CRAFT AND SURVIVAL

CRAFT AND SURVIVAL
VOL 1 CHAPTER 7 AKU PEMBUNUH!



Aku menggunakan senter dan melihat di baian bawah kapal itu ternyata mesin nya yang rusak lumayan parah.


Aku mencoba memperbaiki yang gampang saja tetapi tetap gagal dan malah meledak dengan ledakan kecil.


Bom!.


"Fu*ck... susah amat" ucap pelan ku dengan muka hitam terkena asap ledakan kemudian aku pun menlihat lihat sekliling.


Aku berjalan perlahan di bagian bawah kapal itu dan tanpa sadar kaki ku sudah menginjak air laut dan pasir.


"Huh?...ini!" Ucap ku sembari menyenter ke sana sini dan melihat banyak sekali lubang di kapal sehingga air dan pasir masuk semua.


"Di dekat pantai ada banyaj batuan karang mungkinkah...sebelum terdampar kapal ini menabrak beberapa karang?" Pikir ku.


Aku pun menyerah untuk meperbaiki kapal karena persediaan dan alat yang sangat minim untuk memperbaiki kapal dan menembel.


Kemudian aku kembali ke atas dan melihat angel yang sedang duduk di luar aku menghampiri angel.


"Angel, apa yang kau lakukan?"tanya ku ke angel kemudian angel menoleh ke arah ku dan berkata "cuma sedang duduk"


Aku pun berjalan turun dari kapal angel melihat ku lalu dia bertanya "mau kemana sheva?" Kemudian aku pun menoleh.


Aku tersenyum dan berkata " cuma explore dikit kok, nanti aku bakalan cepet pulang jadi tenang saja" angel cemberut dan dia pun tersenyum.


"Baiklah, aku tunggu dan juga nanti aku bakalan masakin makan malaam hehehe" ujar angel dengan senyum dan pipi memerah.


Kemudiaan aku memasukki hutan bagian 2 karemaa bagian 1 aku yakin sudah tidak ada yang menarik atau lain kali aku explore 50% di wilayah 1.


Di area 2 atau tepatnya sebrang sungai jadi aku harus menyebrangi sungai terlebih dahulu, di sungai aku melihat beberapa biawak dan ular air.


"Wow~, kalau persediaan dikit mungkin aku bakal berburu"ucap pelan ku kemudian aku sampai di seberang sungai.


Di sini aku di sambut oleh beberapa tanaman bayam liar dan beberapa rempah rempah seperti daun salam,jahe,serai.


Ada banyak tanaman serai di sini dan juga satu pohon salam yang besar aku mengambil beberapa daun salam dan segenggam serai yang sudah siap jadi bumbu.


Aku memasukkan ke tas yang aku bawa kemudian aku explore lagi tidak jauh dari sungai aku menemukan pohon lengkeng.


"Why?, lengkeng emang bisa tumbuh di mana saja?"ucap kaget ku melihat pohon lengkeng yang besar dan sudah membuah itu.


Pohon ini buah nya sudah siap panen beruntungnya aku kemudian aku pun mengambil 8unting sekitar 2 kilo aku bawa lalu aku taruh ke tas.


"Segini aja, jangan di ambil semua gak cukup dan juga bukanya aku serakah kalau mengabil semuanya. lalu hewan hewan di sini mau makan apa jika aku ambil semuanya" ucap pelan ku.


Kemudian aku pun memutuskan kembali karena susah 3jam aku di hutan dan juga di sini banyak nyamuk sial.


"Aku harus pulang sebelum angel kawatir" pikir ku sembari melompat di batang roboh dan berjalan mengarah arah sungai.


Setelah aku hampir sampai ke pantai aku mendengar suara angel berteriak " KYAA!, TOLONG!!"


Seketika aku terkejut lalu berlari dan setelah sampai aku melihat angel mau di gangbang 5 orng laki laki.


"Sheva!!, kyaa tolong!" Teriak angel dia tidak bisa bergerak kemudian 5 laki laki itu mau meremas dada angel.


"Hahah, sheva siapa itu?" Ujar orang yang menimpa angel dan membuatnya tidak bergerak kemudian teman teman tertawa.


Aku yang melihat dari jauh pun sangat marah dan tatapan mata ku sangat dalam pikiran ku teringat kata kata ku yang ingin melindungi angel.


