Airin

Airin
keanehan Airin



Setelah aku mengetahui jika airin telah sadar akupun ingin menemuinya aku bersama dengan arga keruangannya


saat aku memasuki ruangan aku melihat airin disuapin buah oleh bunda akupun menghampirinya dan langsung memeluk airin.


"maafin daddy rin"...kataku dengan mata berkaca kaca


"alhamdulillah kamu udh sadar sayang"


"maafin daddy yang tidak bisa menjagamu,malahan kamu yg mengorbankan nyawamu demi daddy"


"daddy tidak bisa menjagamu dengan baik"kataku yang terus memeluknya


"daddy merasa menjadi laki laki yang tak berguna"ucapku yg membenangkan wajahku keleher airin


setelah kumelepaskan pelukanku aku melihat airin hanya tersenyum manis kearahku


tiba tiba saja arga datang mendekat kearah kami


"maafin arga dad,,,arga yang egois"


"skrg arga tau kalau kalau daddy juga sangat mencintai airin"


"arga akan melepaskan airin demi daddy"


"arga akan mencoba ikhlas jika airin sekarang adalah mommy arga"


"dan loh mommy jagain daddy gue yah"kata arga yang langsung mengarahkan pandangannya kearah airin


"gue yakin mommy bisa mengimbangi daddy"kata arga yg ambigu


aku melihat airin hanya mengeritkan keningnya sedangkan arga tersenyum licik kearahnya dan aku langsung memeluk arga


"maafin daddy ga"


"daddy tlah menyakitimu"kataku yang terus saja memeluknya


"daddy doakan semoga kamu bisa menemukan seseorg yg seperti airin"kataku yg melepaskan pelukanku darinya


ckkkk


airin tiba tiba berdecak


"enak aja"


"gk akan ada yg bakalan seperti airin"katanya sambil berkacak pinggang


"airin itu limited edition"ucapnya lagi dengan bangga


"iya gk ada yg kaya elo mesumnya kan"


"itukan maksud lo"ujar arga yg langsung tertawa sangat keras


arga dan airinpun mengobrol bersama diruangan itu sedangkan aku merasa seperti dicuekin akupun keluar dari ruangan itu


saking asyiknya ngobrol mereka berdua sampai tak mengetahui jika aku keluar dari ruangan itu


aku sebenarnya cemburu melihat kedekatan mereka apa lagi aku mengetahui jika arga masih sangat mencintai airin tapi dia merelakan airin demi aku


aku tidak ingin berlama lama diruagan itu aku takut kelihatan jika aku cemburu makanya aku lebih memilih keluar dari sana


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


Waktupun tak terasa kini airin sudah sembuh dan sudah mlakukan aktivitasknya seperti sedia kala


berbeda dengan arga,,,arga memilih untuk kembali keluar negeri untuk melanjukan kulianya disana


aku tau jika arga blm sepenuhnya move on dari airin


ini adalah cara untuk dia bisa menata hatinya kembali yang telah retak


mungkin jika dia berdekatan dengan airin dia takut tak bisa move on dengan cepat makanya dia memutuskan untuk pulang kejepang


"dadd"


"kepala airin tiba tiba pusing"


akupun mendekatinya dan ingin memijit keningnya tapi tiba tiba saja airin menepis tanganku


"ihhhh jangan dekat dekat yah"


"daddy bau"ucapnya yg langsung naik ditempat tidur dan merebahkan badannya


akupun mencium tubuhku dan bahkan wangi


padahal aku baru baru saja abis mandi kenapa airin malah mengatakan jika aku bau


"daddy pake farfum apa sih"


"daddy jgn tidur disini yah,,,tdr diruang tamu aja"ucapnya lagi dan langsung menutup seluruh tubuhnya dengan selimut


akupun hanya melogo atas ucapan airin


karena tak ingin berdebat aku lebih memilih untuk mengalah


akupun keluar kamar dan menuju keruangan tamu untuk tidur malam ini


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


author up lagi yah makasih banyak😊😊❀