
Flashback
Hari ini adalah hari pernikahanku dengan siska. aku sebenarnya belum siap sepenuhnya untuk menikah dengannya tapi karena desakan dari orang tuaku dan permohonan orang tuaku terpaksa aku menikahi siska.
ibuku bahkan pernah berkata jika aku tak mau berubah dan tak mau menikah dengan siska maka aku tak akan dianggap anak lagi olehnya.betapa sedihnya aku mendengar perkataan beliau karena aku sangat mencintai kedua orang tuaku.
makanya aku terpaksa menerima pernikahan ini karena aku menolakpun percuma dan saat aku melihat siska pertama kali aku merasakan jika siska wanita yang baik.
siska wanita yang berhijab dan memang siska sangatlah cantik menurutku.tapi percuma jika dia tak bisa membangunkanku.siska kelihatan pendiam tidak seperti kedua sahabatnya yg berisik itu.siska memiliki hidung yang mancung,alis yang tebal dan bibir yang tipis serta dagu yang lancip dan muka yang putih mulus, sangat sempurna bukan.tapi kenapa aku malah tidak tertarik dengannya?ðŸ˜
ketika bertemu denganku pertama kali aku melihat ada kecemasaan didirinya aku juga bisa membaca sedikit ekspresinya. tapi aku tau jika dia juga menolak perjodohan ini.
setelah selesai resepsi pernikahanku aku dan siska ingin masuk kekamar tapi tiba tiba sahabatnya mencegat siska dan aku juga melihat sahabatnya memberikan sesuatu kepadanya.ntahlah aku tak tau apa yang diberikan olehnya.sebenarnya aku tak perduli kepada mereka.makanya aku langsung masuk kekamar karena aku sudah sangat capek sekali.
saat aku sudah mandi aku melihat siska malah berdiri didekat pintu dan malah tidak menutup pintunya dan seperti melamun.akupun berjalan kearahnya dan BRaak...aku menutup pintu dengan sangat kencangnya.
saat aku mendekat kearahnya aku melihat dia menutup matanya,aku bingung kenapa dia malah menutup mata. apa dia mengira aku akan menciumnya,pede sekali dia batinku.
aku melihat siska kaget karena aku menutup pintu dengan sangat kencang dan dia langsung membuka matanya secara tiba tiba
akupun mengatakan kepadanya mengapa dia malah melamun didekat pintu bukannya langsung masuk tapi siska malah diam.akupun tak menggiraukannya aku langsung masuk saja setelah menutup pintu.
Dilain tempat...
siska sekarang sedang berada dirumah sisil.
"yaelah lo sis pagi pagi banget udah dirumah gue, bukannya pengantin baru lo. lo kok malah minggat sih? tanya sisil dengan kesal karena aku datang mengacaukan kencannya bersama pacarnya.aku hanya mengangkat kedua bahuku tanda tak tau,atau lebih tepatnya malas menjelaskan.
"jangan bilang lo semalam gagal belah duren"jawabnya lagi karena aku tak menjawab pertanyaannya tadi.
"ngapain sih lo nanya nanya.bikin gue tambah badmood aja"kataku dengan kesal.
sisilpun tertawa terbahak bahak...akupun semakin kesal dibuatnya.
"sis lo tau gak.orang yang ngak mau melakukan hubungan suami istri apa lagi malam pertama ada 2 kemungkinan.yang pertama dia ngak mau melakukan itu karena dia blm cinta sama elo. yah siapa tau dia gk mau nyentuh elo karena dia mempunyai seorang kekasih mungkin yang sangat dicintainya dan bs dibilang dia gk mau menghianati kekasihnya, dan yang kedua bisa jadi suami elo itu impotent."katanya dengan muka serius
"menurut lo, suami elo tipe yang mana?"tanya dengan intens.akupun sejenak memikirkan perkataan dari sisil tapi
"yaelah lo kalo ngarang pintar banget yah"kataku dengan pura pura tdk percaya padahal aku kepikiran dengan perkataan sisil
"Hmmm.dibilangin malah gk percaya"katanya dengan cemberut.