Alanaka

Alanaka
Meminta Ijin



...HAPPY READING...


... : ...


...----------------...


Hening beberapa saat, hingga suara serak dan berat milik Nexlon terdengar memecahkan keheningan "Tidak boleh! "


📝📝📝


Suara Nexlon itu terdengar tidak menerima penolakan.


"T-tuan saya hanya ingin pergi ke rumah orang tua saya" takut-takut Nexlon salah dengar Alanaka berusaha menjelaskan niatnya itu.


"Tidak boleh! " ucap Nexlon dengan kata-kata yang sama untuk kedua kalinya. Mungkin jika di hitung ini merupakan kedua kalinya Nexlon mengeluarkan suara saat berbicara dengan Alanaka, sungguh keajaiban bukan?.


"Masak tidak boleh Tuan? " tanya Alanaka yang memang tidak terima jika tidak di ijinkan.


Nexlon tidak menjawab dia hanya diam mendengarkan apa yang Alanaka katakan.


"Anda tidak mengizinkan saya karena anda takut bukan saya kabur? Jika iya anda tenang saja saya janji tidak akan kabur"


"T-tuan saya betul-betul merindukan mereka" mata Alanaka mulai berkaca-kaca, melalui lirikan mata Nexlon dapat sekilas melihat mata yang menyedihkan itu.


Tapi Nexlon tetap lah Nexlon!. Seberapa keras orang-orang membujuknya dia akan tetap keras kepala.


Nexlon berlalu dari sana, masih banyak lagi pekerjaan yang harus dia urus. Tapi istri yang di bencinya itu membuang-buang waktunya saja. Tidak tau apa dia jika waktu adalah uang.


Mata Alanaka berkaca-kaca rasanya saat ini ingin sekali dia menangis. Tapi di satu sisi dia tidak ingin terlihat lemah.


"Naka" suara lembut penuh perhatian Bibi Leni terdengar menyapa indra Alanaka. Saat ini hanya ada mereka berdua di ruang makan serta pelayan-pelayan yang memiliki tugas membersihkan meja makan.


"Naka tidak papa Bibi" ucap Alanaka dengan tersenyum. Dia tahu Bibi Leni memanggilnya hanya bermaksud untuk menanyakan keadaannya. Karena tidak ingin Bibi Leni khawatir padanya dia memilih tersenyum seolah baik-baik saja.


Mari katakan saja Alanaka itu Lebay. Tapi sebelum mengatakan itu nilai lah diri kalian terlebih dahulu ketika berada di posisi Alanaka.


"Bibi Naka bantu pelayan yang lain yah untuk membersihkan meja makan" setelah mengatakan itu Alanaka mulai bergabung dengan pelayan yang lain untuk membersihkan meja makan.


Bibi Leni yang paham Alanaka tidak ingin mengatakannya dia hanya bisa tersenyum memaklumi.


'Mungkin ini hanya terlihat sepele, tapi Bibi tau bahwa kamu tidak lah baik-baik saja Naka'


Batin Bibi Leni berkata.


Saat membereskan meja makan Alanaka berusaha untuk tidak menangis. Jujur saat ini dia sangat-sangat merindukan orang tuanya, mungkin orangtuanya jahat padanya tapi Alanaka tidak pernah membenci mereka hanya saja dia kecewa atas perlakuan mereka padanya.


'Alanaka jangan lah menangis! Ini hanya lah hal sepele. Kau tau bukan? Bahwa dirimu ini kuat' berusaha menguatkan hati dan jiwa Alanaka memilih membatin. Mungkin ini adalah cara terbaik untuk tidak menangis.


Alanaka memilih menyibukkan dirinya dengan pekerjaan-pekerjaannya. Lagian itu adalah cara yang ampuh kedua untuk tidak menangis.


📝📝📝


Di ruang kerjanya Nexlon di sibukkan dengan beberapa berkas-berkas dari perusahaan yang ingin bekerja sama dengannya.


Tapi pekerjaannya itu terhenti di setengah jalan di kala pikirannya mengingat kejadian di ruangan makan. Apa yang dilakukannya tidak lah salah?.


Mengangkat satu tangannya ke arah pelipis, Nexlon mencoba memijit pelipisnya untuk menghilangkan rasa pening yang mendera. Ini lah akibat dari dia yang tidak tidur beberapa hari karena sangking sibuknya.


Tiba-tiba pikirannya lagi mengarah ke Alanaka , tapi kali ini adalah ketika Alanaka menasehatinya untuk tidur.


"Istirahat sebentar tidak lah buruk akan tetapi itu sangat berharga untuk manusia seperti mumu. Tubuh adalah bagian penting dalam diri, jika tubuh mu lelah dan memilih untuk sejenak berhenti adakalanya kau harus menurutinya" kalimat yang di katakan Alanaka ini membayangi pikirkannya sehingga membuatnya berfikir. Apakah tidak salah untuk dia beristirahat sebentar?.


Jika di pikir-pikir itu tidak lah salah. Nexlon memilih menyadarkan tubuhnya ke bangku kerjanya lalu memejamkan matanya dan tidak lama kemudian dia tertidur. Tubuh yang lelah dan mata yang ngantuk jika menemukan tempat yang nyaman atau sedikit nyaman akan merasa lebih baik.


Meskipun saat bangun nanti tubuhnya akan sakit Nexlon tidak peduli yang penting dia bisa beristirahat sebentar.


Dan akhirnya untuk pertama kali dia menuruti perkataan Alanaka. Dan jika Alanaka tahu ini dia akan senang sekaligus kesal, karena menurutnya posisi Nexlon itu tidak lah benar.


... :...


...TO BE CONTINUE...


...----------------...


⚠Typo bertebaran, cerita akan di revisi jika sudah tamat.


JANGAN LUPA (VotKS)


Vote


Komen


Share


SEE YOU NEXT TIME CHAPTER :)