
sedang kang keadaan di Bali airin sangat jauh lebih baik tokonya pun tergolong ramai. banyak pemebli bukan hanya murah harganya tapi rasanya pun tidak kalah enak makannya banyak para pelanggan balik k lagi ke tokonya
airin berkerja bukaj sendiri sekrang dia sudah mempunyai pegawai, sebenrnya dia masih mampu menangani semua nya sendiri. tapi saat itu dia melihat 2 pemuda yang seperti kebingungan mencari kerja jadi airin berinisiatif mengajak merka bekerja. merka bernama caca dan vera.
"gimana untuk hari ini kalian sudah siapkan?"
"siap doang ka."
"oh caca apa kah semua kue sudah siap karna sepertinya hari ini kita akan banyak pelanggan."
"pasti sudah dong ka, semunya sudah siap. "
setelah di rasa semuanya sudah siap airin langsung membuka tokonya selang bberapa menit toko merka dengan pembeli. sunggu airin sangkat-sangat berterima kasih pada anton karna sudah mau menyewakan toko ini.
airin mlihat keadaan tokonya yang sangkat ramai dengan pembeli.
"pak, airin kangen bapak tapi apa boleh buat airin tidak bisa pulang dulu pak karna keadaannya blom memungkinkan untuk airin pulang dan menjenguk makam bapak. tapi airin tau pasti bapak banggakan sama airin karna airin bisa berdiri dari keterpurukan pak. "
tak terasa air mata airin turun ia merasa senang karna dia sudah bisa lepas dari bara. saat sedang bengong ada yang menepuk pundak airin.
"dor,, bengong mulu ada apa. " kata si punya suara.
"eh anton bikin aku kaget aja, kapan kamu ke sini. "
"tadi pagi banget aku ke sini ada kerjaan jadi sekalian saja aku ke sini, rame yah sekrang toko mu. "
"iya nton alhamdulilah, ouh iya masuk dulu yo panas di luar. "
merka pun msuk ke dalam lebih tepatnya ke ruang tamu dalam si.
"ver, kk ke dalem dulu yah ada tamu soalnya. "
"siap kah santay saja kami masih bisa hendel ko. "
di dalam
sebenrnya anton berbohong pada airin. dia sengaja ke bali untuk menjenguknya bukan karna ada pekerjaan.
"gimana keadaan kamu di sini, apa kah ada yang mengganggu kamu?"
"gak ada ton, aku di sini baik-baik saja. aga sedikit rindu sama bapak. "
"kamu tak perlu kawatir nanti aku bisa urus anak buah ku ngurus makan bapakmu. "
"karna airin. di sana bara dan kevin sedang mencarimu, mera sampai mencari ke seluruh bandara merka curiga kamu pergi kr luar kota atau pun ke luar negri. untungnya keputisan aku mengganti identitas mu bisa mengecohkan merka."
"benar kah itu ton. ngapain merka mencari aku? kalo kevin masih mungkin tapi bara, harusnya dia senang dengan kepergian ku bukan tapi kenapa dia mencari keberadaan ku. apa kah dia blom puas dengan menyiksa ku, aku pergi pun tidak membawa apa semua aku tinggalkan. "
"ntah lah aku tak tau pastinya merka mencari mu karna apa, tapi aku akan berusaha agar merka tidak bisa menemukan airin, agar kamu bisa tenang tanpa gangguan dari merka. "
"maksih yah ton sudah mau melakukan itu demi aku. "
"oh iya aku rasa 2 wanita itu siapa airin, apa kah kamu terlalu kewalahan mengurus toko ini sendiri. kenapa tak bilang biar aku yang mencarikamnya, kalo merka kan orang asing. "
"aku percaya merka, merka orang baik aku bertemu merka 1 minggu yang lalu saat.sebenarnya aku bisa menghendel toko ini cuma aku kasian sama merka jadi aku aja aga merka tinggal sama aku sekalian kerja, supa aku tidak terlalau kesepian di sini sendiri. merka sama kaya aku orang jakarta juga. "
"baik kalo itu mau. aku tidak bisa berlama-lama di sini airin aku harus pulang banyak kerjaan yang harus ku urus."
