Airin

Airin
pengakuan irsan dimasa lalu



Saat siska tiba tiba memberhentikan aksiku dan mengatakan aku tak boleh melakukannya karena itu adalah dosa besar.aku hanya diam mematung merasakan sesak didadaku karena itu yang aku lakukan dari dulu bersama pacarku dan juga sesamaku sungguh aku merasa malu dengan siska dan aku merasa jijik dengan diriku sendiri.


akupun beranjak kekamar mandi untuk membersihkan diriku terlebih dahulu dan akan membahas ini kepada siska nantinya. aku sudah pasrah apapun keputusan siska aku akan menerimannya. yahh walaupun harus berpisah dengannya jika memang itu keinginannya. meskipun aku sudah mulai nyaman dengannya.


karena aku tak sanggup melihat siska yang mematung sambil menangis sesegukan.aku sadar diri jika aku sangat tak pantas untuk siska. aku saja sangat jijik terhadap diriku sendiri apalagi siska jika dia tau semua tentang masa laluku.


setelah sampai dikamar mandi.aku menyalakan shower dan akupun terduduk dilantai sambil meremas rambutku frustasi.


aku tdk mengunakan pakaian. hanya menggunakan boxer untuk menutupi adik kecilku. aku menitikkan air mata jika mengingat semua dosaku dimasa lalu.aku sangat menyesali segala kelakuanku tapi ibarat nasi sudah menjadi bubur tak akan bisa kembali menjadi nasi lagi bukanπŸ˜”


tapi apa seorang pendosa sepertiku tak pantas untuk bertaubat dan menata masa depan menjadi lebih baik.walau aku sadar jika apa yang aku lakukan adalah sesuatu yang sangat menjijikkan.


tak lama setelah perasaanku tenang akupun keluar dari kamar mandi dan mengambil pakaian dialmari setelah selesai aku menuju kasur. ternyata siska belum memakai pakaiannya dia masih meringkuk dan siska belum berhenti menangis, akupun menghampiri siska dan,,


"mas maafin siska mas. bukannya siska menolak untuk menunaikan kewajiban siska. tapi mas sendiri taukan. itu dilarang oleh agama kita mas dan bahkan bisa menyebabkan penyakit." aku hanya menganggukkan kepala ku tanda mengerti dan mulai duduk didekat siska. mungkin ini saatnya aku mengatakan semua kepadanya.


"sis sebenarnya ada yang ingin mas sampaikan sama kamu?"sambil menarik nafas dalam dalam dan merasakan sesak didadaku.


"sebenarnya mas penyuka terong sis" kataku dengan menatapnya. aku melihat siska menaikkan sebelah alisnya dan menghapus jejak air matanya dan kemudian tersenyum.


"ya ampun mas. siska juga suka ko sama terong. terus apa masalahnya mas? ngak ada yang aneh deh. kalau memang mas suka ntar siska masakin. siska bisa ko masak terong"katanya sambil tertawa kecil. tiba tiba moodnya jd kembali.


"apalagi kalau terong balado. becchh mantap banget tuh mas.siska aja suka banget.emng mas suka terong diapain?" sambungnya lagi.


Lah kenapa jadi bahas terong batinku.


"bukan terong yang itu maksud mas" sambil menghela nafas berulang kali.aku kira siska ngerti tapi ternyata,,


"mas ituuu,, penyuka sesama jenis. mas itu GAY sis."ujarku terbata dan langsung menunduk karena tak sanggup menatap mata indahnya.


aku melihat tak ada pergerakan sehingga aku menggangkat kepalaku dan ternyata siska mematung ditempatnya...


"Astagfirullah mas. jadi maksud mas penyuka terong itu mas itu GAY." jawab siska sambil bergidik dan menggelengkan kepalanya kearahku. merasa tak percaya apa yang barusan aku katakan.


"tapi itu dulu sis, mas udah tobat . mas bener bener udah tobat.itu hanya masa lalu mas sis, mas ngak pernah melakukannya lagi"potongku cepat sebelum siska tambah salah paham lagi kepadaku.


"bahkan adik kecil mas tak pernah bangun jika berdekatan dengan seorang wanita. tapi saat mas melakukannya denganmu , adik mas malah bangun dan mas sangat bersyukur.


"mas tau setelah kamu mengetahui kebenarannya. kamu pasti sangat jijik dengan mas kan dan sekarang aku menyerahkan semua keputusannya kepadamu.karena mas sendiri tau diri. mas ngak pantas buat kamu."


"satu lagi. mas selama ini bersikap dingin denganmu karena mas hanya ingin menjaga hati mas, mas takut jika mas sudah sayang sama kamu tapi kamu malah gk bisa menerima masa laluku dan aku tak ingin sakit hati lagi." kataku sambil berlalu dari hadapannya dan keluar dari kamar tersebut.


seseorang tak selamanya buruk bukan. setiap orang berhak mendapatkan kesempatan.


orang baik punya masa lalu dan orang jahat punya masa depan.


kita tak selamanya berjalan dengan kegelapan karena saat kita bangun kita akan mencari cahaya yang akan menyinari hidup kita.


dan tak selamanya kita berada dimasa lalu.


tumben author bisa bijak giniπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯


sekarang udah terjawab semuakan kenapa irsan bersikap dingin dengan siska...


wissshhh hatiku nyesss menulis ini. melow banget sih author ini.😭😭😭😭


jangan lupa tinggalin jejak yah.


jangan cuma dibaca doang tapi ngk ninggalin jejaknya sama sekali.


sedihkan authornya...


jangan kaya hantu yang dateng ehhh tiba tiba ngilang tanpa jejak.


gak mau disamain kaya hantu kanπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


pisssβœŒβœŒβœŒπŸ™πŸ™πŸ™