
"Pak, mari kita bicarakan tentang permintaan ku di tempat lain" ujar ku serius kemudian pak tua itu menoleh dan berkata"tolong...panggil....aq radia...nama " dan kemudian aku memasuki rumah kepala suku.
Albert pergi memanggil mereka ber3 yang sedang mengintai lalu aku duduk dan berbincang bincang dengan pak radia, kami duduk sila di depan kami ada meja dan di samping ku perempuan yang di persembahkan untuk ku.
Seseorang datang menatakan minuman dan buah buahan untuk kami di meja lalu pak radia mempersilahkan minum, "silahkan di minum" ucap sopan nya kemudian aku pun meminum minuman yang mirip teh itu.
"Ini enak!"pikir ku terkejut setelah meminum itu lalu pak radia pun menundukkan kepalanya aku terkejut kenapa tiba tiba,
"Sekali lagi...terimakasih, telah membunuh... monster itu...." ucap nya kemudian aku pun panik.
"To..tolong angkat kepala anda"ucap ku sembari mengangkat pak radia lalu dia pun duduk seperti biasa, " terimakasih sudah menolong kami, kami jadi tidak harus memberi tumbal lagi untuk menenangkan monster itu" ucap pak radia sedih dan senang.
Aku terkejut dengan apa yang pak radia katakan kemudian aku pun bertanya " apa maksud anda dengan tumbal, kalau boleh di jelaskan" tanya ku serius kemudian pak radia terdiam lalu tanganya gemetar.
"Leluhur kami dulu adalah suku yang suka berpindah pindah ke tempat tempat lain setiap tahunya untuk menghindari musim dingin, suatu hari semua suku secara tiba tiba berada di pulau ini saat mereka sedang berlayar"jelas nya.
"Bermigrasi kah...."pikir ku serius sembari meminum minuman lalu pak radia pun melanjutkan penjelasanya.
"Leluhur kami sangat pandai dalam pertempuran dan menapatkan tempat ini desa ini dengan kekuatan mereka, tanpa sengaja para leluhur bertemu sang dewa kehancuran yaitu monster itu"jelas nya.
"Para leluhur bertarung mati matian akan tetapi mereka hanya bisa membunuh 2 ekor saja sedangkan di pihak kami 100 orang telah mati, jumlah monster itu terus bertambah dan bertambah sampai sampai para leluhur tidak berani memasuki wilayah mereka."jelasnya.
"Suatu saat para leluhur terbingungkan dengan kejadian batu batuan besar yang jatuh dan hampir membunuh semua nya yang ada dan hanya 17 orang yang tersisa dari sekian banyak leluhur" jelasnya.
"Tunggu!, meteor!!.... apa mungkin ini bukan di masa depan!!" Pikir ku terkejut dan berkeringat dingin, kemudian pak radia melanjutkan penjelasanya.
"Setelah sekian lama waktu berlalu para leluhur yang baru tidak begitu kuat seperti leluhur pendahulu dan mereka sadar monster itu masih hidup dan siap membunuh mereka"jelas nya.
Pak radia terdiam setelah menjelaskan itu dan tubuhnya gemetar tidak karuan lalu aku pun merasa kasihan dan kemudian pak radia pun memaksa menjelaskan.
"Para leluhur mulai berfikir untuk memberikan persembahan untuk monster itu dan alhasil itu berhasil membuat suku aman sampai sekarang dan persembahan harus wanita yang masih suci......bahkan orang yang ku...sukai dulu..." jelas nya gemetar dan hampir menangis.
"Hmm, begitu kah... dia sedih dan gemetar karena mengingat hal seperti itu kah...."pikir ku menatap tajam lalu meminum teh itu kemudian suara gemrisik warga terdengar.
"киллер монстр!!(monster pembunuh)"
"Барысы да йөгерәләр!!(semua orang lari)"
"Apa yang terjadi!!" Pikir ku terkejut lalu aku dan pak radia pun lamgsung berlari keluar rumah ternyata angel membawa 8 ular itu dan membuat para warga suku panik dan bersiap menyerang.
"Pak!, tolong buat mereka tenang!" Tegas ku serius kemudian pak radia pun mengikuti apa kata ku lalu aku pun berlari ke arah angel dan melindunginya.
"Tuan apa apan kenapa anda membawa monster ini?"tanya nya dengan berkeringat dingin kemudian aku menggelengkan kepala ku dan berkata " mereka telah aku jinakkan dan tidak akan menyerang jika tidak aku perintahkan" ucap ku serius kemudian pak radia pun terdiam.
"Apakah dia marah?"pikir ku berkeringat dingin kemudian pak radia pun bertepuk tangan dan tersenyum " hebat...hebat sekali bukanhanya membunuh monster itu bahkan menjinakkan nya , tuan anda hebat" ujar nya senang.
Kemudian pak radia pun berbalik dan mengangkat tanganya,
"Геройлар хайваннарны кыйныйлар(pahlawan mengalahkan monster)" teriak pak radia kemudian semuaa orang pun terdiam dan saling tatap lalu mereka bersorak gembira.
{Di sini mengalahkan berarti membuat yang kalah sebagai bawahan dan harus patuh perintah yang menang}
Kemudian setelah itu kami ber 5 masuk ke rumah pak radia dan kami pun berbincang bincang dan setelah pak radia menjelaskan semuanya dari awal ke yang lainya kami pun memiliki kesimpulan yang sama.
"DI ABAD APA KITA?"
Kemudian kami pun mulai berdiskusi seperti biasa dan kali ini bersama pak radia yang lumayan memahami bahasa kami,
"Sheva, kau menambah gadis lagi ya..." ucap suram angel menunjuk ke arah gadis di belakang ku kemudian aku pun berkeringat dingin lalu menjelaskan "ah...ini tanya saja ke pak radia"ucap ku mengalihkan pembicaraan.
"Aku sih tak masalah sheva mendua asal dia masih bersamaku"ucap alicia dengan tenang meminum teh lalu angel pun kesal denganya,
"Baiklah baiklah kita sudahi dulu pembahas soal percintaan, sekarang kita harus membahas soal yang kita hadapi sekarang!"tegas albert.
"Benar juga, ini aneh meteor? Hewan purba? Kalau ini di masa depan berarti mereka itu apa?"tanya tifa serius.
"Aku sangat yakin kita di masa depan..."tegas albert kemudian aku memiliki kesimpulan.
"Kita memang di masa depan mungkin, tetapi kalau kita di masa depan apa mungkin mereka suku,makhluk purba,meteor,sampai terkirim ke sini" tanya ku serius.
"Bukanya itu gampang?, anggap saja sama seperti kita mereka secara tiba tiba berada di abad ini dengan celah dimensoinal atau gelombang waktu yang bertabrakan atau lain lain " jawan alicia dengan santay nya.
"Bagitukah....itu mungkin saja akan tetapi pepohonan manamungkin juga ke sini, pepohonan jauh dari laut!"ujar tifa serius.
"Benar juga!, apa mungkin kita di dalam sebuah dimensi berbeda yang tak sengaja menyedot seperti black hole kecil atau lubajg cacing?"jawab albert serius.
"Aku sedikit yakin dengan yang di katakan albert akan tetapi, kalau ada black hole yang muncuk bukanya itu akan menyedot seluruh bumi ke dalam karena itu akan bertambah besar setiap dia menyedot sesuatu ke dalam" ujar ku serius.
Kemudian suasana menjadi hening karena kami semua sedang memikirkan apa yang terjadi?,dimana kita?,masa depan?,masa lalu?,black hole?.
BERSAMBUNG …………