"tak apa ton aku mengerti ko, kamu tidak perlu repot-repot untuk menjenguk ku aku baik-baik saja di sini. "
anton lalu berpamitan pada airin karna dia harus pulang hari itu juga banyak pekerjaan yang harus dia urus. menjadi pekerja kantoran membuat dia sangat kelelahan.
saat airin mengantar anton ke depan mobilnya. "aku pergi dulu yah jaga kesehatan. "
"ka itu pacar kaka kah ganteng banget ka."
"ah kamu ini bukan itu teman ku, tapu serasa sodara dia sudah sangat baik pada ku. dan toko ini pun milik dia bukan milik aku jadi aku harus banyak berterima kasih padanya. "
merka hanya menganguk tanda seruju setah cukup lama kami berdiri di luar airin menyuruh merka masuk ke dalam toh orang yang di anatarnya pun sudah tidak ada di pandangan.
saat ingin masuk tiba airin merasa pusing dan serasa ingi pisang. untungnya dia masih bisa menjaga keseimbang tubuhnya dan langsung berpengang pada tiang besi toko.
"kaka kenapa?"
"tidak aku sediki pusing mungkin aku kecapena 2 minggu ini tokokan selalau rame. "
"apa kah perlu ke dokter baik aku anar yah ka. "
"tidak perlu aku hanya perlu istirhata saja nanti juga sembuh, aku isntirahat dulu dan maaf kayanya hari ini aku tidak bisa membantu kalian untuk memebersekan toko nanti tak apa kah? "
"kaka ini gak papa kah malah kalo bisa besok pun tidak perlu kaka istirahat saja biar kamu yang menyiapkannya kaka istirahat lah dulu, ayo ka aku antar. "
aku di antar sama caca aga sedikit di papah si suapa aku tidak jatuh, ntah lah kenapa sakit kepala ini tiba-tiba menyerang ku perasaan tadi pagi masih baik-baik saja.
karna kepala ku pusing aku memilah untuk tidur saja mungkin sendikit tidur bisa membuat segar kembali.
"caca itu kenapa kaka sakit kah dia? "
"gak tau ver tadi pas di luar tiba-tiba kaka mengeluh kepalanya sakit aku suruh periksa ke dokter dia tak mau, katanya nanti juga sembuh. "
"ouh semoga saja lah, ini kan kue pada abis apa kita tutup saja yah ca soalnya kan kita kurang bisa kalo buat kue sesangkan tadi kaka bilang kurang enak badan. "
"hm,,, gimana yah, ya udah lah kita tutup saja sekalian kita beres-beres dapur, rumah juga kasian kalo kaka."
mera pun membereskan toko sudah menjadi rutinitas merka kalo mau tutup harus dalam keadaan bersih mau secape apa pun merka. biasanya merka melakukannya bertiga tapi berhubung airin sedang sakit jadi merka melakukannya hanya berdua.
merka berdua tidak mau permasalah apa yang airin alami, bahkan nama pun yang merka tau aleksa bukan airin.airin benar-benar menjaga prifasinya agar orang tidak tau karna kalo sampe ada orang yang tau semuanya akan berbahaya.
lagi merka pun tidak bernai untuk menanyakan lebih jauh pada airin. merka cukup tau diri dan posisi merka apa, meski pun airin selalu bilang anggap lah kaka sendiri tapi merka tau batasnya. airin tetap lah bos mereka orang yang baik yang mau menolong merka.
hariin pun sudah sore airin terbangun dari tidurnya. dan berniatan untuk makan karna dari siang tadi di blom makan. jadi dia merasa lapar sore ini.
"eh ka sini kah kami sudah masak, kaka laperkan? tadinya kami mau bangun kaka tapi takutnya kaka masih tidur jadi kami menunggu kaka bangun dh. "
"apa kah kalian sudah makan? "
"belum ka kami menunggu kaka untuk makan."
"kenapa kalian menunggu ku, harus makan saja duluan tak perlu menunggu ku."
"apa si ka lagian kami belom laper juga ko."
"ya udah ayo ka kita makan. "
airin meangguk dan langsung duduk tapi saat memasukan makan ke dalam mulutnya dia merasakan mual dan dia langsung ke kamar mandi.
"huk,, huk"
"toktoktok kaka,,,kaka,,, kaka gak papa kan kita kr rumah sakit aja yu ka. "
"gak usah aku gak papa kalian lanjut makan saja nanti aku menyusul."
merka hanya bisa menuruttin kemaun airin. setelah di rasa sudah baik-baik saja airin langsung ke luar dan bergabung bersama merka.