
kematian seseorang tak ada satupun yang bisa mengetahuinya
sebagai seorang hamba kita hanya bisa memperbaiki diri karna tak akan ada yang tau kapan kematian itu akan menghampiri kita
mulai dari anak anak , yg muda ,yg tua ,bahkan bayi sekalipun tak ada tahu
kita hanya bisa memperbaiki diri dan selalu berbuat baik kepada setiap orang dan jangan pernah dendam kepada siapa pun karena itu akan menghancurkan kehidupan kita sendiri nantinya
selain memperbaiki diri kita harus mengikhlaskan semua yang telah allah takdirkan untuk kita baik ataupun buruk pasti semua sudah ada hikmah didalamnya
tinggal kita bagaimana cara menjalankannya sebagai seorang hamba dan kita tinggal memilih
ingin menjadi baik atau buruk...!
ayo kalian pilh mana?
tinggal kita pilih salah satunya
(bener gak sih kata kata gue wkwkwk)πβπ
flashback off
aku selalu mengawasi kemanapun daddy pergi karena aku tak ingin terjadi apa apa dengan daddy
akupun sangat mengkhwatirkan airin sama seperti daddy
aku dari ruangan airin dan dokter mengatakan keadaan airin makin membaik dan sekarang airin sudah sadar dari komanya dan ingin bertemu dengan daddy
semenjak daddy masuk kemusolah rumah sakit daddy belum pernah keluar
makanya aku ingin memberitahukan daddy , jika airin sudah sadar dari komanya
pasti daddy sangat bahagia.
akupun masuk ingin melihat keadaan daddy.
dan saat masuk aku melihat daddy sedang tidur didalam musolah dan saat aku melihatnya. tak henti hentinya daddy meneteskan air mata, dan selalu meneriakkan nama airin. akupun mendekatinya
apa daddy mengigau batinku
saat aku sudah berada didekat daddy aku melihat daddy mengigau dan selalu menyebut nama airin dan selalu mengatakan
"jangan tinggalkan daddy rin"
"daddy mohon jgn tinggalin daddy"
"jangan pergi rin"
sambil tak henti hentinya mengeluarkan air matanya didalam tidurnya dan selalu berteriak
untuk didalam musolah ini sedang tdk ada org
hatikupun merasa terenyuh aku tak menyangka ternyata daddy sangat mencintai airin karena keegoisanku aku membuat mereka menjadi seperti ini
ya allah ampuni aku karena aku daddy dan airin seperti ini dan berikan hambamu ini keikhlasan menerima segala takdirmu batinku
akupun tak tega melihat daddy terus menangis dalam mimpinya akupun mencoba untuk membangunkan daddy
"dad bangun"
"daddy"
"dad"sambil kuterus terusan mengoyang goyangkan lengannya
"yaa allah dad"ucapku frustasi karena daddy blm jg bangun dan masih sj terus menangis dan terus mengigau menyebut nama airin
akupun berniat mengambil air dan ingin memercikkan air kewajah daddy
daddypun mulai bangung dari tidurnya
dan mengusap usap wajahnya karena basah
"arga airin mana bukannya kita sekarang dipemakaman"
"kenapa kita malah dimusolah"ucapnya heran sambil terus mengedarkan pandangannya
akupun mengenyitkan kening tanda aku bingung dengan maksud daddy
"daddy gk apa apakan"kataku sambil mendekat kearahnya
karena aku takut terjadi sesuatu dengan daddy apalagi selama airin koma daddy tidak mau tidur
"maksud daddy apa"kataku kepd daddy krn aku bingung
daddy pun tiba tiba menundukkan pandangannya dan aku melihat dia bernafas lega
"daddy mimpi kalau airin meninggal"ucapnya lesu
"tapi syukurlah kalau itu hanya mimpi"ucapnya lagi kemudian menghela nafasnya berat
akupun terdiam akan apa yang daddy katakan
ternyata daddy sedang bermimpi airin meninggal pantas saja daddy menangis terseduh seduh batinku
ππππππππππππππππ
semoga masih suka sama alurnya yah author segaja ngeprank wkwkwk
makasih banyakππ§β€π