
setelah selesai acara akad dimasjid akupun bersama dengan irsan menuju hotel tempat kami nanti melangsungkan resepsi pernikahan sekaligus untuk beristirahat itu pun juga kehendak dari keluarga kami ingin melaksanakan resepsi dihotel agar terlihat mewah dan wah
sementara para keluarga sudah istirahat juga untuk mempesiapkan acara nanti malam sekitar jam 7 malam
aku dan irsan berjalan kekamar dan
suasana begitu hening tak ada yg membuka percakapan sedikitpun
aku berjalan mengekor dibelakangnya sedangkan irsan berada didepanku tanpa menoleh sedikitpun kearahku
setelah kami sampai irsan pun duduk dikasur sambil meregangkan otot ototnya akupun ikut duduk disampinnya.
"hufff cape banget rasanya"gumamku
"apa kamu ingin mandi terlebih dahulu"irsan mengatakannya sambil menoleh kearahku
"kamu aja dulu aku mau membersihkan meke up terlebih dahulu"jawabku kepadanya
setelah aku mengatakan itu irsan tak mengatakan apapun aku melihat dia langsung melangkahkan kakinya masuk kemar mandi
cihhh acuhh sekali dia padaku gumamku jengkel
akupun melangkahkan kakiku kemeja rias dan membersihkan make up ku terlebih dahulu. setelah selesai akupun membuka kerudung yang melilit dikepalaku
ahhh ribet sekali sih ini kataku sambil mengerutu dan membuka jilbabku kemudian berpindah membuka gaunku yang berat
hufff gaun ini lumayan berat apalagi nanti yah. gaun yg aku pakai pas resepsi pastilah itu lebih berat
saat aku membuka resleting gaunku tiba tiba saja macet dan susah untuk dibuka padahal aku sudah sangat gerah sekali. ingin secepatnya mandi
akupun mencoba beberapa kali tp tetap saja tidak bs
aku melihat kearah kamar mandi ternyata irsan sudah selesai mandi
aku sebenarnya ingin meminta bantuan olehnya tapi aku merasa segan tapi kalau bukan sama dia , hufff sama siapa lagi batinku
irsan pun melangkah kearahku hanya memakai handuk yg berada dibagian bawahnya
aku melihat tubuhnya sangatlah bagus
kulit putih bersih tinggi sekitaran 185 muka putih dan mulus dan sepertinya sangatlah halus ditambah otot otot yang waooo
aku tak berhenti menatapnya
ini baru pertama kali aku melihat seseorang yg bertelanjang dada, yaa ngak apa apa kali yah dan ngk dosa juga pasti dia kan suamiku.
hampir saja aku mengeluarkan air liurku karna melihatnya apalagi irsan mengibaskan rambut basahnya seperti diiklan sampo wahhh aku tambah jatuh hati.sambil kuterus tersenyum senyum kearahnya
akupun langsung mengusap bibirku takut benar benar jika air liurku keluar karna melihatnya
tp setelah keusap , cihhh ternyata dia mengerjaiku
aku melihatnya tersenyum mengejek kearahku.
aku yg malas meladeninya mencoba lg membuka releting baju belakangku tapi kenapa tetap tdk bs sih
hufff.sambil membuang nafas dengan kesal
"bisakah kamu membantuku"kataku yg memandangnya sebentar
"cihh ternyata kamu butuh bantuan jg"dan tangannya pun mulai mencoba membuka resleting gaunku
"ini tuh nyangkut,ngapain sih pakai gaun ribet kaya gini"
"ini tuh karena bunda kamu mas"ujarku yg protes
"ya udh sini aku coba lagi"
setelah beberapa kali dicoba akhirnya bs terbuka juga
"udah kebuka kan aku mau pakai pakaian dulu"katanya sambil berlalu dari hadapanku
apa dia lelaki tulen kenapa dia seperti tidak tertarik kepadaku sama sekali
apalagi saat melihat punggungku yg mulus itu
ahhh yahh sudahlah bodoh amat kataku yg tdk ingin memikirkannya
akupun langsung membuka gaunku dan secepat kilat langsung masuk kekamar mandi karena aku takut irsan melihatku hanya menggunakan handuk saja
setelah selesai mandi akupun keluar dari kamar mandi,tp aku berendam sebentar untuk merilexkan tubuhku agar lebih segar
saat keluar dari kamar mandi aku melihat irsan bersandar diranjang sambil memainkan handponenya
ntalahah aku tidak tau dia sedang mengecek apa
akupun langsung menuju keruang ganti untuk memakai pakaian setelah itu aku duduk dimeja rias sambil memakai pelembab agar wajahku tetap halus dan lembab setelah selesai aku mengambil hair dryer untuk mengerinkan rambutku
📍📍📍📍📍📍📍📍
maaf yah kalau banyak typo yg beterbangan
jgn lupa vote yah makasih😊