WAY OF LIFE

WAY OF LIFE
CHAPTER 65



Sepuluh menit lebih berlalu. Faza kembali ke kamar dengan membawa tas. Faza menyerahkan tas tersebut kepada Zennie.


"What's this?" Zennie membuka tas tersebut dan melihat satu set pakaian muslim.


"The three of you can change the clothes Dafina is wearing with the clothes I brought."


(Kalian bertiga bisa mengganti pakaian yang dikenakan Dafina dengan pakaian yang saya bawakan.)


"But we can't put on the veil and the headscarf," ucap Sooya.


(Tapi kami tidak bisa memasangkan cadar dan jilbab).


Faza menghela nafasnya. Ia lupa bahwa Zennie, Rouse, Sooya bukan orang Islam. "You guys just change Dafina's clothes, the matter of the veil and hijab I will help her here."


(Kalian gantikan saja pakaian Dafina, masalah cadar dan jilbab saya akan membantunya disini.)


Rouse dan Zennie membantu Dafina berjalan menuju kamar mandi, sedangkan Sooya membantu mereka untuk membuka dan menutup pintu kamar mandi kembali. Mereka bertiga bekerja sama untuk menggantikan pakaian Dafina dengan pakaian yang dibawakan oleh Pangeran Dubai itu. Sementara pakaian yang dikenakan Dafina sebelumnya, di simpan ke dalam tas tersebut. Setelah selesai, mereka keluar dari kamar mandi. Prince dan Faza sedang menunggu di sofa.


Faza berdiri dari duduknya dan menyuruh mereka untuk mendudukkan Dafina di kasur. Lalu ia mengambil cadar dan kerudung dari dalam tas. Prince mengintruksikan mereka bertiga dari dekat, sementara mereka bertiga mengikuti petunjuk yang diberikan Faza cara menggunakan jilbab dan cadar.


"Finish," ucap mereka serempak.



Mereka semua bercedak kagum dengan penampilan baru Dafina. Mereka seperti melihat orang lain saat Dafina berpakaian seperti ini, seperti bukan Dafina sehari-hari yang mereka temui.


"Astaghfirullah. Forgive me, O Allah, for looking at those who are not my muhrim," batin Faza.


(Astaghfirullah. Maafkan hamba ya Allah sudah menatap yang bukan muhrim hamba).


"Now our goal is to get past the media. I have a plan to get through them all. Zennie, Rouse, and Sooya, the four of you came with the President of South Korea. So when you go out, it's just the three of you, not with Dafina. Meanwhile, Dafina will walk out with Prince. While walking out, Prince holds and helps Dafina but remember not to let others know it's Dafina." Faza menjelaskan kepada mereka semua.


(Sekarang tujuan kita melewati para media. Saya punya rencana untuk melewati mereka semua. Zennie, Rouse, dan Sooya, kalian saat datang berempat dengan Presiden Korea Selatan. Maka saat keluar nanti kalian hanya bertiga, tidak bersama dengan Dafina. Sedangkan Dafina akan berjalan keluar bersama Prince. Saat berjalan keluar, Prince memegang serta membantu Dafina tapi ingat jangan sampai orang lain mengetahui bahwa itu Dafina.)


"Why should I be with that woman? Why not just you?" ketus Prince.


(Kenapa harus saya yang bersama dengan perempuan itu? Kenapa tidak anda saja?)


"I can't go out with her. She and I are not muhrim so we can't touch. I had to be near the other royal families anyways. With me around the media and the palace, I can help you get past the media."


"Tsk is troublesome."


(Ck merepotkan.)


"Please Prince, please. Please help Dafina! We only ask that of you. After that it's up to you if you want to get away from her for good."


(Tolong Prince, tolong. Tolong bantu Dafina! Kami hanya meminta itu kepada dirimu. Setelahnya seterah kamu jika kamu ingin pergi menjauh dari dirinya unuk selamanya.)


"Hm."


"After leaving the palace. Dafina will get in your car because from the start out of the palace, you two are together. If Dafina doesn't get in your car and suspicion may arise," lanjut Faza menjelaskan.


(Setelah keluar dari istana. Dafina akan masuk ke dalam mobilmu karena dari awal keluar istana, kalian berdua bersama. Jika Dafina tidak masuk ke dalam mobilmu dan kalian tidak pergi bersama maka aneh dan bisa timbul kecurigaan).


"If it's quite far from the palace, you can give Dafina to us. Please cooperate just this once."


(Jika sudah lumayan jauh dari istana, anda bisa memberikan Dafina kepada kami. Tolong sekali ini saja berkerja sama.)


"Write your number into my cellphone," seru Prince memberikan handphonenya. Mereka bertiga menuliskan nomor telepon mereka masing-masing.


(Tulis nomor kalian ke dalam handphone saya).


"If I contact you, you must reply."


(Jika saya menghubungi kalian, kalian wajib membalasnya.)


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Part terpanjang 😭😭


3.080 jika digabungkan part sebelumnya & part ini.


Jangan lupa berikan semangat dan dukungan untuk momsky ya anak-anak ku...


See u later guys!