
sekarang siska sudah merebahkan tubuhnya disofa dan mulai memejamkan matanya. aku melihat siska tidur dengan gelisah mungkin tidurnya tidak nyenyak. aku sebenarnya tak tega membiarkan siska tidur disofa tp dia lebih memilih disofa dari pada tidur bersamaku.
setelah melihat siska tertidur. akupun memindahkan siska dikasur dengan sangat hati hati karena aku takut siska terbangun. tapi diluar dugaanku ternyata setelah aku mengangkatnya siska malah terusik dan mulai membuka matannya.
"kenapa km pindaiin aku kekasur mas"katanya dengan ketus.
"aku gk tega kamu tidur disofa sis,, nanti badan kamu bisa sakit semua" ucapku dengan lembut sambil menahan tangan siska yang ingin bangun dan berpindah kesofa.
"kamu tidur disini aja yah" kataku lagi
"ngak mas aku tidur disofa aja"kemudian menghempaskan tanganku. akupun langsung memengang kedua bahunya dan menatapnya dengan tatapan lembut
"mas minta maaf yah, mas tau mas salah. karena ninggalin siska , siska maukan maafin mas". ucapku lagi kepadanya dan seperti siska terhipnotis dengan tatapanku yg lembut kemudian siska mengangguk kepalanya.
akupun langsung memeluknya dengan erat dan siska pun membalas pelukanku. aku hanya tersenyum tipis karena siska membalas pelukanku.
"makasih"sambil menangkup wajahnya yang terlihat menggemaskan.
aku tak pernah melihat siska tak memakai kerudung. akupun perlahan membuka kerudungnya dengan pelan. aku takut siska menolak tapi diluar dugaanku siska malah diam mematung saat aku mulai membuka kerudungnya dan saat terlepas aku membuka ikat rambutnya sekalian dan membiarkan rambutnya tergerai indah. ternyata betapa cantiknya siska ketika tak memakai kerudung aku sangat beruntung karena hanya aku yang bisa melihatnya.
aku memajukan wajahku kedepan wajahnya. Dan,,
Cup...
siska langsung membuka matanya dan kembali mematung. mungkin dia kaget karena aku mengecup sekilas bibirnya. aku hanya tersenyum hangat kepadanya dan kembali ingin mengecup bibir manisnya dan sedikit mengigit. saat aku mengulumnya lembut dibibirnya. ternyata siska malah tak membalas ciumanku. akupun langsung menghentikan ciumanku...
pantas saja dia tidak membalas ciumanku batinku..
akupun mulai mengajarinya dengan secara perlahan dan ternyata siska tak menolak sama sekali dan malah membalas ciumanku. walaupun masih sangat kaku tapi tidak seperti tadi yang hanya diam saja.
aku langsung melanjutkan aksiku dengan membuka kancing kemeja siska secara perlahan dan mulai meremas kedua bukit kembarnya. aku mendegar suara desahannya membuat adik juniorku mulai sesak.
alhamdulillah.. ternyata adikku bangun juga aku sangat bersyukur karena aku mengira adikku tak ingin bangun lagi setelah sekian lama batinku. apun sangat lega.
dan kini kami berdua sudah sama sama polos dan aku mulai memainkan bagian sensitifnya dan kemudian aku membuat siska tengkurap dan langsung ingin mesukkan adikku kedalam sana. tapi tiba tiba siska mencegahnya dan,,
"astagfirullah mas,, ini gk bener. kamu jangan main belakang mas itu dosa"jawabnya dengan kaget.kemudian berbalik dan menutup tubuhnya dengan selimut. aku yang semula terbakar hasrat tiba tiba saja adik kecilku menciut mendengar suara teriakan siska.
yaahhh,, aku memang ingin memasukkan adikku kedalam anus siska ( tempat membuang air besar) kalian tau kan.
"aku ngak tau mas mungkin lupa atau mungkin mas memang ngak tau tapi karena aku tau ini gak bener. makanya aku wajib memberitahukan mas" katanya kemudian sambil mencoba untuk duduk, sedangkan aku hanya diam mematung.
siska mulai meraih kedua tanganku dan menggenggamnya.
"jika mas ingin mendapatkan hak mas , siska ridho tapi siska mohon mas jangan kaya tadi yah. itu gk boleh karena itu dosa mas" katanya lagi dengan mulai mengeluarkan air mata karena tadi aku hanya diam mematung mendengarkan perkataannya ...
ini bisa dibilang s*e*k*s menyimpang gak sih.? serius nanya!!!