
setelah siska mengirim alamat sahabatnya akupun langsung menuju tempat dimana siska berada.tak berapa lama sampailah ditempat sisil,sisil sudah membuka pintu rumahnya akupun langsung masuk dan tak lama kemudian siska keluar juga
"ayo kita pulang"
"tapi aku masih mau disini mas"katanya dengan sedikit takut karena dia menundukkan kepalanya.
"aku menunggu dimobil tidak ada bantahan."
tak lama siskapun datang dan aku langsung menyuruhnya masuk kemobil.setelah siska masuk akupun langsung mengemudikan mobilku kerumah.
iya aku sudah mempunyai rumah sendiri.sebenarnya sudah lama aku membelinya tapi aku memilih untuk tak menempatinya karena bunda selalu menyuruhku untuk tinggal bersamanya sampai aku menikah.
baru sekarang aku diijinkan untuk kembali kerumah karena sekarang aku sudah memiliki istri.
tak lama akupun sampai didepan rumahku aku melihat siska ternyata tertidur pantas dari tadi tak ada sedikitpun suaranya.
aku langsung menggendong siska menuju kekamarku. saat aku menaiki tangga aku merasakan siska terusik dan tak lama kemudian siska malah menelusupkan wajahnya kedadaku dan sambil memelukku dengan sangat erat.aku hanya tersenyum kecil melihat tingkahnya.
saat sampai dikamar aku meletakkan siska dikasur sambil berusaha melepaskan pelukannya dari tubuhku yang terasa semakin erat.
kenapa dia meluknya erat banget sih susah banget dilepasinnya.kalau aku paksa untuk melepasnya aku yakin pasti siska akan terbangun.
terpaksa aku ikut berbaring didekatnya karena siska tak mau melepaskan pelukannya.tak lama pelukan siskapun mulai longgar dan aku segera kekamar mandi untuk membersihkan diriku.aku merasakan tubuhku sangat lengket.
setelah selesai aku menuju kekasur dan aku melihat siska sangat pulas.sebenarnya aku ingin sekali marah dengannya tapi disisi lain ini juga kesalahanku karena aku yang meninggalkannya.aku juga merasakan aku sangat cuek terhadapnya dan seolah tak menghiraukannya.
Ehemmm.sambil meregangkan otot ototnya siska mulai membuka matanya.
"aku dimana"jawabnya sambil mengedarkan pandangannya.
"dikamar kita. apa kamu udah makan?"
aku memang mempunyai pembantu tapi, aku tak ingin mereka menginap dirumahku. makanya aku menyuruhnya masuk jam 8 pagi dan plg sekitar jam 4 sore.
asisten rumah tanggaku akan datang ketika aku sudah tidak ada dirumah dan sudah pulang ketika aku berada dirumah.walaupun Artku hanya datang 3 kali seminggu untuk membersihkan rumahku. karena aku tipe orang tdk terlalu suka jika ada org asing yg berada didekatku.walaupun hanya asisten rumah tangga.walaupun aku jarang plg sekalipun.
akupun melangkahkan kakiku kekamar saat aku membuka pintu ternyata siska sedang duduk disofa dekat kamar sambil melamun.
aku hanya berdehem untuk membuyarkan lamunan siska.seketika siska menoleh kearahku akupun menyodorkan makanan yang aku bawah dan aku langsung beranjak kekasur empukku.
"ayo makan"kataku sambil berlalu setelah siska sudah memengang piringnya.
siska tak menjawab dia hanya makan dengan lahapnya aku meliriknya sebentar.akupun tersenyum kecil jika ada yg melihat mungkin tak ada yang tau jika sekarang aku sedang tersenyum.
setelah makan siska pergi kekamar mandi dan tak lama diapun keluar dari kamar mandi.aku melihat dia berjalan kearahku.
"aku tidur dimana mas"tanyanya dengan datar.yah semenjak kejadian itu siska entah mengapa berubah kepadaku yang dulu kalem dan lembut seketika berubah menjadi lebih dingin.
"ya disini lah.inikan kamar kamu juga"jawabku cuek dan langsung menarik selimutku untuk menutupi tubuhku sampai dada.
aku melihat siska diam mematung seperti memikirkan sesuatu dann,,
"apa ada kamar tamu disini"tanyanya kemudian.
"tidak ada"
"ya sudah aku tidur disofa saja" sambil berjalan kesofa setelah mengambil bantal dikasur.
💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢💢
semoga masih ada yang baca yah karya author makasih banyak jangan lupa vote