yang cera itu dan hangat aku memakan kelapa dan minum air kelapa untuk pagi hari ini.


Aku melihat air masih surut dan aku pun berlari ke tempat karang karang di tepi pantai yang surut.


"Mumpung air laut masih belum tinggi, ayo cari beberapa makanan" pikir ku sembari berjalan di karang dengan hati hati.


Karang laut sangat tajam jadi berhati hati ya adik adik kalau berjalan di atasnya.


Aku menangkap 2 lobster dan 1 kepiting besar lalu aku membawanya ke tepi pantai untuk di makan.


Aku memukul kepiting besar seukuran telapak tangan itu dengan bati agar mati lalu aku membelahnya menjadi dua.


Aku mengambil beberapa kayu kering dan aku nyalakan untuk membuat api lalu aku membuat tempat panggangan dari kayu yang padat.


Dan aku menaruh 2 udang dan 1 kepiting itu di atas kayu dan membakarnya, "haah~, kalau ada sambel pasti enak" gumam ku.


Aku menunggu makana matang sembari membolak balik panggangan, " yah... setidak nya rasanya asin" pikir ku.


Setelah beberapa saat makana matang aku memakan nya dengan lahap, "wow~, rasa asinya pas ini enak!" Pikir ku.


Setelah selesai makan aku minum air kelapa lalu aku pun membuat tulisan HELP besar di pantai berharap ada yang menemukanya.


"Yah~, ayo explore hutan?...... baiklah gas keun" ucap ku dengan memandangi hutan kemudian aku pun memasuki hutan.


Aku waspada dengan serangga kecil beracun dan ular daripada hewan buas lainya, "aku harus berhati hati"pikir ku.


Aku menemukan sarang semut yang begitu besar lalu aku memilih menjauh dan aku juga menemukan sarang laba laba yadng entah itu jenis laba laba apa.


Aku hanya menghindar agar lebih aman,aku menemukan sarang burung di atas pohon lalu aku memutuskan mengambil nya.


Aku memanjat pohon dan melihat di sarang itu terdapat ular kayu yang baru saja menyantap telur burung.


"Sialan kau!, oke kau jadi santapan ku siang ini" pikir ku dengan kerut di wajah ku, ular itu seukuran tangan.


Aku menangkap leher ular itu seketika ular itu melilit tangan ku sampai ke dada ku akan tetapi aku menusuk kepala ular itu.


"Maati!!"tegas ku sembari menusuk kan pisau ke kepala ular itu seketika ular itu mati dan aku pun turun.


"Mantab, dapet ular besar coey" ucap ku dengan senang kemudian aku pun memutuskan kembali ke sungai.


Di perjalanan kaki ku serasa di sayat pisau, "aduh!!, sakit njir" ucap ku sembari memegangi kaki ku kemudian aku pun melihat benda itu.


Ternyata ujung buah nanas dan aku pun mengambil nanas itu dan betapa beruntungnya aku nanas itu sudah matang.


"Wow~, jika di rendam nanas mungkin gak akan alot?"ucap ku dengan senang kemudian aku pun melanjutkan ke sungai.


Sesampainya di sungai aku membersihkan tubuh ular itu dan mengambil dagingnya saja lalu aku pun kembali ke pantai.


"Nanas nya aku makan aja lah..." ujar ku sembari berjalan kemudian aku pun sampai di pantai, hari masih belum siang.


Aku pun memutuskan untuk membuat ladang garam dengan cara membuat setapak tanah untuk air laut dan tinggal di isi air laut dan tunggu hingga kering.


"Yah, lebih mudah di ucapkan di banding melakukanya sih...hehe" ujar ku setelah membuat sebuah setapak kotak tanah untuk ladang.


Kemudian aku mengisi air laut dengan tempurung kelapa yah bolak balik sih tapi gakpapa.


Setelah selesai aku beristirahat sejenak karena lelah sembari meminum air kelapa kemudian aku sadar.


"kelapa ku habis!, aku harus manjat lagi nih?"Pikir ku kemudian aku pun berdiri dan mendekati pohon kelapa.


Kelapa jatuh.....


Aku terkejut lalu " a..apa!, anjirt bahaya!" Aku menghindarai kelapa yang hampir menimpa ku lalu aku pun sedikit menjauh.


Ternyata di atas ada kepiting yang memanjat dan memotong kelapa untuk di makan dia hanya mengambil kelapa yang banya isinya.


Aku teerkejut dan tersenyum "bukanya ini mesin pengambil kelapa heheh" pikir ku dengan senyum tipis memandangi kepiting itu.


Kemudian kepiting itu setelah menjatuhkan 6 kelapa dan dia turun untuk mengupas kelapa kelapa itu.


Kepiting itu selesai mengupas semuanya dan dia mau memakanya seketika aku mengambil kelapa kelapa itu.


"??!!" Kepiting itu marah aku mebawa kabur kelapa kelapa nya dengan mengejek nya " wlee, dasar bego hahahs"


Setelah aku membawa kelapa kelapa itu aku mengambil kepiting itu, "???" Kepiting itu bingung dan aku pun tersenyum.


"Jadi lah budak untuk mengambil dan mengupas ya" ucap pelan ku dengan senyum jahat kemudian kepiting itu marah.


"!!!!( dasar manusia biadap gak tau malu !!)" Kepiting itu marah dan aku menghoraukanya dan membawanya.


Aku membawa nya ke pohon kelapa selnjutnya, "hei cepat panjat dan mengambil itu" ujar ku sembari menjentik kepiting itu.


"!!!(pergi sendiri sana anj*ng)" kepiting itu mencapi capi ke atas dan marah aku pun kesal dan mengambil pisau .


Aku menancapkan ke pohon kelapa dan berkata " cepat panjat gak guna !" Tegas ku ke kepiting itu kemudian dia masih gak mau.


Lalu aku mengambil kerangka kepiting tadi pagi dan melihatkanya, "mau jadi kek dia?" Tegas ku dengan senyum jahat.


Kepiting itu seketika merinding dan takut "cepat!" Tegas ku kemudian kepiting itu langsung memanjat.


"!!!!(terkutuk kau manusia biadap!!)" Kepiting itu menangis sambil memotong kelapa dan aku pun duduk santay.


"Enak punya babu ternyata heheh" ucap pelan ku dengan santaynya


Beberapa jam kemudian aku dapat 12 kelapa yang sudah di kupas lalu aku pun melepas kepiting itu.


"!!!(Awas kau manusia anj*ng!)" Kepiting itu mencapi ke atas berulangkali sembari berlari ke laut dan tersapu ombak.


"Thanks kepiting bego"ucap ku dengan senyum di wajah ku menatap ke laut kemudian aku mencari kayu bakar.


"Mumpung masih siang ayo cari kayu bakar terlebih dahulu" ucap ku sembari berjalan ke hutan.


Setelah kembali ke pantai aku membaya banyak kayu bakar yang


aku bawa di punggung ku dengan ku tali.


Setelah sampai di pantai aku terkejut ada sebuah koper yang terdampar di bibir pantai.


"A...apa itu koper?" Pikir ku dengan bingung kemudian aku pun berlari dan menaruh kayu bakar lalu ke arah koper.


Aku membawa koper itu ke pantai dan membukanya aku terkejut dengan isi nya ternyata.


"Apa apaan ini isinya pakaina dalam semua apalagi ini milik cewe" ucap ku dengan wajah kecewa lalu aku memegang bh.


Aku menatap bh kecil imut itu dan berkata " kecil amat anjirt tepos nih orang pasti" ucap ku dengan wajah heran.


BERSAMBUNG....