
"Mbak, udah lama banget kita ga ketemu kaya gini?"
"Sukses ya, selama ini kita hanya komunikasi aja, tanpa bertemu. Mbak bangga, kamu bisa move on. Trus rencana setelah menikah gimana?"
"Banyak mbak, Shine masih was was. Khawatir juga sama sikap mama yang selalu aja sebut papa. Shine takut, cemas ga mau tinggalin mama sendirian."
"Wajar Shine, orangtua mbak juga seperti itu. Banyak beban saat menjelang pernikahan. Tapi calon suami kamu itu terlihat baik. Dia ga keberatan kan, ajak mama kamu?"
"Ya, mbak. Tapi kan mana tau setelah beberapa bulan berubah. Shine takut deh." menutup wajahnya.
"Heuumh, mbak yakin enggak deh." jelas sahabat Shine bernama Elita.
Elita segera memegang tangan Shine, ia bicara untuk selalu tenang. Pikiran tidak baik segera disingkirkan, Elita juga meminta Shine untuk selalu tenang ketika ia mempunyai satu problem bersama sang suami, untuk menyelesaikan nya sendiri kelak.
"Kamu tau gak, perceraian mbak sama suami bule mbak dulu gimana?"
"Gimana mbak? apa Shine, boleh sedikit tau."
Elita sangat private soal rumah tangganya yang dulu, tapi berhubung karena Shine. Ia menggambarkan kisahnya dulu, agar Shine tidak menyamakan semua pria sama dan akan baik di awal saja, berikut sebagai gambaran pengalaman hidupnya saat bersama Leon.
"Dulu suami mbak, ga ingin mbak Hamil dulu, pengennya pacaran aja. Terus ketakutan pikiran mbak kayak kamu ini. Jadi ada baiknya, kamu sama calon suami terus terang untuk hamil atau menunda. Planing intinya, kamu wajib bersikap tenang juga."
Elita juga menceritakan banyak hal. Tentang dirinya dahulu sebelum bercerai. Dan tinggal bersama mertua, tidak selamanya toxic tegantung kedewasaan suami masing masing.
Shine mendengarkan Elita bercerita, ia menghirup jus sambil memperhatikan yang bercerita tentang masa lalunya.
Beberapa tahun lalu, Elita ditampar dan di maki maki.
'Kenapa kamu hamil di saat yang tidak tepat Elita?!' teriaknya membuat Shine bingung.
Hingga dalam perjalanan, benar saja satu mobil membuat Leon berhenti. Ia terheran kenapa Shine bisa menghadangnya saat ini. Terlihat tenang dalam mobil, tapi Shine turun dan mengetuk body depan mobil dengan berteriak.
"Shine, keluarlah!"
Leon yang kesal ingin meninju, Shine larang dan tahan untuk tidak emosi. Sehingga, Leon mereda dan keluar bersama Shine.
"Mas, aku tau. Dia ingin bicara padaku, aku meminta ijin darimu!"
"Ya, sayang mas ijinkan."
"Apa mau kamu Derli, sudah semua akan jadi milikmu bukan, apa lagi yang kurang?" tanya Shine.
"Kau lupa, Shine. Kau harus bercerai darinya. Kau tau dia sudah bangkrut?"
"Apa alasannya aku harus bercerai, kamu pikir aku wanita yang sama seperti wanita di samping kamu selama ini. Hanya materi, bukan kebahagiaan yang dicari. Lantas kalau aku tidak mau kamu mau apa?" ketus Shine.
"Kamu akan menyesal, aku bisa membantumu. Ikutlah denganku Shine. Aku ingin menepati janji pada almarhum papamu!"
"Stop! jangan bicara soal papaku dengan mulut kotormu itu Derli! Satu lagi yang harus kamu ingat saat ini. Enyahlah, aku tidak akan melepas kebahagiaanku."
"Benarkah, bodoh. Wanita tidak akan bisa hidup tanpa materi. Kau sedang menunjukan munafik mu Shine?" elak tawa Derli.
Sehingga kala itu Derli pergi, kini Shine kembali dengan wajah senyuman. Ia bicara pada Leon untuk tidak takut. Karena dirinya telah bersama Leon dan akan tinggal dibumi sedikit lama.
"Shine, aku menemui kamu dengan Elita di cafe! karena aku mendengar kamu akan meninggalkan bumi ini. Jadi Jie si kucing jadi jadian itu bilang, kalau kamu akan pergi selamanya dariku." ujar Leon.
"Leon, aku tidak pergi. Aku kesini hanya bertemu Elita teman baikku. Dia juga berasal dari sama sepertiku. Jadi aku putuskan, akan tinggal lebih lama denganmu. Dan kita akan hidup bersama dan bahagia."
"Benarkah? Aaah! terimakasih Shine. Aku mencintaimu. Shine I love you .." teriak Leon, membuat tatapan orang lain terharu dan sebagian menyebutnya gila alias lebay.
Tapi Leon segera mengangkat Shine, menggendong dan memutarnya. Tak lupa ia pergi pamit pada Elita yang ikut bahagia juga.
"Shine! berbahagialah! sampai jumpa Pasangan Shelo! alias Shine dan Leon." ucap Elita dengan senyum kegembiraan, karena sebangsanya ikut bahagia tinggal di bumi. Menemukan raja kehidupan sesungguhnya yang membuat hari harinya semakin indah.
TAMAT.
Ok! yuks mampir ke kisah yang mau end. Yakni "Bad Wife."
Dan mampir juga kisah horor Author, dengan bumbu pengalaman yang di tuangkan hasil, koloborasi pengalaman sang adik.
Cover akan berubah sewaktu waktu kebijakan dari sistem entun ya!!
End.
JUDUL : PEKA