
Keesokan harinya, aku menyerahkan penebangan pohon ke 02 dan aku pun melakukan hal lainya aku pergi menemui albert yang sedang menambang di goa.
Setelah sampai aku pun melihat goa penuh dengan obor yang menayala nyala dan tumpukan batu batuan, aku mencari albert ke tenda nya dia sedang menyaring pasir dengan air aku pun bingung kenapa dia melakukan itu padahal bijih besi dan aluminium itu sebesar telapak tangan.
"Oi albert apa yang kau lakukan?"tanya ku bingung , albert yang sangat fokus itu dia terlejut dengan tiba tiba aku datang.
"Waaa!!, sheva!... ngagetin aja..." ucap albert terkejut lalu dia pun menoleh dan aku pun mendekat.
"Kau sedang apa?"tanya ku sembari mengintip yang di kerjakan albert lalu albert pun menunjukan wadah yang penuh dengan bijih emas kecil seukuran pasir banyak sekali.
"Lihat!, aku dapat emas!"ucap senang nya kemudian aku pun menggenggam pasir emas itu dan melihat nya semakin dekat lalu aku menaruh lagi ke dalam wadah itu.
"Ini beneran emas!, berarti...."ucap ku senang, lalu aku pun berkeringat dan menatap ke langit langit dan albert pun tersenyum
"Yaa!, gunung ini memiliki kadar emas!!"tegas nya dengan senyum kemudian aku menoleh ke arah nya.
"Keren!!, kita bisa buat sesuatu yang bagus kalau begitu!"ucap senang ku kemudian albert pun berkata " aku mengincar kuningan untuk membuat kabel, kau ambil emasnya saja jangan kuningan ku!"tegas albert kemudian kami pun saling tatap dan kemudian saling bersalaman.
"Kalau ada emas bukanya ada diamond?"ucap ku sembari melihat ke dalam lubang galian para tim penambang kemudian albert pun menaruh wadah itu dan berkata " jangan serakah mana mungkin ada diamond di ketinggian seperti ini-"ucap nya kemudian ada seorang penambang berlari masuk ke tenda dengan tergesa gesa.
"Tu...tuan!!, kami menemukan benda mengkilap seperti krsital dan sangat keras warna nya bening seperti air!"tegas orang itu seketika aku pun menunjuk ke arah tempat galian dan menatap albert.
"Tuh ada tuh, kamu bohong..."ucap ku dengan datar ke arah albert sembari menunjuk ke tempat galian lalu albert pun tersenyum kaku dengan berkeringat dingin.
"A...aku bohong?, teori nya yang bohong!!!" Ucap albert dengan patah patah kemudian dia berteriak karena terkejut lalu kami pun mendatangi tempat galian itu dan menuju ke arah diamond.
Di perjalan menuju diamond aku terkejut bahwa setelah masuk lubang penggalian aku di sambut 4 lubang yang manuju ke arah berbeda semuanya lalu aku berjalan ke lubang ke 2 dan setelah berjalan cukup lama ada 3 lubang yang berlawanan arah.
"Entahlah sudah berapa banyak lubang yang aku masukin tadi bingung aku...."pikir ku dengan berkeringat dingin kemudian kami pun sampai di tempat diamond itu ternyata cukup memakan waktu agar sampai.
"Ah..itu tuan!"
"Tuan ini batunya aneh!"
Albert pun langsung mendekati diamond yang berukuran sebesar manusia dewasa itu dan melihat dengan kacamata nya yang dia ambil dari kapal nya , kacamata itu dapat melihat semakin jelas pori pori diamond itu dan Zat Zat lain.
Setelah beberapa saat albert pun selesai menganalisa, dia menatap ku sengan berkeringat dingin dan terkejut "apakah itu diamond?" Tanya ku kemudian albert pun hanya mengangguk ngangguk.
"Wanjir!!, keren ayo kita bawa beberapa saja!" Ucap ku senang kemudian albert pun menggelengkan kepalanya lalu aku pun terkejut "kenapa?"tanya ku berkeringat.
Aku yang mendengar itu pun menghela nafas ku lalu aku pun menatap albert "begitukah.... jadiin tempat istirahat saja di sini dan buat tempat galian baru "ucap ku menatap albert.
"Agak di sayangkan sih batu sebagus ini di diamkan saja, lebih baik tempat ini buat tempat istirahat saja biar menarik"ucap albert mengelus diamond itu kemudian penggalian di lanjutkan dengan membuat lubang baru.
Setelah itu kami pun kembali ke atas dan aku berbincang bincag dengan albert "aku mau tanya, bagaimana cara mu membuat kapak itu?" Tanya ku sembari melihat albert yang sedang menelitu batu kemudian dia pun menoleh.
"Salah satu warga desa saim ada pengerajin batu dan aku mengajarinya menempa dan membuat senjata dengan teori yang sudah aku pelajari dulu" jawab albert sembari mengambil sebuah cairan berwarna ungu lalu dia meneteskan ke batu itu.
"Ooo begitu, bisa kah kau menyuruh nya membuat pedang dan panah berserta anak panah nya?"tanya ku sembari meminum teh di tempat duduk kemudian albert pun menganalisa batu yang dia teteskan cairan aneh itu.
"Itu akan lama, orang itu bekerja sendirian jadi yaa...."ucap nya sembari mengamati batu itu dengan kacamatanya kemudian dia pun terkejut dengan penemuanya.
"Hoooo~!, ini fosil anak dinosaurus !!...."ucap senang nya kemudian dia pun mengangkat batu yang terlihat tulang tulang di dalamnya yang berukuran setelapak tangan kemudian aku pun melirik nya.
"Bukankah itu bagus albert?"tanya ku kemudian albert pun tersenyum.
"Yaa!, tak ku sangka aku dapat menemukan fosil yang masih lingkap seperti ini" ucap nya dengan senang sembari melihat lihat fosil itu kemudian aku pun berdiri "aku akan mencari kan orang tambahan untuk menjadi penempa , aku pergi dulu" ucap ku sembari berjalan keluar.
"Okey!, hati hati bro!" Ucap nya senang, dia terlihat seperti seorang ayah yang sudah lama tak melihat putrinya lalu dia bertemu dengan putrinya huh....
Setelah itu aku pun keluar goa dan menyebrangi sungai lewat jembatan kecil yang di bangun albert lau berjalan melewati jalan setapak yang di buat warga desa untuk memudahkan perjalanan.
Sembari jalan aku memandangi sekeliling dengan perasaan senang lalu aku pun menghela nafas "haah~, ini masih indah seperti biasa yaa" gumam ku sembari menikmati pemandangan dan suara burung berkicau.
Hari mulai siang dan matahari sudah berada di tengah tengah, aku pun berjalan santay dengan melihat tanaman tanaman di sekitar.
"Aku belum sepenuhnya meng explore pulau ini kan?, aku akan mengexplore sembari berburu dan mengumpulkan rempah rempah dengan tim " pikir ku senang.
BERSAMBUNG.....
YAAAD KENA PRANK!!, AKU GAK UP BULAN DEPAN VOLUME 2 NYA TAPI AKU REHAT 1 HARI DOANG MAAF YAAA.
BTW PASTI BINGUNG SATOU KAZUMA KOK GAK DI TAMPILIN MAAF NIH VOLUME 2 FOKUS KE PENGEMBANGAN DESA DAN EXPLORE NANTI VOLUME 3 BARU PINDAH CERITA KE KAZUMA.
Lah kok malah spoiler :v dikit gakpapa yakan..... hehehe