"Yah.... banj*ngan!!!"teriak ku kemudian 5 orang itu menoleh dan angel pun senang.


"Siapaa dia?"


"Entahlah "


"Sheva!" Teriak lega angel kemudian orang yang seperti bos itu yang mau menidiri angel bangun dan dia menatap ku.


Kemudian aku pun melototinya dan berkata "jika kau melepas kan angel dan pergi mungkin aku akan mengampuni kalian" mereka ber 5 terkejut.


"Pfft!, mengampuni kata mu" tawa orang itu dan teman temannya ikut ketawa mereka mengira aku bercanda.


"Kau sendiri dan tak punya senjata kami berlima mati kau" tegas orang itu dengan hawa membunuh melototi ku.


Aku tersenyum dan berkata " leganya kalian tidak mau di ajak negoisasi kalau begitu"ucap ku dengan tersenyum tipis.


Mereka ber 5 bingung dengan apa yang aku lakukan kemudian aku pun mengeluarkan pistol yang terisi penuh lalu menodongkan ke arah orang itu.


"Matilah!" Tegas ku dengan tatapan kebencian lalu aku menarik pelatuk nya.


DORR!!...


Suara tembakan di siang hari yang sunyi itu bergema di hutan dan di laut seketika orang yang sok tadi dada nya berlubang dan berdarah.


"Keuk!,a..apa...si...sial" ucap nya dengan muntah darah kemudian dia mati lalu terjatuh, teman teman nya hanya bisa melihat dia mati.


"Tu...tunggu..."


"Pistol itu beneraan najirr lari!"


"Haaah aku gak mau mati!!"


Mereka lari bagaikan tikus yang melihat kucing kemudian aku menatap rendah mereka lalu menembak mereka ber empat.


DORRR....DORR...DORRR..DORR...


Mereka tertembak di bagian kepala dada dan jantung, "savage" ucap pelan ku sembari berjalan ke arah angel.


Angel yang terjatuh dia terdiam dengan penuh air mata, "ah..dia pasti membenciku " pikir ku terdiam di depan nya.


Kemudian angel berdiri dan berlari memeluk ku, "sheva!!, uwaa!!" Dia menangis di pelukanku sekali lagi , aku terkejut.


Angel memeluk ki dengan erat " terimakasih.... terimakasih.... hiks...hiks..." ucap nya dengan penuh air mata lalu aku memeluknya.


Aku memeluknya dengan erat dan berkata " tenang kan sudah kubilang ada aku yang akan melindungimu" sembari mengelus kepala angel.


Angel menangis dan terus menangis di pelukanku siang ini, "siapa mereka? Dan juga baju mereka dari tempat mondern" pikir ku dengan menatao tajam mayat mayat.


Kemudian aku pun memeluk erat angel dan berfikir " tak akan ku biarkan kejadian ini terulang lagi dan tak akan ku biarkan mereka menyentuh sehelai rambut angel" dengan tatapan penuh kebencian.


Setelah itu angel pun sudah lumayan baikkan akan tetapi dia sedikit trauma dengan kejadian siang hari ini.


Aku menyuruhnya beristirahat dan tidur lalu angel pun pergi tidur, setelah itu aku menyeret 5 mayat itu ke hutan.


"Aku tidak ingin angel melihat mayat ini dan trauma lagi" pikir ku memandang rendah mayat mayat itu lalu aku memutilasi mereka.


Aku memotong jari ,tangan ,kepala ,lengan, kaki, dan mengeluarkam semua isiperut mereka dan aku memisahkan semuanya.


Semua bagian tubuh mereka aku buat untuk memancing hewan buas di masa mendatang kalau awet sih.


"Mending di buang ke hutan bagian 2 siapa tau di sana ada hewan buas jadi bisa lebih waspada " pikir ku sembari mengelap darah di wajah ku.


Kemudian aku pun mengangkat kotak yang biasa aku buat wadah daging itu dan aku pun samapai di sebrang sungai lalu menyebar semua bagian tubuh di dalam hutan.


Setelah selesai aku membersihkan diri di sungai dengan baju basah kuyup dan sebuah kotak yang sudah bersih aku kembali.


Bau amis darah masih tercium jadi aku mencuci baju di kamar mandi dan mandi dengan sabun aku mandi lagi di kapal.


BERSAMBUNG ………