
"Bukankah lebih baik kita selesaikan dulu pembahasan berat ini" ucap angel dengan tersenyum sembari melambaikan kedua tanganya, pak ardia pun meminun teh dan dia tidak begitu paham apa yang kami bahas.
"Benar juga aku baru ingat!, pak radia soal permintaan ku, aku ingin beberapa petarung terkuat di suku untuk ikut dengan ku" ucap ku serius, kemudian semua orang terkejut dan pak radia pun berhenti meminum tehnya.
"Sheva...apa yang ingin kau perbuat?"tanya albert dengan berkeringat menatap ku kemudian pak radia pun membuka mata nya dan berkata " kami sudah memutuskan sejak anda membunuh monster itu bahwa kami akan mengikuti anda dan anda sekarang adalah kepala suku"
Seketika pandangan kami mengarah ke pak ardia karena terkejut tanpa di duga aku menjadi kepala suku, "apakah anda benar benar memikirkanya dengan matang?" Tanya ku cangguh, Kemudian pak ardia mengangguk dengan senyum sembari meminum teh.
"Jadi begitu...."ucap pelan ku terkejut lalu aku pun terdiam, albert dan yang lainya menatap ku kemudian aku pun menatap ke depan dengan tatapan semangat "baiklah akan ku ambil tanggung jawab sebagai kepla suku!" Tegas ku.
Setelah itu aku di nobatkan sebagai kepala suku di depan seluruh orang kemudian aku pun berdiri di hadapan semua orang,
"Aku akan mengganti nama suku ini dengan desa saim"tegas ku dengan penuh percaya diri kemudian pak ardia menerjemahkan.
Taklama kemudian seluruh warga suku setuju karena yang mengganti nama dan menjadi kepala suku adalah orang kuat dan yang telah menyelamatkan mereka dari takdir tumbal.
"Sepertinya aku harus belajar bahasa mereka sial...."pikir ku dengan berkeringat dan cangguh tersenyum di hadapan mereka yang bersorak senang, kemudian setelah itu aku pun menyuruh warga desa membantu albert membawa barang barang kami ke desa.
Aku sekarang berada di rumah kepala desa (aku) dengan pak radia sebagai wakil ku untuk menerjemah dan albert sekertaris sekarang desa saim akan berkembang menuju teknologi modern.
"Btw, masalah babi gemuk di kapal itu sama desa gimle aku belum selesain masalahnya besok atau nanti siang ya?"pikir ku bimbang lalu aku pun duduk dan menyedup teh panas di depanku.
"Baiklah lagian masalah di suku ini sudah selesai.... ayo ke masalah selanjutnya..."pikir ku santay kemudian aku pun keluar ruangan setelah aku membuka pintu aku terkejut ada wanita berjubah putih itu di depan pintu.
"Lah?, oh iya...aku lupa.... dia kan di berikan ke pada ku.... "pikir ku dengan cangguh kemudian aku pun berkata ke padanya "kau menungguku?" Dan wanita itu hanya diam dan tidak berbicara.
"Ohhiya..... aku juga lupa bahwa beda bahasa..."pikir ku pusing kemudian aku memegang tangan wanita itu, "??" Wanita itu bingung dan terkejut lalu dia melihat ke arah ku "ikuti aku" ucap ku senyum.
Wanita itu pipinya memerah melihat ku kemudian aku membawanya ke kamar kepala desa dan menyuruhnya duduk di kasur, "aku ingin lihat wajahnya..."pikir ku kemudian aku pun membuka kerundung jubahnya lalu aku melihat wajahnya.
Wajah yang anggun dengan paras cantik tatapan mata tajam dan bibir yang kecil rambutnya hitam panjang dan pekat lalu matanya hitam dan dalam kulit seperti sawo matang(kecoklatan) dan body yang aduhai.
"Wow..."ucap kagum ku seketika wanita itu sadar lalu dia melepas seluruh jubahnya dan ternyata dia telanjang bulat dengan tubuh bagusnya aku menatap tidak berkedip.
"Tahan....tahan....sial gak bisa cok!!"pikir ku dengan berkeringat dingin kemudian aku pun mendorong wanita itu tiduran di kasur lalu aku mendekatkan wajah ku ke wajahnya.
Bibirnya yang kecil imut membuka dengan mata tertutup dia sudah siap lalu aku menelan ludah ku dan berkeringat seketika aku pun sudah siap lalu menutup mata aku mendekat perlahan perlahan.
Membuka pintu dengan keras...
Orng itu albert dengan panik ingin melaporkan sesuatu dan nafas terengah engahnya seketika setelah membuka pintu ia melihatku ingin melamukan segs dan seketika dia berkeringat dingin dan menutup pintu perlahan.
"Tunggu!!!"teriak ku dengan panik dan berkeringat dingin kemudian aku pun mengejar albert lalu kami pun berbincang bincang tentang apa yang ingin dia katakan di ruangan kepala desa,wanita itu aku perintah untuk menunggu di sana.
"Oi sheva, aku gak ganggu kan?, aku kawatir menggangu momen baik mu..."ucap albert dengan berkeringat dingin sembari meminum teh dengan gemetar.
"Gak...gak ganggu"jawab ku dengan senyum dan berkeringat dingin kami cangguh satu sama lain lalu albert pun mulai serius.
"Aku ingin melaporkan tentang keadaan desa yang kau buat untuk memberontak, para warga di sana sedang berperang dengan orang orang dari kapal pesiar besar"jelas albert serius.
"Hmm, mereka bergerak cepat ya.."gumam ku serius kemudian albert menatap ku lalu dia melanjutkan penjelasan.
"Mereka tidak terpukul mundur melainkan memukul mundur pasukan musuh yang dilengkapi dengan senjata api ringan dan berat, musuh membawa mobil militer dengan senapan mesin otomatis yang baru terlihat ada 5 dan sudah di bajak 3 "jelas albert serius.
"Dan kami mendapat kendala untuk mendapat informasi ini untung saja aku tinggal berkata agent dari sheva dan itu memudahkan aku bertemu kepala desa di sana"jelas albert kemudian aku pun merasa bangga.
"Keanehan di sini adalah, kenapa pasukan musuh dengan begitu banhak persenjataan terpukul mundur begitu jauh?"tanya albery serius.
"Bukankah itu untuk menjebak"jawab serius ku sembari meminum teh panas di depan ku kemudian albert pun terkejut pemikiran mereka berdua sama.
"Maksudmu seperti serigala yang membuat domba merasa percaya diri lalu memakan saat mereka masuk ke jabakan nya "ujar albert serius sembari meminum teh lalu kami pun saling tatap dan tersenyum.
"Bgaiman?, biarin atau kita comeback?"tanya albert sembari menatap tajam ku dengan senyum licik di wajahnya lalu aku pun mengepalkn tanganku dan mengarahkan ke arahnya.
"Comeback bos!" Tegas ku dengan penuh semangat kemudian albert pun terdenyum semakin lebar lalu dia mengepal kan tangan nya lalu meninjukan ke tangan ku dan kami pun memulai rencana.
BERSAMBUNG......
NOTE: bulan puasa gak bolwh buat adegan 18+ jadi ntaran aja buaat adegan 18+, kita fokus ke action dan alur cerita nya dulu aja lagian aku juga gak tau gimana cara buat adegan kek gituan :v yang aku bisa cuma action
Spoiler kah?.
Spoiler rencana lancar tapi gagal dalam looting karena kapal meledak, sheva mengalami luka bakar di punggung nya karena melindungi seorang anak kecil dari gimle.