
kevin
ke mana kamu airin, kenapa kau tidak bicara pada ku kenapa. harusnya kamu bilang kalo ada apa-apa bukan kah aku sudah bilang sejak awal. sudah begini kemana aku harus mencari mu airin.
kevin sedang berpikir kemana kira nya airin pergi sedangkan dia tidak terlalau tau wilayah kota ini, kalo airin kenapa-napa bagai mana. kevin harus berpikir siapa orang yang harus di datangi, siapa orang yang memebawa airin rasanya tidak mungkin dia pergi sendiri pasti ada orang yang membantunya.
dia mencoba mencari ke rumah lamanya airin barang kali dia pulang ke rumahnya. tidak ada yang tidak mungkin bukan.
ntah lah apa yang di rasakan kevin suka atau hanya sekedar iba tapi dia merasa kahwatir mendengar airin hilang.
mobil pun berjalan menuju rumah orang tua airin. saat berhenti di depan rumaha yang sudah tergolong mewah dia berhenti.
"toktok,, toktok permisi". bberapa menit pintu terbuka terlihat 2 wanita yang heran dengan kedatangan kevin. pasalnya merka tidak mengenali pria ini bertemu saya tidak pernah.
" maaf anda mencari siapa yah?"
"saha mencari airin apa kah airin ada di rumah ini?"
"airin!! maaf airin tidak ada di sini, lagian airin sudah menikah ada urusan apa?"
berabrti airin tidak ada di sini kemana dia pergi, harus ke mana lagi bara mencarinya.
"baik lah,, saya permisi dulu."
"tunggu dulu ada apa kamu mencari anak itu? "
"tidak ada apa-apa permisi."
kevin pun berlalu pergi meninggalkan rumaha itu tanpa melihata muka 2 wanita itu yang penasaran dengan kedatang kevin.
kevin coba mencari ke pemakaman tapi nihil dia dia tidak ada di sana. satu-satunya orang yang harus di datangi adalah sinta dan anton mungkin merka tau.
di sini lah kevin di toko tempat airin pernah bekerja.
"permisi tuan mau cari apa yah" kata sinta karna dia pikir kevin akan memebeli pakaian atau yang lainnya.
"tidak saya tidak mau membeli apa pun, tapi saya mencari orang yang bernama sinta ada. "
"itu saya maaf ada urusan apa yah? "
"bisa kah saya bicara dengan anda di luar?"
"tentu,,, sebentar dulu yah."
di luar merka melanjutkan pembicaraan.
"maaf ada urusan apa yah tuan?"
"apakah airin ada ke sini?"
"tidak ada apa-apa aku temananya airin hanya ingin bertemu dengan dia sudah lama aku tidak bertemu dengannya, yang aku tau airin bekerja di dini. "
"ouh itu memang dulu dia bekerja di sini tapi setelah dia menikah dia sudah tidak berkerja di sin. "
"lagi dia menikah dengan orang kaya dia sudah tidak menderita lagi jadi aku ikut senang, tidak ada yang menyiksanya lagi"
ternyata sinta tidak tau permaslahan airin yang dia tau airin sudah bahagia padahal airin sangkat menderita di sana mungkin airin sengaja tidak menceritakanya, airin tidak mau melihat sinta kawatir padanya.
"ouh begitu yah baik lah,, ouh iya cowok yang bernama anton kemana sia saya tidak melihatnya? bukankah dia berkerja di sini juga? "
"iya tapi di sudah risain dari sini katanya mau cari kerjaan yang lain, aku pun tak tau kemana pergi nya dia. "
"ya sudah saya permisi maksih dan maaf sudah menganggu waktunya. "
"tidak papa tuan."
kemana kamu airin, apa mungkin anton yang membawanya bukan kah kejadiannya sama pas airin hilang anton juga tidak ada. kemana anton membawa airin pergi.
Bara
"cari di semua kota kalo tidak kalian cari di bandara-bandara mungkin saja dia ke luar kota."
"baik bos kita akan mencarinya. "
"ah airin ke mana kamu,,, kenapa sangkat sakit lebih sakit saat aku kehilangan istiriku ban***t."
rasaya kepala bara sudah mau pecah memikirkan keberadaan airin dia sudah berusaha mecari kemana bahkan dia mendatangi rumaha airin yang sulu tapi nihil tidak ada sama sekali. harus ke mana lagi di mencari airin.
2 minggu airin pergi dari rumaha dan tidak ada 1 pun dari bara atau pun kevin menemukan keberadaan airin. bak di telan bumi airin menghilang dengan kejap itu.
"maaf bos kamu sudah mencari ke seluruh bandara tapi tidak ada lis nama airin yang tuan cari. "
"buk,,buk,, buk,, bodoh kalian bodoh buata apa saya membayar kalian mahal-mahal kalo mencari 1 wanita saja kalian tidak becus."
"maaf tuan tapi memang kami sudah mencarinya tetap saja tidak ada. "
"saya tidak mau tau pokonya kamu cari sampai dapat,,,, pergi. "
merka pun pergi,,,, merka sangkat takut melihat kemarahan bara yang seperti harimau yang ingin menerkam mangsanya.
"hahahahaah kenapa lo memarih merka bara? bbukankah lo yang salah, lo yang menyiksanya, lo yang membuatnya pergi bukan.
lo seneng,,, bukan kah itu yang lo maukan dia sudah pergi tapi kenapa sekrang lo mati-matian mencari dia hah. lo menyesal bukan karna lu sudah menyiyanyiakan orang yang sudah baik sama lu hah. "
"gimana rasanya sakit, lo gak usah naif lo sudah suka kan sama airin cuma lo gengsi untuk mengakuinya bukan.
suara kevin muncul dari belakang.