
Terkadang apa yg kita inginkan tak sesuai dengan kenyataan tapi jika takdir sudah ditetapkan yahh mau bagaimana lagi selain menjalaninya dengan ikhlas bukan
hanya bisa berdoa semoga kedepannya akan menjadi lebih baik dan tidak menyesali segalanya walaupun kadang kita menolak tapi jika orang tua sudah berkehendak yah mau tak mau harus menerima bukan
sama seperti perasaan siska kali ini
saat mamynya mengatakan jika hari ini irsan datang untuk melamarnya tiba tiba saja dia menjadi meriang (bukan merindukan kasih sayang yah)π€ hehe
dia tak menyangka bakal secepat ini
otomatis jika lamaran kan pasti dekat juga dengan yang namanya pernikahan
sebenarnya dia tak ingin cepat cepat menikah seperti sahabatnya airin,karena awalnya dia tahu jika perjalanan sahabatnya itu sangatlah berliku..
yaa. walaupun airin sekarang sudah bahagia dengan hot daddynya
siska sebenarnya belum memikirkan yang namanya seorang pria menurutnya belum saatnya ketika sudah lulus kuliah dan sudah matang usianya baru dia akan menikah
apalagi saat melihat calon suaminya itu sangatlah dingin seperti es
bagaimana kehidupan rumah tangganya kedepan?
apa lagi mereka belum mengenal satu sama lain
sifat dan kepribadian satu sama lain
hufff sambil menghela nafas kasar
ingin berbebicara saja dengannya sangat susah sombong sekali dia
cihhh so kegantengan banget sih tuh calon gue gumamku dan sepertinya mamyku mendegarkan sambil kumenatap sinis kearah calon suamiku
mamy hanya menyikutku dan memberiku kode jika aku harus diam lewat tatapan matanya
sesaat lamaran keluarga dari pihak suamiku sudah pulang hanya menyisahkan irsan disini,,
orang tua kami menyuruh irsan untuk menemaniku jalan jalan katanya biar saling mengenal satu sama lain
sebenarnya aku ingin sekali menolak tapi saat aku ingin menunjukkan protes mamy ratu melototiku
yaahhh akupun hanya bisa pasrah bukan.
tibalah sekarang kuditaman dengan es kutub ini,rasanya bosan sekali karena dari tadi dia tak pernah mengeluarkan suaranya sama sekali
seperti suaranya sangat mahal saja batinku
terpaksa aku yang memulai percakapanku dengan simanusia es ini
"kamu kenapa tidak menolak perjodohan ini"sambil aku mendudukkan pantatku kekursi panjang yang ada ditaman karena dari tadi aku dengannya berkeliling ditaman tapi tak ada satupun yg membuka suara
"apa kamu bisa melakukannya?"ujarnya yg menatapku dengan instens
tiba tiba saja jantungku berdetag dengan sangat kencang saat pandangan mata kami bertemu satu sama lain
ada apa dengan jantungku apa aku punya penyakit jantung kenapa jantungku dari tadi tak mau berhenti berdetak sangat kencang seperti ini..
sepertinya aku harus memeriksakan jantungku..
irsan tak henti hentinya memandangku mungkin dia menunggu jawabanku
Hmmm aku mencoba menetralkan fikiranku yg mulai aneh menurutku
"Andai aku bisa melakukannya sudah aku lakukan dari tadi tapi kamu liat sendirikan mamyku selalu saja memolototiku"
"tak ada yg bisa kulakukan selain pasrah"ucapku lagi sambil melihat kearahnya
"sama sepertiku,,aku tak bisa menentang kehendak ayah dan bunda walaupun hatiku menolaknya"jawabnya yang membuat hatiku tiba tiba mengapa seperti teriris mendengar penuturannya
aku hanya terdiam tidak tau lagi harus menjawab apa hatiku menjadi mencelos karna jawabannya
"Apa kamu mencintai seseorang"ujarku sambil memicingkan mata kearahnya
ntah kenapa aku menjadi sangat kepo
"Tidak"jawabnya singkat padat dan jelas
huffff dasar manusia es jawabnya saja singkat sekali batinku
"kamu memgumpatku"ucapnya sambil memandang kearahku
aku hanya mengeleng gelengkan kepalaku.
karena sorot matanya menakutkan sekali
"ayo kita pulang,,sudah sore"ujarnya sambil meninggalkanku yg masih duduk dikursi tanpa menoleh sedikitpum kearahku
terpaska aku mengikuti langkahnya karena memang disini susah mencari taksi harus berjalan keluar dulu baru ada
jadi mau tak mau aku harus ikut dengannya
saat aku menaiki mobilnya
irsanpun langsung menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang.
suasana sangat hening tak ada yg mengeluarkan suara apapun sampai tiba dirumahku
"kenapa masih disini,,turun sdh sampai"
akupum langsung turun kemobilnya dan irsan langsung melajukan mobilnya tanpa mengatakan apapun
Huff ....
sambil menarik nafas membuang nafas berulang kali
apa aku bisa hidup bersamanya jika dia seperti itu gumanku sambil menatap kepergian mobil irsan
π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯
author update agak pagi yah semoga ceritanya masih nyambung.
kali ini author beralih kecerita siska nanti author selingin sama cerita daddy dan airin yah
makasih jgn lupa vote
sarangheoππΉπ