Airin

Airin
bali 2



Ayo airin kamu bisa


airin sudah akan memulai beres-beresnya dari sekarang, anton tidak ikut dengan nya karna ada urusan yang harus di selsaikan.


airin memulai pekerjaan nya dengan membuka penutup putih yang berada di toko itu setelah selesai. mulai lah giliran membersihkan lantai, airin memebersikan semuanya sendiri meski pun cape tapi dia harus kuat karna dia hanya hidup sendiri di di sini.


akirinya airin sudah memebersihkan dan merapihkan semua yah lumayan lah terlihat sedikit rapih, walaupun banyak sela-sela yang menurutnya kurang tambahan asesoris tapi itu bisa di cicil nanti kalo usahanya sudah beres. bangunan ini terdiri dari 2 ruangan yang paling depan toko dan di belakang ada tempat seperti rumaha kecil untuk tempat dia tidur.


di rasa semuanya rapi airin langsung ke belakang untuk melihata kamarnya, ternyata kalo untuk ruangan belakang anton sudah memeberskannya. sudah ada 1 kasur yang besar untuknya. airin memeberskan pakai yang dia bawa dan merebahan sebentar badan yang terasa cape akibat perjalanan jauh.


anton tidak bisa ikut ke bali bersama airin karna pastinya banyak yang curiga terhadapnya. anton tidak bekerja lagi di toko baju yang tersisa hanya sinta di sana.


dia beralasan pada sinta ingin mencari pekerjaan baru, padahal anton di suruh melanjutkan pekerjaan ayahnya. sebenarnya tak mau menerimanya , tapi kalau dia menolak permintaan papahnya tidak akan memeberikan toko kue yang sekarang airin tempati itu.


ingin rasanya dia menjaga airin tapi, terlalu beresiko jika dia selalu dekat di samping airin. anton akan mendekati airin dengan perlahan kalo dia mau itu akan menjadi hal yang membahagiakan tapi kalau pun tidak mau dia akan menerimanya.


...****************...


...****************...


...****************...


...****************...


tiba-tiba airin terbangun. "kenapa aku teringat sama bara yah, kenapa bayangan bara selalau melintas di pikiran ku." dalam hanti airin berbicara.


saat sedang berjalan-jalan airin melihat banyak sekali makanan semuanya terlihat sangkat lejat tapi saat mengingat dia harus ngirit hidup di kota orang. jadi dia memutuskan memebeli ramen saja yang murah saja. yang penting hari ini dia kenyang.


setelah makan, airin melanjutkan jalan-jalannya dia ingin melihat-lihat wilayah sekitar tempat dia tinggal. sekalian melihat insfirasa kue-kue yang cantik dan unik. mungkin saja dia bisa membuatnya dan menjualnya di toko kue nya.


di rasa sudah cape airin berjalan ke sana ke mari dia memutuskan untuk pulang saja, sudah cukup rasanya untuk hariin ini dan besok dia akan muali berbelanja dulu untuk bahan-bahan kuenya. dia berniata untuk besok akan memberikan kue garis dulu. sekaluan untuk menarik pelanggan ke tokonya semoga banyak pelanggan nantinya.


di jakarta


bara terbangung dari tidurnya, dia merasakan pusing di kepalanya dan mengingat-ngingat apa yang terjadi. bara sedikit mengingkat kejadian tadi malem dia dan airin melakukan hal itu.


saat bara melihat ke arah seprai ada bercah darah. "itu berarti airin masih, ah apa yang gue lakukan a*j**g."


dia langsung bergeas untuk memakai baju dan mencari keberadaan airin di rumah itu tapi nihil dia tidak menemukannya. dia mencoba bertanya pada pembantu yang dekat dengan airin.


"bi apa bibi melihat airin? "


"tidak tuan saya tidak melihat nyonya, terakhir kali saya melihat nyonya menangis tapi saat saya tanya dia bilang tidak apa-apa tuan. "


"baik lah kamu bisa berkerja kembali."


maaf tuan bibi harus berbohong pada tuan karna bibi kasian pada nyonya dia tersiksa di rumah ini. bibi harap tuan akan segera sadar dengan perbutan tuan.