CRAFT AND SURVIVAL

CRAFT AND SURVIVAL
VOL 1 CHAPTER 12 TEMAN BARU



Setelah aku membawa mereka ber dua ke goa mereka terkejut dengan goa yang aku temukan ini, mereka pun bertemu dengan angel dan sepertinya mereka rukun.


"Pekenalkan nama ku alicia salam kenal" ucap alicia dengan memperknal kan diri kemudian kakak nya berdiri .


"Perkenalkan aku albert kakak nya alicia" ucap albert dengan memperkenal kan diri kemudian angel pun memperkenalkan diri.


"Nama ku angel salam kenal" ucap lembut angel kemudian aku pun berdiri dan memperkenalkan diri.


"Nama ku sheva salam kenal "ucap ku kemudian alice pun bertanya "sheva tangan kanan mu kenapa?" Dan aku pun menatap tangan ku.


"Cuma luka bakar yang belum sembuh" ucap ku kemudian alicia pun memperhatikan tangan kanan ku.


"Bukanya sudah seharusnya di beri antibotik sekali lagi dan tetes dengan betadine?" Ujar alicia tampaknya dia tau tentang dunia kedokteran.


"Apakah bagitu?" Ucap ku kemudian albert pun berkata "alicia adalah orang yang mengambil jurusan kedokteran di masa depan jadi dia sedikit tau tentang masalah luka ringan"


Kemudian aku dan angel saling bertatapan dan tersenyum "bukanya itu bagus sheva ada yang tau tentang cara pengobatan di sini" ujar angel.


"Yaa... akan tetapi aku menyarankan kalian segera pergi" ucap ku dengan muka suram menatap ke bawah.


"Dari tadi kau bilang untuk pergi pergi ke kami kenapa sih" tegas alicia ke arah ku kemudian kakaknya pun berkata "alicia itu tidak sopan" bisik.


"Tapi kak!!" Tegas alicia kemudian aku pun berkata " akan ku beritahu ke pada mu" ucap ku kemudia mereka menatap ku.


Setelah beberapa saat aku memberitahu mereka akhirnya mereka merasa lega dan alicia bertanya " kanapa kau melakukan itu?"


Angel menatap ku dengan penuh penasaran dan albert juga menatap ku dengan penuh penasaran aku hanya bisa diam dan aku berkata.


"Mereka berbahaya, mereka membunuh tanpa pikir , mereka membuat kasta kasta dan menyiksa yang lemah " ucap ku dengan penuh percaya diri menatap ke arah mata alicia.


"Hmm.... begitu...akan tetapi bukanya jika kau melakukan pembakaran di gudang makanan bukanya yang lemah akan jadi budak pekerja mencari makanan sampai mati?" Ucap albert dengan menatap ku.


"Tujuan ku adalah pemberontakan"ucap ku kemudian albert angel alicia menatap ku dengan penuh terkejut.


"Jika mereka terus terus seperti itu pasti akan ada yang memberontak dan juga para orang tinggi itu sudah tidak adaa senjata untuk di kongkang" ucap ku dengan senyum menatap albert.


Mereka menelan ludah dan albert pun tertawa "hahahaha menarik bro, aku akan tinggal di sini dengan mu" ucap albert dan alicia hanya mengikuti kakaknya.


"Aku juga mau , daripada berlayar tanpa teman mending di sini ada angel yang bisa di ajak berteman " ucap pelan alicia kemudian angel pun tersenyum.


"Baiklah kalian di terima " tegas ku dengan senyum kemudian aku pun menatap albert dan albert menatap ku.


"Aku ahli fisika dan juga seorang mekanik " ucap albert kemudian aku pun berkata " ayo buat penemuan penemuan " kami menjadi duo.


Hari itu albert dan aku mencoba membuat yang namanya pembuat listrik dari kincir air di karenakan di depan goa ada air ternjun itu membuat kemungkinan listrik mati semakin tipis.


"Tapi membuat kincir air nya akan memakan waktu juga " ujar ku dengan memandang tangan kanan ku kemudian albert hanya tersenyum.


"Walaupun memakan waktu akan tetapi kita juga tidak akan memakan waktu lama karena sesuatu yang aku butuhkan ada di kapal" ucap albert dan kemudian aku juga terpikir secara tiba tiba.


"Aapa itu mungkin.... "ucap ku menatap terkejut ke albert kemudian albert tersenyum dan menatap ku " yaaa itu adalah"ucanya.


"Mesin kapal dinamo kapal dan lain lain " pikir kami berdua sama kemudian albert dan angel lalu alice mengambil mesin mesin itu.


Aku pergi untuk mencari kayu yang mudah di tebang akan tetapi aku hanya punya belati dan senjata api, "cih.... susah nih pasti" pikir ku.


Aku mencari di hutan bagian 3 dengan melewati goa butuh 15 menit untuk sampai di ujung goa satunya kemudian aku pun di sambut dengan pepohonan besar nan tinggi.


"P...pohon apa ini!, diameter nya sekitar 2 meter dan tinggi hampir seperti gedung 6 lantai"


ucap ku dengan edpresi suram krena aku tau mana mungkin aku dapat menebang salah satu pohon ini.


Kemudian aku pun berjalan berkeliling pepohonan ini sangat besar besar dan tinggi tinggi akan tetapi di hutan ini sangat ramai suara butung berkicau.


Suara kicauan.... banyak suara kicauan....


Aku hanya melangkah kan kaki ku sampai sejauh mungkin dan aku berhenti dan menatap terkejut sesuatu di depan ku.


"I...ini... kerangka nya besar sekali!" Ucap ku sembari melihat lihat kerangka dinosaurus itu tampaknya tubuhnya tertimpa meteorit dan dia mati.


Kenapa aku bisa tau yah...aku tau karena di tengah tengah atau tepatnya dalam tubuh nya ada sebuah batu aneh dengan ratakan tulang tulang di sekitar.


Kemungkinan dinosaurus ini setinggi bahkan lebih tinggi dari pohon di hutan ini dan kemungkinan memiliki berat lebih dari 100ton.


"Besar sekali.... untung udah mati" ucap pelan ku sembari menjelajah masuk ke kerangka itu dan ini terlihat seperti sebuah rumah.


"Hahaha jika di beri daun besar mungkin ini jadi rumah kecil hahah" tawa ku sembari menjelajah tulang tulang ini.


Kemudian aku pun berjalan menuju arah kepala makhluk ini dan aku terkejut karena kepala makhluk ini bahkan rongga mulut nya kalau di buka lebar bisa muat 10 orang dewasa.


"Sungguh beruntung dia sudah mati akan tetapi bukanya ini akan jadi sebuah penemuan besar kalau sampai tersebar luas?" Pikir ku sembari meliht lihat.


"Kemungkinan albert bisa membuat sesuatu dari tulang tulang tua ini" pikir ku kemudian aku pun menginjak sesuatu saat mundur.


Suara becikan air saat aku menginjak.....


"Inni.... lendir?!" Pikir ku sembari melihat ke bawah kemudian aku pun mihat ke belakang dan aku terkejut sekali lagi.


"A...apa...apaan ini, apakah ini sungguhan!" Ucap ku dengan terkejut dan suram karena melihat itu.


Di depan ku ada sebuah telur telur besar berukuran 2 kali lebih besr dari telapak tangan ku kemudian aku pun melihat salah satu telur sudah menetas.


" telur apa ini?!" Ucap pelan ku kemudian aku mendekat dan mengecek ke telur itu aku melihat sebuah ular sebesar ular piton dewasa yang baru saja mentas.


"Ulaar?.... tunggu!!" Pikir ku kemudian aku sadar dan aku pun berbalik lalu aku terkejut melihat di belakang ku terdapat ular besar yang siap menerjang.


Suara ular.....


"Apa ini candaan anj*ng?" Ucap pelan ku kemudian ular itu menerkam ku dengan tubuh besar nya sekitar 3 meter dan panjang gak tau aku gak lihat dia sepanjang apa.


Saat aku tau ular itu mau memakan ku aku melompat ke kanan dan beruntungnya aku berhasil menghindar.


Ular itu menabrak pohon dan aku bersiap dengan akm ku kemudian ular itu tegak lagi dan menatap mata ku.


"Geh!!, mati!!!" Tegas ku kemudian aku menarik pelatuk akm ku.


Suara tembakan beruntun.....


Tembakan itu berhasil melukai ular itu dan tembakan ku tepat di kepalanya akan tetapi ular itu masih baik baik saja aku pun terkejut.


"A..apa!!" Pikir ku kemudian ular itu membuka mulutnya lebar lebar dan menunjukkan taringnya.


"Anj*ng dia mau nyerang lagi, keuuk!! Tangan ku sakit..." pikir ku sembari menatap ular itu dan tangan ku tiba tiba sakit aku memalingkan pandangan.


Ular itu memanfaatkan keempatan ini untuk menyerang ku dan memakanku kemudia aku pun menoleh aku melihat dari ular berada di jarak 5 meter dari jarak ku.


"Sial!, aku lengah...." pikir ku kemudian aku pun mencoba sebisa mungkin menghindar dan alhasil aku berhasil akan tetapi aku mengalami luka gores di bagian wajah dan perban tanagn ku terbuka.


Bau darah bercampur bau kulit yang masih belum sembuh membuat ular itu makin sensitif dan mata nya menyala merah.


Suara ular.....


Ular itu menoleh ke arah ku dengan lidah yang keluar dan masuk dan dia memperlihatkan taringnya lagi , aku bertarung dalam keadaan yang buruk.


Walupun badan ku sehat aku masih tak yakin bisa membunuhnya karena peluru senjata api saja tidak menembus tulangnya hanya menembus kulit luar nya saja.


BERSAMBUNG …………